7 Cara Menjaga Kebersihan Diri untuk Mencegah Penularan Corona


Cara menjaga kebersihan diri sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan atau penyebaran virus corona. Caranya pun tidak sulit dan dapat diikuti siapa saja.

(0)
22 Mar 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara menjaga kebersihan diri harus dilakukan untuk menghindari coronaCara menjaga kebersihan diri perlu dijalankan agar bisa terhindar dari virus corona
Salah satu cara paling efektif dan sederhana untuk mencegah penularan virus corona adalah dengan menjaga kebersihan. Karena itu, imbauan cuci tangan dan etika bersin serta batuk, jangan dianggap angin lalu. Cara menjaga kebersihan diri tersebut harus dijalankan agar penyebaran penyakit ini bisa melambat.Saat ini, sudah ratusan masyarakat Indonesia yang positif terinfeksi COVID-19. Angka ini diprediksi akan terus naik. Namun, jumlah tenaga medis serta fasilitas kesehatan yang ada masih terbatas. Jika jumlah pasien sampai melebihi kapasitas, maka banyak orang yang tidak akan bisa mendapatkan perawatan dan akhirnya, nyawa jadi taruhannya.Itulah alasannya penting bagi kita semua untuk mengendalikan laju penyebaran penyakit ini. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, terutama di masa pandemi seperti sekarang.

Cara menjaga kebersihan diri yang harus diikuti

Melakukan cara menjaga kebersihan diri sebenarnya tidak sulit. Bahkan, cara ini juga harus dikenalkan dan mulai diajarkan kepada anak-anak. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:
Mencuci tangan salah satu cara menjaga kebersihan diri
Mencuci tangan adalah salah satu cara efektif singkirkan virus

1. Sering mencuci tangan

Virus corona bisa menular melalui droplet atau percikan air liur. Percikan itu berpotensi keluar dari mulut penderita saat bersin atau batuk. Jika percikan tersebut menempel ke tangan atau permukaan benda-benda yang sering Anda sentuh, maka virus akan dengan mudah masuk ke tubuh.Kabar baiknya, virus ini bisa mati jika kita mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, atau menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol dengan kadar setidaknya 70%. Jadi, apabila ada droplet yang mengandung virus corona menempel di tangan, virus ini bisa hilang dengan cuci tangan sehingga Anda tidak tertular.

2. Menjaga jarak (social distancing)

Droplet atau percikan air liur yang berisi virus corona, bisa terbang sejauh kurang lebih 2 meter. Jika Anda berdiri berdesakan atau tidak menjaga jarak dengan orang yang positif COVID-19, maka droplet akan dengan mudah menempel di tubuh Anda dan virus pun ikut berpindah.Itulah alasannya, social distancing sangat disarankan sebagai pencegahan infeksi virus corona. Lagipula, kita sudah memiliki banyak bukti nyata. Ketika social distancing tidak dipraktikan, maka penularan virus corona secara massal sangat mudah terjadi, seperti di kota Daegu Korea Selatan, dan Malaysia, yang saat ini harus melalui lockdown untuk menahan laju persebaran penyakit.

3. Tidak sering menyentuh wajah

Cara menjaga kebersihan yang satu ini, mungkin terdengar sederhana, tapi sebenarnya sedikit lebih sulit dilakukan dibandingkan langkah lainnya. Sering sekali, secara tidak sadar kita menyentuh wajah dengan mengusap hidung, mengucek mata, atau menyentuh mulut.Namun demi terhindar dari infeksi corona, mulai sekarang kita perlu benar-benar menghentikan kebiasaan ini, kecuali Anda yakin betul bahwa tangan dalam keadaan bersih. Wajah kita, tepatnya mata, hidung, dan mulut, adalah pintu masuk virus corona, dan apabila kita terus menyentuhnya dengan tangan yang kotor, sama saja kita membuka pintu itu lebar-lebar.

