logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Penderita Diabetes, Berikut 6 Cara Kontrol Gula Darah Naik saat Puasa

open-summary

Bagi penderita diabetes, puasa bisa menyebabkan kadar gula darah turun. Agar penurunan tidak terjadi secara berlebihan dan menyebabkan hipoglikemia, maka diabetesi harus rutin makan sahur dan berbuka dengan makanan yang sehat. Pengidap diabetes harus mendapatkan persetujuan dokter sebelum menjalankan ibadah puasa.


close-summary

2023-03-28 13:39:16

| Giovanni Jessica

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Makan sehar dan seimbang merupakan salah satu cara mengontrol gula darah saat puasa

Mengontrol gula darah saat puasa bagi penderita diabetes

Table of Content

  • Pengaruh puasa terhadap kadar gula darah
  • Cara menjaga gula darah saat puasa
  • Kapan penderita diabetes harus membatalkan puasa?
  • Catatan dari SehatQ

Ketika berpuasa, misalnya di bulan Ramadan, kadar gula darah cenderung mengalami penurunan. Menurunnya gula darah saat berpuasa sebenarnya adalah hal yang wajar terjadi.

Advertisement

Akan tetapi, penurunan kadar glukosa atau gula darah bisa memicu kondisi yang berbahaya jika terjadi pada penderita diabetes. Itu sebabnya, penderita diabetes yang ingin menjalankan puasa Ramadan harus melakukan sejumlah cara untuk menjaga kadar gula darahnya.

Bagaimana cara mengontrol gula darah saat puasa yang bisa dilakukan pengidap diabetes? Berikut ulasannya.

Pengaruh puasa terhadap kadar gula darah

Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu hal yang kerap terjadi saat berpuasa adalah turunnya kadar gula darah. Hal ini akan membuat produksi insulin di dalam tubuh ikut menurun.

Pada saat yang bersamaan, hormon glukagon dan katekolamin meningkat. Peningkatan hormon tersebut akan membantu mengubah glikogen (bentuk gula yang tersimpan dalam tubuh) menjadi energi agar tidak lemas saat berpuasa.

Ketika berpuasa dalam waktu yang cukup panjang, tubuh dapat kekurangan glikogen. Jadi, produksi gula akan diambil dari lemak tubuh.

Pada individu tanpa diabetes, pengaturan antara insulin dan hormon yang berlawanan ini akan berjalan seimbang. Namun, efek puasa bagi penderita diabetes tentu berbeda.

Penderita diabetes yang berpuasa akan rentan terhadap berbagai gangguan. Jika penderita diabetes menggunakan obat-obatan seperti insulin, kadar gula darah berpotensi menjadi terlalu rendah saat berpuasa. Hal ini dapat menyebabkan kondisi hipoglikemia.

Kondisi hipoglikemia dapat membuat pengidap diabetes merasa gemetar dan pingsan. Bahkan, pada keadaan yang parah dapat menyebabkan koma.

Sementara, ketika berbuka, gula darah cenderung naik sangat tinggi. Level gula darah yang terlalu tinggi dapat memicu kondisi yang disebut hiperglikemia. Akan tetapi, kondisi ini akan terjadi jika kamu mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat saat berbuka.

Selain dua kondisi yang sudah disebutkan di atas, puasa juga bisa menimbulkan risiko gangguan lain pada penderita diabetes. Misalnya saja, diabetes ketoasidosis, dehidrasi, dan trombosis.

Baca Juga: Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadan bagi Kesehatan Tubuh

Cara menjaga gula darah saat puasa

Penderita diabetes yang ingin puasa tidak boleh melewatkan sahur
Penderita diabetes yang ingin puasa tidak boleh melewatkan sahur

Untuk mengantisipasi gangguan-gangguan yang tadi sudah disebutkan, berikut beberapa rekomendasi tindakan yang dianjurkan bagi para penderita diabetes guna mengontrol gula darah saat puasa:

1. Lebih sering memeriksa kadar gula darah

Tidak adanya asupan makanan membuat tubuh rentan mengalami gula darah rendah saat puasa. Oleh karena itu, pengecekan gula darah sebaiknya dilakukan secara rutin dan lebih sering saat sedang puasa, misalnya 1-2 kali dalam sehari.

Jika kadar gula darah turun hingga 4 mmol/l, maka segera batalkan puasa kamu sebelum terjadi hipoglikemia. Lalu, segera konsumsi makanan maupun minuman manis. 

Hal ini penting, terutama bagi penderita diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2 yang menggunakan insulin.

2. Jangan lewatkan sahur

Tidak mengonsumsi makanan apapun selama belasan jam bisa membuat gula darah turun dan meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia. Karena itu, penderita diabetes yang berniat menjalankan ibadah puasa, harus makan sahur. Kamu dianjurkan untuk makan sahur menjelang waktu imsak dan bukan tengah malam agar perut tidak kosong terlalu lama.

3. Konsumsi makanan sehat selama sahur dan berbuka

Makanan selama berpuasa tidak banyak berbeda dengan pola makan sehat dan seimbang pada kondisi normal. kamu sebaiknya tetap menerapkan pola makan sehat untuk mencegah kadar gula darah naik saat puasa, sekaligus mempertahankan kestabilan massa tubuh.

Hindari mengonsumsi makanan dengan karbohidrat dan lemak dalam jumlah banyak. Hal ini dilakukan agar gula darah tidak melonjak, khususnya saat berbuka puasa. 

Penderita diabetes dianjurkan mengonsumsi karbohidrat kompleks berupa nasi merah, gandum, dan kacang-kacangan agar kenyang lebih lama dan gula darah tetap terkontrol selama puasa.

4. Atur porsi makan

Penderita diabetes berisiko mengalami gula darah naik saat puasa, terutama setelah sahur dan berbuka puasa apabila terlalu banyak makan.

Oleh karena itu, cara mengontrol gula darah dapat dilakukan dengan mendistribusikan porsi makanan menjadi dua sampai tiga porsi kecil dan makan perlahan saat berbuka. Hal ini akan membantu mencegah kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia.

5. Lakukan olahraga menjelang berbuka puasa

Aktivitas fisik berperan dalam mengontrol gula darah saat berpuasa. Ketika beraktivitas, akan terjadi pembakaran gula darah menjadi energi. 

Saat berpuasa, aktivitas fisik sebaiknya tetap dijalankan. Namun, waktunya diganti saat menjelang berbuka puasa atau pada malam harinya.

Meski melakukan aktivitas fisik disarankan, tetapi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah drastis dan berisiko mengalami hipoglikemia, terutama saat beberapa jam sebelum berbuka puasa. 

Waktu terbaik untuk berolahraga adalah sekitar 2 jam sebelum berbuka puasa.

6. Minum air yang cukup

Saat berpuasa, seseorang berisiko terkena dehidrasi atau kekurangan cairan. Hal ini akan membuat gula darah menjadi lebih sulit untuk dikontrol. 

Itu sebabnya, saat kamu berpuasa, pastikan tubuh kamu tetap terhidrasi dengan cara mencukupi kebutuhan cairan. Minumlah air putih yang cukup saat sedang tidak berpuasa, misalnya ketika sahur, berbuka, atau makan malam.

Baca Juga: Siapa Saja yang Boleh Tidak Puasa Menurut Kesehatan?

Kapan penderita diabetes harus membatalkan puasa?

Penderita diabetes tetap dapat berpuasa selama kadar gula darah terkontrol. Akan tetapi, jika kadar gula darah menurun hingga di bawah 60 mg/dL, segera berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan dan minum air putih atau minuman manis. 

Jika tidak segera mengatasinya, kondisi ini dapat memunculkan gejala seperti lemas, sempoyongan. Bahkan, kondisi ini juga  dapat menyebabkan penurunan kesadaran.

Kadar gula darah kurang dari 70 mg/dL pada satu jam pertama puasa juga merupakan pertanda yang tidak baik. Apalagi jika kamu menggunakan insulin atau mengonsumsi obat diabetes saat puasa seperti sulfonilurea atau meglitinide. Sebaiknya batalkan puasa yang kamu jalani atau segera konsultasikan ke dokter.

Selain kadar gula darah yang terlalu rendah, gula darah naik saat puasa hingga melebihi 300 mg/dL juga merupakan tanda bahaya yang perlu kamu waspadai.

Baca Juga

  • Pemanis Buatan Aspartam Apakah Aman Dikonsumsi?
  • Perbedaan Manfaat Roti Sourdough dengan Roti Biasa
  • 10 Ragam Tanaman yang Berpotensi Dijadikan Obat Herbal Diabetes

Catatan dari SehatQ

Segera batalkan puasa kamu apabila sekiranya gula darah jadi tidak terkontrol. Entah itu gula darah naik atau turun drastis hingga berada di bawah normal. Kunjungi dokter bila perlu agar kamu mendapat penanganan lebih lanjut sebelum kondisi bertambah buruk.

Untuk mengetahui tips berpuasa bagi penderita diabetes, kamu bisa chat dengan dokter terbaikdi Klinik Online Penyakit Dalam yang ada di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang juga di App Store dan Google Play

Advertisement

diabetestips puasagula darah

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved