Mengenal Cara Mengukur Tinggi Badan yang Akurat dari Rumah


Cara mengukur tinggi badan dari rumah tidaklah sulit. Anda dapat mengukur tinggi badan dengan bantuan alat sederhana seperti cermin dan kardus.

(0)
14 Nov 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mengukur tinggi badan dari rumahCara mengukur tinggi badan di rumah tidaklah sulit
Biasanya, jika Anda sedang berada di klinik atau rumah sakit, ada alat pengukur tinggi badan yang digunakan. Alat tersebut bernama stadiometer. Namun saat sedang di rumah, tentu sulit untuk mendapatkan stadiometer. Sebagai alternatif, berikut cara mengukur tinggi badan yang lebih sederhana dengan alat-alat yang ada di sekitar rumah Anda.

Cara mengukur tinggi badan dengan bantuan orang lain

Cara mengukur tinggi badan di rumah akan lebih mudah dilakukan apabila ada bantuan orang lain. Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan.
  • Pertama-tama, cari area lantai dan tembok yang benar-benar rata.
  • Lalu, lepas sepatu Anda.
  • Lepas juga ikat rambut maupun aksesoris lain yang ada di kepala yang bisa membuat pengukuran jadi tidak akurat.
  • Sebaiknya jangan gunakan pakaian terlalu tebal karena akan membuat Anda sulit bersandar dengan lurus ke tembok.
  • Berdiri tegak, dengan tumit berada di perbatasan antara tembok dan lantai.
  • Pastikan bagian belakang kepala, bahu, dan bokong Anda menempel ke tembok.
  • Posisi kepala tegak dengan tatapan mata lurus ke depan. Pandangan dan dagu Anda, harus berada sejajar dengan lantai.
  • Letakkan penggaris, buku, atau objek datar lain di atas kepala, lalu tandai di tembok area bertemunya alat tersebut dengan bagian atas kepala.
  • Lalu dengan meteran, ukur panjang jarak dari lantai ke tanda di tembok tersebut.
  • Catat tinggi badan berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan.

Cara mengukur tinggi badan sendiri

Jika Anda sedang sendiri di rumah dan ingin mencari cara mengukur tinggi badan, maka tidak perlu bingung. Anda masih dapat melakukan langkah-langkah seperti di atas, tapi dengan sedikit modifikasi, seperti berikut ini.
  • Ganti penggaris atau buku sebagai batas penanda dengan kardus makanan, seperti kardus susu atau kardus sereal. Sebab, kardus akan lebih stabil dan tidak mudah bergeser.
  • Jika memungkinkan, lakukan pengukuran sambil berdiri di depan cermin untuk memastikan alat patokan yang digunakan sudah sejajar dengan lantai.
  • Gunakan satu tangan untuk memegang kardus, lalu satu tangan lainnya untuk menandai di tembok.
  • Atau, jika dapat memegang kotak tersebut dengan stabil, Anda bisa maju sedikit untuk menandai tembok sambil menghadap ke tembok.
  • Gunakan meteran untuk mengukur jarak dari lantai ke tanda di tembok.

Kapan waktu paling ideal untuk mengukur tinggi badan?

 Tinggi badan seseorang berubah sepanjang hari. Namun, seperti halnya pemantauan berat badan, yang terbaik adalah konsisten dengan melakukan pengukuran pada titik yang sama setiap hari. Coba gunakan alat yang sama, termasuk pita pengukur, untuk memastikan keakuratannya.Ada kemungkinan besar bahwa perbedaan kecil pada tinggi badan di pagi dan sore hari tidak akan memberikan perbedaan yang signifikan. 

Apakah tinggi badan Anda sudah ideal dengan berat badan?

Untuk mengukur berat badan idealAnda dapat menggunakan beberapa metode seperti pengukuran body mass index (BMI), waist-to-hip ratio (WHR), waist-to-height ratio, dan body fat percentage.
Body mass index (BMI) merupakan alat yang paling umum digunakan untuk memutuskan apakah seseorang memiliki berat badan yang ideal dengan tinggi badannya. 
 
Menurut National Institutes of Health (NIH):
  • BMI kurang dari 18,5 berarti seseorang kekurangan berat badan.
  • BMI yang ideal antara 18,5 dan 24,9.
  • BMI antara 25 dan 29,9 berarti kelebihan berat badan.
  • BMI lebih dari 30 menunjukkan obesitas.