4. Mempraktikkan etika bersin dan batuk

Sebenarnya, saat sedang tidak pandemi corona pun kita harus menerapkan etika batuk dan bersin ini. Biasakan, saat Anda batuk dan bersin, tutup mulut Anda menggunakan tisu. Jika tidak ada tisu, tutuplah mulut dengan siku bagian dalam.Dengan begitu, droplet yang keluar dari mulut kita (yang bisa saja mengandung virus penyebab COVID-19) tidak menyebar dengan mudah ke tempat lain. Etika batuk dan bersin ini juga berguna untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit infeksi lain, termasuk TBC.
Jika sudah mengalami gejala corona segera periksa ke dokter
Segera periksa ke dokter jika punya gejala corona

5. Segera ke dokter jika sudah mengalami gejala

Gejala umum dari infeksi virus corona adalah demam, batuk kering, dan sesak napas. Jika Anda sudah mulai mengalami salah satu atau bahkan ketiganya, dan punya riwayat berkontak langsung dengan penderita COVID-19, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter.Ini juga termasuk cara menjaga kebersihan diri. Sebab dengan begitu, Anda sudah berusaha untuk mencegah penularan virus corona.

6. Memakai masker jika sedang sakit

Bagi Anda yang sedang mengalami gejala COVID-19, maka Anda disarankan untuk menggunakan masker di dalam, maupun di luar rumah saat akan berangkat ke dokter. Mengapa di dalam rumah juga perlu menggunakan masker?Sebab, Anda bisa saja menularkan ke anggota keluarga. Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk mencegah droplet Anda jatuh di berbagai permukaan di rumah, termasuk meja makan atau remote televisi.

7. Membersihkan permukaan barang yang sering disentuh

Virus ini diperkirakan bisa bertahan di permukaan benda selama beberapa jam hingga hari. Jadi, Anda sebaiknya sering-sering untuk memberishkan benda yang sering disentuh, seperti telepon genggam, gagang pintu, keyboard komputer, serta meja kerja.Anda dapat membersihkannya menggunakan cairan disinfektan. Cairan disinfektan berbeda dengan hand sanitizer. Anda bisa membuat cairan disinfektan sendiri mencampurkan 5 sendok makan pemutih pakaian yang dicampur dengan sekitar 3,7 liter air atau menggunakan alkohol dengan kadar 70%.
Info lengkap seputar infeksi virus corona
• Virus corona bisa menempel di permukaan hp: Cara membersihkan hp yang efektif membunuh virus• Supaya tidak cemas berlebih karena corona: Cara mengendalikan kecemasan di tengah pandemi corona• Hand sanitizer habis dimana-mana?: Cara membuat hand sanitizer sendiri menurut WHO

Cara mengembangkan diri dan tetap bertanggung jawab selama Covid-19

Dalam situasi pandemi Covid-19, kebijakan untuk tetap berdiam diri di rumah dan melakukan semua kesibukan sesuai dengan standar protokol kesehatan harus Anda terapkan dalam kegiatan sehari-hari. Hal ini tak menutup kemungkinan membuat beberapa kalangan menjadi stres dan sulit untuk bisa mengembangkan diri.Pada dasarnya, mengembangkan diri di masa pandemi Covid-19 masih bisa Anda lakukan dengan tanggung jawab dan kesadaran yang tinggi.Berikut adalah cara mengembangkan diri sebagai pribadi yang bertanggung jawab dalam situasi pandemi Covid-19 yang bisa Anda lakukan di rumah.

1. Pahami kecemasan

Banyak orang dengan dan tanpa gangguan kecemasan merasa cemas di tengah pandemi virus Covid-19 ini. Mulailah kebiasaan-kebiasaan sederhana seperti bangun dari tempat tidur di pagi hari, mandi, dan makan pada waktu yang teratur dan berkomunikasilah dengan diri Anda setiap hari bagaimana Anda ingin menjaga diri sendiri.Menyaksikan orang lain merasa cemas juga meningkatkan dapat meningkatkan kekhawatiran. Oleh karena itu Anda bisa mulai memahami dan berkomunikasi dengan diri sendiri agar tidak memancing kecemasan lain pada orang di sekitar Anda.

2. Marahlah, lalu praktis

Saat situasi ini membuat Anda stres, Anda boleh membiarkan diri Anda 15 menit marah per harinya, lalu, lanjutkan kembali kegiatan Anda. Lihatlah kondisi ini sebagai cara menemukan situasi normal baru.Tanyakan pada diri Anda, 'bagaimana saya ingin menjalani hidup saya sekarang dengan kendala-kendala ini?' dan batasi berbicara dengan orang di sekitar Anda jika mereka mulai marah. Hal ini merupakan salah satu cara mengembangkan diri sebagai pribadi yang bertanggung jawab dalam situasi pandemi Covid-19.

3. Temukan cara untuk terhubung dan tetap sibuk

Menjaga rutinitas penting bagi orang dewasa dan anak-anak yang menjalani karantina di rumah. Cobalah untuk tetap berpegang pada rutinitas normal Anda sebanyak mungkin.Pertahankan waktu tidur dan waktu bangun yang sama, kenakan pakaian yang Anda kenakan saat bekerja, jalan-jalan di luar untuk berolahraga dengan tetap memakai masker, dan lihat orang lain merasakan perasaan bahwa semua orang melakukannya bersama-sama.Kebijakan physical distancing bukan berarti menutup kegiatan bersosialisasi Anda. Anda bisa tetap bekerja dan bertukar kabar melalui media online.

4. Cari waktu untuk berolahraga

Olahraga tidak selalu berarti olahraga yang intens. Berjalan kaki singkat pun bisa berdampak pada kesehatan mental Anda. Interaksi sederhana dan bersahabat dengan tetangga dapat meningkatkan suasana hati dengan cepat.Pastikan Anda selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan langsung mencuci tangan setelahnya. Hal ini merupakan salah satu cara mengembangkan diri sebagai pribadi yang bertanggung jawab dalam situasi pandemi Covid-19.

5. Temukan hobi yang aman selama karantina

Memiliki aktivitas atau hobi selama karantina baik untuk kesehatan mental Anda. Masih banyak cara untuk menikmati hal-hal yang Anda sukai tanpa membahayakan kesehatan Anda.Jika Anda suka berolahraga, Anda bisa mencoba olahraga yoga di rumah sambil menonton gerakannya melalui situs online. Anda juga bisa memikirkan hobi baru seperti merajut, belajar tentang seni, atau bergabung dengan klub buku tanpa harus keluar rumah.

6. Cara membagi informasi

Jika Anda memiliki anak dibawah umur, sebaiknya Anda membatasi paparan berita untuk mencegah buah hati Anda kewalahan untuk memprosesnya. Memperhatikan cara Anda membicarakan Covid-19 di sekitar anak-anak juga penting untuk tidak mengganggu kesehatan mentalnya.Selama pandemi, Anda harus tetap memberikan anak Anda perasaan dirawat, dilindungi, dan dicintai, karena hal ini cukup krusial untuk dirasakan dan didengar oleh anak-anak saat terjadi bencana.

Catatan dari SehatQ

Cara menjaga kebersihan diri di atas sebaiknya dijalankan sebaik-baiknya. Jangan cuek terhadap pandemi virus corona. Sebab, satu orang saja terinfeksi, ia bisa menularkannya ke ribuan orang lainnya. Jangan sampai, Anda menjadi sang penyebar atau ikut tertular akibat ada orang yang tidak menjaga kebersihan dirinya.
coronavirus
Live Science. https://www.livescience.com/coronavirus-flatten-the-curve.html
Diakses pada 20 maret 2020
CDC. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/prepare/prevention.html
Diakses pada 20 Maret 2020
WHO. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public
Diakses pada 20 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/taking-care-of-your-mental-health-during-covid19-outbreak#Find-ways-to-connect-and-stay-busyDiakses pada 10 November 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/self-care-tips-for-fall-in-quarantine#self-care-tips
Diakses pada 10 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait