4 Cara Mengolah Daun Kelor tanpa Menghilangkan Nutrisinya

(0)
12 Sep 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara mengolah daun kelor antara lain dengan merebusnya.Salah satu cara mengolah daun kelor adalah dengan menjadikannya sebagai teh.
Di balik kesederhanaan daun kelor, ternyata banyak khasiat kesehatan yang dikandungnya. Cara mengolah daun kelor pun cukup mudah dan bervariasi, mulai dari sekedar direbus hingga dijadikan permen jelly.Mudah didapatkan, daun kelor (Moringa Oleifera) adalah tanaman hijau dengan kandungan gizi yang sangat baik bagi kesehatan. Daun berukuran kecil ini memiliki 46 antioksidan kuat sekaligus yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas.Untuk mendapatkan kandungan gizi tersebut, cara mengolah daun kelor menjadi penting agar nutrisinya tidak hilang. Bagaimana bentuk pengolahan daun kelor yang tepat?

Cara mengolah daun kelor yang tepat

Daun kelor juga mengandung 18 asam amino, 8 di antaranya sangat dibutuhkan tubuh untuk membangun sel-sel baru. Dalam 100 gram daun kelor terdapat kandungan vitamin C setara 7 kali vitamin C yang ada pada buah jeruk, 4 kali kalsium dalam susu, 4 kali vitamin A dalam wortel, 3 kali kalium dalam pisang, dan 2 kali protein dalam sebutir telur.Tingginya kandungan nutrisi pada daun kelor membuatnya banyak digunakan dalam industri obat herbal modern ke dalam bentuk bubuk untuk dijadikan suplemen. Selain berbentuk bubuk, suplemen daun kelor juga banyak dijual dan dikemas dalam bentuk kapsul yang tinggi kandungan vitamin C.
Daun kelor ternyata bisa diolah menjadi teh dan permen.
Meskipun demikian, Anda bisa mendapatkan manfaat daun kelor dengan pengolahan yang sederhana di rumah. Bagi Anda yang suka lalapan, daun kelor bisa langsung dimakan tanpa dimasak. Namun, pastikan Anda mencuci daunnya hingga bersih di bawah air mengalir.Selain itu, berikut beberapa cara mengolah daun kelor yang dapat Anda coba.

1. Merebus

Cara mengolah daun kelor yang paling tradisional adalah dengan merebusnya, kemudian mengonsumsinya seperti sayuran pada pecel atau lalap. Namun, sebaiknya jangan merebus daun kelor terlalu lama ,agar kandungan antioksidan di dalamnya tidak larut dalam air yang dibuang setelah Anda selesai merebus daun ini.

2. Memasak dengan kuah

Pemasakan daun kelor dengan kuah, pada prinsipnya mirip dengan memasak sayur bayam. Anda harus merebus air sampai mendidih, kemudian masukkan daun kelor, jagung muda pipilan, daun salam, serta garam dan gula sesuai selera.Makan sayur daun kelor selagi hangat agar Anda bisa mendapatkan efek kesehatan dari kandungan antioksidan di dalamnya. Selain itu, makan sayur daun kelor saat masih hangat juga akan menambah kelezatan rasanya, lho.

3. Menjadikannya sebagai teh

Cara mengolah daun kelor yang cukup variatif adalah dengan menjadikannya teh tubruk maupun celup. Pilih daun kelor yang masih berada di dalam batangnya agar mudah digantung dengan tali dalam ruangan tertutup berventilasi. Proses pelayuan ini membutuhkan waktu tiga hari.Jangan menjemur daun kelor di bawah terik sinar matahari, karena akan merusak kandungan gizi di dalamnya. Setelah layu, daun kelor yang masih bagus (tidak kuning dan tidak berhama) dikeringkan dengan oven.Selanjutnya, haluskan daun dengan blender agar bisa dimasukkan ke dalam kantung teh dan dijadikan teh celup. Namun, daun yang sudah kering ini juga bisa langsung diseduh dengan air panas menjadi teh tubruk.

4. Mengolahnya menjadi permen jeli

Ingin mencoba cara mengolah daun kelor kekinian? Anda bisa menjadikan daun ini sebagai produk permen jeli yang bernutrisi tinggi dan rasa yang enak di lidah, bahkan untuk anak-anak.Untuk membuat permen jeli dari daun kelor, Anda harus menyiapkan bubuk jeli, bubuk daun kelor (dengan proses pembuatan seperti teh), air, gula, dan (bila ada) sirup glukosa. Caranya, panaskan air, gula, dan sirup glukosa, lalu campur bubuk daun kelor dan masak hingga mendidih.Setelah itu, masukkan bubuk jeli dan pewarna makanan, jika Anda menginginkannya. Setelah mendidih, tuang adonan ke wadah atau cetakan, tutup dengan alumunium foil, dan simpan pada suhu ruangan selama 24 jam. Kemudian, permen jeli dapat dikeluarkan dari cetakan atau dipotong sesuai selera.

Manfaat daun kelor untuk kesehatan

Salah satu manfaat daun kelor adalah mencegah diabetes.
Melakukan cara mengolah daun kelor yang tepat akan membuat Anda mendapatkan berbagai manfaat daun ini untuk kesehatan, antara lain:
  • Mengurangi gejala asma. Daun kelor dipercaya dapat meningkatkan fungsi paru-paru pada orang dewasa jika dikonsumsi rutin selama 3 minggu.
  • Mencegah diabetes. Ketika dikonsumsi dengan obat tertentu, daun kelor bisa menghambat penyerapan gula oleh tubuh sehingga kadar gula dalam darah tidak langsung naik setelah makan makanan tertentu.
  • Meningkatkan produksi ASI. Daun kelor juga bermanfaat untuk ibu menyusui, karena tanaman ini dapat menaikkan produksi air susu ibu (ASI) dalam jangka pendek setelah 1 minggu dikonsumsi.
  • Memperbaiki status gizi anak. Anak-anak juga bisa merasakan manfaat daun kelor, karena kandungan gizinya yang banyak dan baik untuk Si Kecil.
  • Mengurangi gejala menopause. Menopause biasanya ditandai dengan hot flushes dan susah tidur. Namun, konsumsi daun kelor rebus dipercaya mampu menguranginya.
Perlu dicatat bahwa manfaat daun kelor di atas belum terbukti secara medis. Anda dapat mendiskusikan penggunaan sekaligus cara mengolah daun kelor yang tepat bersama dokter, agar tidak kontradiktif dengan pengobatan yang tengah Anda jalani.
makanan sehatproduksi asiherbaltehhidup sehat
Universitas Hasanuddin. http://digilib.unhas.ac.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/MTU3ODBlZWIyODc3YWExYTVkNTZiNjI5MjBhNzc2NTNkMGQxNDgyYw==.pdf
Diakses pada 29 Agustus 2020
Universitas Galuh Ciamis. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/agroinfogaluh/article/download/2545/2684
Diakses pada 29 Agustus 2020
Kementerian Pertanian RI. http://www.litbang.pertanian.go.id/tahukah-anda/178/
Diakses pada 29 Agustus 2020
Politeknik Kesehatan Kupang. http://jurnal.poltekeskupang.ac.id/index.php/infokes/article/download/98/95/
Diakses pada 29 Agustus 2020
Universitas Sebelas Maret Surakarta. https://jurnal.uns.ac.id/jurnal-semar/article/download/22062/26429
Diakses pada 29 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/6-benefits-of-moringa-oleifera
Diakses pada 29 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1242/moringa
Diakses pada 29 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait