logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

14 Cara Meningkatkan Konsentrasi Anak yang Ampuh

open-summary

Cara melatih fokus anak di antaranya mencoba permainan melatih konsentrasi anak, meningkatkan kualitas tidur si kecil, hingga membiasakan si buah hati berolahraga secara teratur.


close-summary

5

(2)

1 Apr 2021

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Game asah otak menjadi salah satu cara melatih fokus anak

Ada banyak cara melatih fokus anak yang bisa dicoba, salah satunya game asah otak.

Table of Content

  • 14 cara melatih fokus anak yang bisa dicoba
  • Pesan dari SehatQ

Apakah anak merasa kesulitan untuk mengerjakan ulangan di sekolah? Atau, ia tak bisa fokus belajar di dalam kelas? Bisa jadi Si Kecil mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi.  Anda tidak perlu khawatir, sebab ada banyak cara melatih fokus anak yang dapat dicoba. Mulai dari mencoba game asah otak hingga berolahraga, berikut adalah beberapa cara meningkatkan konsentrasi anak yang dipercaya ampuh.

Advertisement

14 cara melatih fokus anak yang bisa dicoba

Sulit berkonsentrasi dapat membuat proses belajar menjadi lebih sulit. Tidak hanya dari sisi akademis saja, kehidupan sehari-hari anak juga bisa terdampak akibat buruknya kemampuan konsentrasi yang ia alami. Kabar baiknya, terdapat berbagai cara melatih konsentrasi anak yang dapat Anda coba.

1. Mencoba permainan melatih konsentrasi anak

Ada banyak permainan melatih konsentrasi anak yang seru untuk dimainkan, misalnya sudoku, catur, puzzle, hingga game lain yang menuntut pemainnya untuk mengingat.

Dilansir dari Healthline, sederet game asah otak ini dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan konsentrasinya.

Selain melatih konsentrasi anak, bermain game asah otak juga bisa membantu Si Kecil untuk mempertajam daya ingat dan mengasah kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

2. Meningkatkan kualitas tidur anak

Kurang tidur ternyata dapat mengganggu fungsi kognitif anak, seperti sulit berkonsentrasi, mengingat, hingga memerhatikan. Maka dari itu, cobalah evaluasi lagi pola tidur anak.

Saat anak kurang tidur, tubuhnya akan terasa lelah. Kelelahan ini dapat memperlambat refleks tubuhnya dan mengganggu kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Terdapat berbagai cara untuk meningkatkan kualitas tidur anak, misalnya:

  • Matikan televisi dan hindari penggunaan gawai (gadget) satu jam sebelum tidur
  • Atur suhu kamar senyaman mungkin
  • Tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya, termasuk di akhir pekan
  • Berolahraga secara teratur, tapi hindari terlalu dekat dengan jam tidur.

3. Berolahraga secara teratur

Berolahraga secara teratur merupakan cara meningkatkan konsentrasi anak yang ampuh. Sebuah riset dari tahun 2018 mengungkapkan, sekitar 116 anak kelas lima sekolah dasar (SD) mampu meningkatkan konsentrasinya hanya dalam watu 4 minggu setelah rutin berolahraga.

Ada banyak olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh anak-anak, misalnya berlari, melompat, bermain bola, squat, push-up, hingga sit-up. Meski bermanfaat, Anda tidak boleh memaksa anak untuk berolahraga secara berlebihan.

4. Memenuhi kebutuhan nutrisinya

Menjalani pola makan bergizi seimbang adalah cara ampuh untuk melatih konsentrasi anak. Sebab, buruknya asupan nutrisi dapat menyebabkan anak sulit berkonsentrasi.

Beberapa contoh makanan yang perlu dihindari adalah makanan yang tinggi gula dan lemak jahat, yang bisa menyebabkan anak sulit berkonsentrasi. Oleh karena itu, cobalah berikan makanan sehat seperti telur, oat, hingga susu.

Anda juga bisa memberikan ikan berlemak karena kandungan asam lemak omega-3-nya dapat meningkatkan konsentrasi Si Kecil.

5. Berikan anak tugas kecil setiap harinya

Melibatkan anak dalam berbagai tugas dapat membuat mereka lebih disiplin dan fokus. Tugas ini bisa berbentuk pekerjaan rumah (PR) dari gurunya atau membersihkan rumah bersama dengan orangtuanya.

Pastikan bahwa setiap tugas yang Anda berikan hanya tugas-tugas kecil saja, seperti menyortir rak buku, memasukkan baju-baju ke lemari dengan rapih, atau membuat makanan sederhana.

Meski terdengar sepele, tugas ini dianggap sebagai cara meningkatkan konsentrasi anak yang efektif.

6. Ajari anak tentang deadline

Tidak hanya orang dewasa, anak kecil juga bisa diberikan deadline saat sedang melakukan tugas-tugas kecil. Keberadaan deadline ini juga akan dianggap sebagai tantangan sehingga ia bisa merasa senang dalam melakukannya.

Deadline akan membuat anak berusaha lebih fokus untuk menyelesaikan tugas-tugasnya tepat waktu. Namun, jangan memberikan waktu deadline yang terlalu sedikit karena bisa membuat anak merasa cemas. Jangan pula mengatur waktu deadline yang terlalu lama karena bisa membuat Si Kecil berleha-leha.

Tetapkan waktu deadline selama 15-20 menit agar anak bisa konsentrasi dan tidak teralihkan dengan hal-hal lain.

7. Jangan terlalu banyak memerintah anak

Memberikan perintah adalah tugas orangtua agar anak dapat melakukan kewajibannya dengan baik. Namun, jangan pernah memberikan banyak perintah dalam satu waktu sekaligus. Hal ini akan membuat anak sulit berkonsentrasi, mendengarkan, dan mengingat.

Berikanlah perintah dengan perlahan. Tunggulah ia menyelesaikan satu perintah dari Anda, baru berikan lagi ia perintah yang baru.

8. Mencoba mindfulness

Mindfulness adalah kemampuan dasar manusia untuk hadir sepenuhnya di masa sekarang, menyadari di mana kita berada, apa yang sedang kita lakukan, dan tidak terdistraksi dengan apa yang ada di sekeliling kita.

Ternyata, terapi anak kurang konsentrasi ini dipercaya  dapat membantu anak untuk bisa berperilaku baik, berkonsentrasi terhadap pelajaran dan PR yang diberikan oleh guru.

Satu cara untuk melatih mindfulness adalah duduk dengan tenang dan fokus terhadap pernapasan. Mintalah anak untuk menarik napas dalam-dalam sebelum masuk kelas atau sesaat sebelum mengerjakan ulangan.

9. Bertanya pada anak mengenai apa yang bisa membuatnya berkonsentrasi

Tidak sedikit orang yang menggangap bahwa anak yang sulit berkonsentrasi mengidap gangguan mental. Padahal, belum tentu hal itu disebabkan oleh gangguan mental atau kondisi medis lainnya.

Bisa jadi, anak hanya butuh ketenangan saat sedang mengerjakan sesuatu sehinga ia dapat berkonsentrasi. Sebab, beberapa orang lebih mudah berkonsentrasi tanpa ada gangguan suara atau orang di sekitarnya.

Maka dari itu, tanyalah pada anak, kondisi seperti apa yang dapat membuatnya berkonsentrasi sehingga Anda tahu solusi tepat untuk melatih konsentrasi anak.

10. Ajak anak menikmati indahnya pemandangan alam

Salah satu cara melatih fokus anak secara alami adalah mengajak anak liburan untuk menikmati indahnya pemandangan alam.

Klaim ini didukung oleh penelitian dari tahun 2014. Sejumlah ahli percaya, dengan melihat bagian kecil dari alam saja, misalnya tumbuh-tumbuhan, dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. 

11. Mendengarkan suara alam

Dikutip dari Medical News Today, mendengarkan suara alam seperti rintik hujan, deruan ombak, hingga burung yang berkicau dipercaya bisa menjadi cara meningkatkan konsentrasi anak.

Orangtua dapat menggunakan aplikasi white noise yang bisa diunduh lewat smartphone. Umumnya, aplikasi ini menawarkan banyak suara-suara alam yang bisa didengarkan oleh si kecil.

12. Mencoba suplemen

Cara melatih fokus anak 4 tahun ke atas yang dapat Anda coba adalah memberikan suplemen. Dikutip dari Healthline, beberapa suplemen dapat membantu seseorang untuk meningkatkan konsentrasi dan fungsi otak.

Namun ingat, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memberikan suplemen apa pun pada anak supaya tahu dosis dan cara mengonsumsinya dengan benar.

Berikut adalah beberapa suplemen yang dipercaya bisa dijadikan sebagai cara melatih fokus anak 4 tahun:

  • Folat
  • Kolin
  • Vitamin K
  • Flavonoid
  • Asam lemak omega-3
  • Ekstrak biji guarana.

Untuk membantu melatih fokus anak saat belajar dan mengerjakan berbagai macam hal, Anda bisa mencoba berbagai cara meningkatkan konsentrasi anak di atas.

13. Melakukan olahraga konsentrasi

Selain olahraga fisik, ternyata ada juga olahraga yang bisa dilakukan sebagai cara melatih fokus anak 2 tahun yang bisa dicoba.

Olahraga konsentrasi ini dapat dilakukan dengan beberapa langkah, di antaranya:

  • Minta anak untuk menggambar atau mencorat-coret di kertas selama 15 menit.
  • Jika sudah, minta anak untuk bermain melempar balon atau bola kecil dengan orang lain di sekitarnya.
  • Kemudian, atur timer atau pengatur waktu selama 3-5 menit. Lalu suruh anak untuk berkedip sedikit mungkin.
  • Minta si kecil mengisap permen sampai habis, tapi minta ia untuk tidak menggigitnya. Bantu anak untuk memerhatikan rasa dan sensasi permen tersebut di lidahnya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskannya.

Anak dapat memilih salah satu aktivitas di atas. Jika sudah, mintalah anak untuk menulis ulasan singkat atau sketsa terkait bagaimana perasaan mereka selama melakukan aktivitas tersebut.

Saat anak mengutarakan momen di mana mereka kehilangan konsentrasi atau bagaimana mereka berusaha untuk mengembalikan fokusnya, hal ini dipercaya bisa melatih konsentrasi anak dan diharapkan bisa mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari.

14. Memberikan ruangan untuk anak beraktivitas

Cara melatih konsentrasi anak usia 6 tahun selanjutnya yang penting untuk diterapkan adalah memberikan ruangan untuk anak beraktivitas.

Memberikan ruangan yang tenang dan didekasikan untuk anak beraktivitas dinilai bisa dijadikan cara mengajari anak yang tidak fokus supaya ia bisa melatih fokusnya.

Jika memungkinkan, ruangan ini perlu terasa nyaman dan cukup sunyi untuk anak beraktivitas, berkarya, atau berpikir. Hal ini dilakukan agar anak tidak terganggu saat ia berusaha fokus atau berkonsentrasi.

Baca Juga

  • Ciri-ciri Anak Psikopat yang Harus Orangtua Waspadai
  • Cara Membangun Secure Attachment Antara Anak dan Orangtua
  • Tata Cara Permainan Lompat Tali dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Pesan dari SehatQ

Untuk membantu melatih fokus anak saat belajar dan mengerjakan berbagai macam hal, Anda bisa mencoba berbagai cara meningkatkan konsentrasi anak di atas.

Jika Anda khawatir akan kesehatan Si Kecil, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang

Advertisement

tips parentinganak sekolahgaya parenting

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved