Terputusnya peredaran darah ke otak menyebabkan stroke ringan yang dapat berkembang menjadi stroke
Stroke ringan menyebabkan terputusnya peredaran darah ke otak untuk sementara

Apakah Anda pernah mendengarkan istilah ‘stroke ringan’ atau ‘mini-stroke’? Kondisi tersebut merujuk pada terputusnya peredaran darah ke otak secara sementara. Meskipun hanya berlangsung sebentar, tetapi stroke ringan tetap sama bahayanya dengan stroke biasa.

Stroke ringan bisa berkembang menjadi stroke secara permanen, karenanya stroke ringan bukanlah sesuatu yang boleh disepelekan. Anggaplah stroke ringan sebagai suatu peringatan bagi Anda untuk mengubah gaya hidup!

[[artikel-terkait]]

Apakah stroke ringan bisa disembuhkan?

Stroke ringan bisa disembuhkan dan ditanggulangi sebelum menjadi stroke secara permanen. Cara mengobati stroke ringan umumnya adalah dengan pemberian obat, tetapi beberapa terapi bisa menjadi alternatif untuk membantu Anda menjalani hidup setelah mengalami stroke ringan.

Segera hubungi dokter jika Anda atau kerabat mengalami stroke ringan karena cara mengobati stroke ringan adalah dengan penanganan yang cepat dan tepat. Meskipun tidak menimbulkan efek yang permanen, tetapi stroke ringan tetap harus ditangani serupa dengan stroke biasanya.

Stroke ringan bisa disembuhkan dan ditanggulangi dengan pemeriksaan faktor-faktor yang bisa memicu stroke oleh dokter. Obat dan pergantian gaya hidup bisa memungkinkan stroke ringan bisa disembuhkan dan dicegah kemunculannya lagi.

Setelah stroke ringan

Cara mengobati stroke ringan yang paling umum adalah dengan pemberian obat dari dokter dan pergantian gaya hidup yang lebih baik. Anda bisa merasakan adanya perubahan permanen atau sementara yang perlu dilakukan.

Stroke ringan bisa disembuhkan secara perlahan asal Anda tidak memaksa diri untuk segera sembuh dan menerima bahwa stroke ringan bisa disembukan secara perlahan. Cara mengobati stroke ringan memerlukan waktu yang tidak singkat.

Anda mungkin baru akan merasakan efek dari cara mengobati stroke ringan pada tiga sampai empat bulan pertama, tetapi sebenarnya pengobatan stroke ringan bisa sampai setahun atau bahkan dua tahun.

Selama proses cara mengobati stroke ringan, jangan sungkan untuk membicarakan masalah yang dihadapi ataupun meminta tolong kepada kerabat untuk membantu dan mendukung Anda.

Prioritas utama Anda adalah untuk menjaga kesehatan dan mencegah munculnya stroke ringan ataupun stroke yang permanen.

Pola makan yang sehat yang seimbang dan menghindari makanan yang tinggi lemak dan gula, serta olahraga ringan adalah kunci dari cara mengobati stroke ringan. Stroke ringan bisa disembuhkan asal Anda teratur mengonsumsi obat sesuai dosis dan jadwal yang ditetapkan.

Jatuh sehabis stroke bisa saja terjadi, karenanya membuat lingkungan rumah menjadi aman adalah salah satu hal yang juga perlu dilakukan sementara Anda sedang dalam masa penyembuhan.

Misalnya, Anda dapat menggunakan sandal antiselip saat berada di rumah, menyingkirkan benda-benda yang berpotensi membuat jatuh, memasang pegangan di kamar mandi, dan menggunakan keset yang antiselip.

Terapi sebagai pendamping cara mengobati stroke ringan

Terapi sebenarnya lebih berfokus pada memudahkan penderita untuk bisa beraktivitas secara normal kembali, tetapi terapi bisa menjadi salah satu jalan lain sebagai pendamping cara mengobati stroke ringan.

  • Terapi fisik

Kondisi fisik adalah salah satu hal yang perlu dijaga dan ditingkatkan kinerjanya setelah mengalami stroke ringan. Terapi fisik membantu penderita untuk bisa bergerak dengan aman dan mudah dengan cara menguatkan otot dan menyeimbangkan tubuh.

Terapi fisik juga dapat mengatasi ketegangan pada otot yang membuat penderita menjadi lebih leluasa dalam bergerak.

  • Terapi bahasa

Berkomunikasi dengan orang lain bisa menjadi kendala seusai mengalami stroke, di sinilah fungsi dari terapi bahasa. Sejatinya, terapi bahasa berguna untuk membantu penderita berkomunikasi dengan lancar.

Terapi bahasa meliputi meningkatkan memori, kemampuan mendengarkan, kemampuan memahami percakapan, serta kemampuan berbicara. Terapi bahasa juga bisa memudahkan penderita untuk menelan dan makan.

  • Terapi okupasi

Perubahan di rumah dan kantor dapat ditanggulangi dengan terapi okupasi yang membantu dengan mengajarkan penderita cara-cara baru untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti membersihkan kamar, dan sebagainya.

Artikel Terkait

Banner Telemed