6 Bahan Alami Ini Bisa Digunakan Sebagai Cara Mengobati Telinga Tuli Secara Alami

Tuli konduktif biasanya disebabkan oleh adanya cairan di telinga tengah atau infeksi saluran telinga
Kunyit menjadi salah satu bahan alami yang dipercaya mampu mengobati tuli konduktif pada lansia.

Telinga terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian luar, tengah, dan dalam. Terkadang, bagian telinga tersebut mengalami masalah, hingga menyebabkan ketulian. Kehilangan pendengaran, termasuk tuli konduktif, bisa terjadi pada siapa saja, juga lansia. Untuk mengatasinya, ada sejumlah bahan yang bisa Anda pakai, sebagai cara mengobati telinga tuli secara alami.

Tuli konduktif terjadi ketika kemampuan untuk menembus suara dari telinga bagian luar dan tengah ke telinga bagian dalam berurang atau hilang. 

[[artikel-terkait]]

Bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati telinga tuli

Sebagian besar tuli konduktif dapat disembuhkan. Biasanya, kondisi ini disembuhkan dengan meningkatkan kemampuan pendengaran. Berikut ini cara mengobati telinga tuli secara alami dengan bahan-bahan alami, yang bisa Anda coba.

1. Teh jahe

Konsumsi teh jahe direkomendasikan sebagai perawatan rumahan untuk tuli. Anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah.

Caranya, rebus 4 gelas air, 3 iris jahe segar, 1 sendok makan daun ketumbar, kayu manis, oregano, dan rosemary selama 15 menit.

Setelah mendidih, saring dan minum tiga gelas sehari, selama minimal tiga minggu.

2. Kunyit

Kunyit menjadi salah satu obat herbal terbaik untuk berbagai penyakit. Kunyit mengandung senyawa bioaktif dengan sifat obat yang kuat, sehingga dapat membantu tubuh dan otak berfungsi dengan baik.

Selain itu, kunyit juga kaya akan mineral kalium, yang berperan penting dalam menjaga telinga tetap sehat.

3. Echinacea

Echinacea merupakan salah satu herbal populer yang kaya akan manfaat kesehatan. Bahan alami ini dapat melawan infeksi yang menyebabkan gangguan pendengaran.

 Kandungan antibiotik di dalamnya membantu memerangi virus atau kuman penyebab infeksi telinga bagian dalam.

Selain itu, echinacea dapat pula meningkatkan pendengaran dengan baik. Echinacea ini dapat ditemukan di apotek dalam bentuk teh, ramuan kering, ekstrak cair, atau pil.

4. Ekstrak ginkgo biloba

Ekstrak ginkgo biloba merupakan bahan pengobatan alami yang banyak digunakan. Anda disarankan menggunakannya dengan dosis 60-240 miligram ginkgo biloba per hari, untuk memulihkan kemampuan pendengaran.

5. Tea Tree Oil

Tea tree oil, dipercaya untuk mengobati ketulian. Campur dan panaskan 3 tetes minyak pohon teh, 2 sendok makan minyak zaitun, 1 sendok teh cuka koloid, dan sari cuka apel. Setelah itu, Anda dapat meneteskan campuran tersebut ke dalam telinga dan diamkan selama 5 menit.

Lakukan langkah ini 4 kali sehari. Akan tetapi dalam melakukannya, Anda harus berhati-hati dan berkonsultasi pada dokter.

6. Minyak esensial cajuput

Sebagian orang percaya bahwa minyak esensial cajuput atau kayuputih, dapat memulihkan kehilangan pendengaran secara alami.

Pijatkan beberapa tetes minyak esensial cajuput di belakang dan depan telinga Anda, untuk meningkatkan kemampuan pendengaran.

Kondisi-kondisi ini sebabkan tuli konduktif

Mencegah tentu lebih baik dibandingkan mengobati. Agar tidak mengalami tuli konduktif, ada baiknya Anda mengenali berbagai penyebabnya, sebagai antisipasi.

Saat mengalami tuli konduktif, Anda akan kesulitan mendengar suara. Baik itu suara pelan, maupun suara dengan volume keras. Kehilangan pendengaran konduktif ini bisa disebabkan berbagai hal. Berikut ini di antaranya.

  • Cairan di telinga tengah, karena pilek atau alergi
  • Infeksi telinga tengah atau otitis media
  • Infeksi saluran telinga atau otitis eksternal
  • Fungsi tabung eustachius buruk. Tabung eustachius merupakan penghubung telinga bagian tengah dan hidung.
  • Lubang di gendang telinga
  • Tumor jinak, yang dapat menyumbat telinga bagian luar atau tengah
  • Kotoran telinga yang tersangkut di saluran telinga
  • Benda yang menutupi telinga bagian luar
  • Masalah bawaan pada telinga luar atau tengah
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi

Apa yang akan dialami lansia dengan tuli konduktif?

Tuli konduktif tentu akan memengaruhi kehidupan lansia. Terutama dalam hal komunikasi dan kesehatan mental.

Kesulitan berkomunikasi

Lansia dengan kondisi tuli konduktif, akan kesulitan berkomunikasi. Tuli konduktif pun menyebabkan kesukaran dalam memahami pembicaraan orang lain.

Kesepian dan frustrasi

Sulitnya berkomunikasi, tentu akan menimbulkan rasa kesepian. Perasaan kesepian dapat menyebabkan Anda mengalami frustrasi, karena seakan-akan terasingkan.

Apabila kondisi telinga tuli sudah memengaruhi kehidupan Anda maupun keluarga secara signifikan, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, Anda bisa mencegah kesulitan komunikasi, kesepian, maupun frustrasi.

Artikel Terkait

Banner Telemed