Fakta unik seputar tinggi badan

Tahukah Anda, jika tinggi badan bisa berubah sepanjang hari? Selain itu, kita ternyata bisa memendek setelah usia 40 tahun? Berikut ini berbagai fakta menarik tentang tinggi badan manusia.

1. Tinggi badan bisa berubah tergantung waktu

Tubuh kita tidak selalu memiliki tinggi yang sama sepanjang hari. Anda berada di kondisi paling tinggi saat bangun tidur, dan akan memendek hingga sekitar 1 cm saat malam hari.Sebab, diskus atau bantalan tulang belakang menjadi terkompresi saat malam hari akibat tekanan yang diterimanya sepanjang hari. Lalu saat tidur, tubuh akan memperbaiki diri, dan bantalan tersebut dapat kembali seperti semula.

2. Tinggi badan tidak hanya dipengaruhi faktor genetik

Genetik bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi tinggi badan seseorang. Faktor lain seperti kecukupan nutrisi, kebiasaan berolahraga, dan riwayat kesehatan juga berperan besar.

3. Semakin tinggi, risiko kanker meningkat dan risiko penyakit jantung menurun

Perlu diketahui, risiko yang dimaksud di sini adalah risiko kecil. Sehingga, jika memiliki badan tinggi, tidak perlu terlalu khawatir, selama Anda menjalani pola hidup yang sehat.Orang bertubuh tinggi memang berisiko mengalami kanker, karena jumlah sel yang ada di tubuhnya lebih banyak. Sehingga, kemungkinan sel tersebut berkembang menjadi kanker, akan lebih tinggi.Meski begitu, orang yang bertubuh tinggi dinilai memiliki risiko terkena penyakit jantung lebih renda,h dibanding dengan orang yang bertubuh pendek. Sebab, pemilik tubuh pendek berisiko mengalami kekurangan asupan nutrisi dan rentan terhadap infeksi saat masa kanank-kanak, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

4. Tinggi badan anak saat dewasa bisa diprediksi

Penasaran anak Anda akan tumbuh tinggi atau tidak? Coba cara ini untuk memprediksinya:
  • Catat tinggi anak saat berusia dua tahun, lalu kalikan dua. Hasilnya, merupakan prediksi tingginya saat dewasa kelak.
  • Cara lainnya adalah dengan menghitung rata-rata tinggi kedua orangtua, lalu tambahkan hasilnya dengan 6,35 cm untuk memprediksi tinggi anak laki-laki, dan mengurangi hasilnya dengan 6,35 cm untuk memprediksi tinggi anak perempuan.

5. Tinggi badan bisa dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi

Makanan yang dikonsumsi juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan, terutama pada usia remaja. Pemenuhan protein, kalsium, vitamin D, magnesium, fosfor, dan probiotik diperlukan untuk kesehatan tulang dan juga pertumbuhan.Berikut adalah rekomendasi bahan makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan perkembangan tinggi badan:
  • Kacang-kacangan
  • Daging
  • Sayuran hijau
  • Yogurt
  • Ubi
  • Telur
  • Buah-buahan
  • Susu

6. Tubuh akan mulai “memendek” di usia 40 tahun

Memasuki usia 40 tahun, tinggi badan bisa berkurang hingga sekitar 4 cm per 10 tahun, akibat osteoporosis, tekanan pada tulang belakang, dan penyebab lainnya. Untuk mencegahnya, Anda bisa melakukan beberapa cara di bawah ini:
  • Pastikan asupan nutrisi mencukupi, terutama kalsium.
  • Lakukan latihan beban secara teratur untuk mencegah terjadinya kerusakan otot.
  • Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik.
  • Hindari kebiasaan merokok.
  • Beristirahat dengan cukup.
Mengetahui cara mengukur tinggi badan di rumah akan membuat hidup Anda menjadi lebih mudah saat memerlukan data pribadi untuk berbagai keperluan. Jika Si Kecil masih dalam masa pertumbuhan, pastikan ia mendapatkan nutrisi yang baik agar tinggi badannya normal.
tinggi rata-rata priatinggi badan
Healtline. https://www.healthline.com/health/how-to-measure-height
Diakses pada 9 November 2019
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/healthy-living-pictures/12-big-and-little-facts-about-your-height.aspx
Diakses pada 9 November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319504.php
Diakses pada 9 November 2019
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/kids-height-predictors-3879394
Diakses pada 9 November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-that-make-you-taller#11.-Milk
Diakses pada 9 November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/how-to-measure-height#best-time-to-measure
Diakses pada 16 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323446#body-mass-index
Diakses pada 16 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait