Cara mengobati sipilis dengan medikasi dari dokter dapat menyembuhkan infeksi dari sipilis.
Cara mengobati sipilis adalah dengan menggunakan antibiotik dari dokter

Penyakit menular seksual yang paling sering terjadi adalah sifilis dan kencing nanah (gonorrhea). Kedua jenis penyakit menular seksual tersebut sama-sama disebabkan oleh bakteri. 

Sipilis adalah salah satu penyakit menular secara seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini dikenal dalam kalangan masyarakat dengan istilah “raja singa”.

Penyakit sipilis tidak dapat diatasi di rumah ataupun dengan penggunaan obat sipilis alami tertentu, seperti menggunakan bawang putih atau alang-alang.

Jika Anda atau orang-orang terdekat Anda terinfeksi sipilis, maka cara mengobatinya tidak bisa secara alami melainkan perlu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan diberikan pengobatan. 

Namun, cara mengobati sipilis menggunakan medikasi dari dokter tidak dapat memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh penyakit sifilis dan hanya dapat menyembuhkan infeksi dari sipilis. Pertanyaannya, apakah sipilis bisa sembuh total?

obat sifilis

Cara mengobati sipilis

Cara mengobati sipilis hanyalah dengan pemberian antibiotik. Biasanya antibiotik yang diberikan adalah penisilin. Namun jika penderita memiliki alergi terhadap penisilin, maka antibiotik yang dapat diberikan adalah doxycycline, azithromycin, tetracycline, dan ceftriaxone.

Penderita yang berada pada tahapan sipilis primer, sekunder, dan laten awal masih dapat diobati dengan satu kali suntikan penisilin. Namun, penderita yang sudah berada dalam tahapan sipilis laten yang parah memerlukan penyesuaian dosis suntikan penisilin.

Penderita tahapan sipilis laten yang parah biasanya diberikan terapi berupa injeksi penisilin per minggu.

obat sifilis ibu hamil

Cara mengobati sipilis pada ibu hamil

Pada ibu hamil, pengobatan sipilis sama dengan mengobati sipilis pada umumnya. Akan tetapi, satu-satunya obat antibiotik yang dapat digunakan adalah penisilin.

Pada ibu yang sedang dalam trimester ketiga kehamilannya dan terdiagnosis dengan ciri-ciri sipilis pada tahapan awal, cara mengobatinya adalah dengan menggunakan antibiotik penisilin yang disuntikkan setiap minggu dalam jangka waktu dua minggu.

Jika penderita memiliki alergi penisilin, maka penderita akan diberikan desensitisasi (prosedur pengurangan alergi) terlebih dahulu sebelum diberikan injeksi penisilin.

Bayi yang lahir dari penderita sipilis yang telah menyelesaikan pengobatannya lebih dari empat minggu sebelum persalinan tetap perlu mendapat pemeriksaan.

Namun, jika penderita menyelesaikan pengobatannya kurang dari empat minggu, tidak menggunakan pengobatan penisilin, memiliki riwayat penanganan tidak jelas, atau setelah lahir pemeriksaan terhadap bayi tidak dapat dipastikan, maka bayi akan diberikan suntikan penisilin.

Saat pengobatan penyakit sipilis

Sementara dalam masa pengobatan, penderita mungkin akan mengalami reaksi Jarisch-Herxheimer yang biasanya berlangsung kurang lebih satu hari.

Saat mengalami reaksi ini, penderita akan mengalami mual, demam, menggigil, sakit kepala, dan sakit pegal.

Sementara melakukan pengobatan, penderita yang mengalami penyakit ini tidak boleh melakukan hubungan seksual sampai dokter menyatakan bahwa penderita sudah boleh melakukan hubungan intim.

Setelah pengobatan penyakit sipilis

Setelah menyelesaikan pengobatan yang diberikan, dokter akan meminta penderita untuk melakukan uji darah secara berkala untuk melihat apakah tubuh penderita merespons pengobatan penisilin yang diberikan atau tidak.

Selain uji darah, penderita juga akan diminta untuk melakukan uji HIV. Penderita yang mengalami penyakit sipilis juga dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual sampai hasil uji darah memperlihatkan bahwa penderita sudah tidak terinfeksi sipilis.

pemeriksaan sifilis

Pemeriksaan penyakit sipilis

Tanda-tanda dan gejala yang ditimbulkan sipilis biasanya tidak selalu jelas, bahkan dapat hilang. Beberapa gejala-gejala sipilis, diantaranya:

  • Ruam merah bernoda yang terdapat di telapak tangan ataupun telapak kaki
  • Bercak putih yang terdapat di mulut
  • Terdapat luka kecil atau bisul yang tidak terasa sakit, biasanya terdapat di penis, vagina, atau sekitar anus, juga dapat timbul di tempat lain, seperti mulut
  • Kelelahan, sakit kepala, nyeri sendi, demam, dan pembengkakan kelenjar di bagian leher, selangkangan, atau ketiak
  • Pertumbuhan kulit kecil seperti kutil kelamin yang berkembang di vulva pada wanita atau sekitar anus

Jika Anda merasakan gejala tersebut, cobalah untuk melakukan pemeriksaan sipilis. Beberapa pemeriksaan untuk penegakan diagnosis sipilis, yaitu:

  • Tes cairan serebrospinal,  pemeriksaan cairan serebrospinal dapat dilakukan untuk memastikan apakah Anda mengalami komplikasi di sistem saraf akibat sipilis. Cairan serebrospinal dalam diambil dari tulang belakang dengan metode lumbar puncture
  • Tes darah, tes darah digunakan untuk melihat ada tidaknya antibodi dalam tubuh yang muncul sebagai respon atas infeksi sipilis. Tes darah dapat melihat infeksi sipilis yang terjadi sebelumnya dan saat ini karena antibodi yang melawan bakteri sifilis akan terus ada hingga bertahun-tahun

Bila Anda memiliki pasangan, bawalah pasangan untuk diperiksa guna memastikan pasangan terbebas dari sipilis. Apabila pasangan didapati juga mengidap sipilis, maka penanganan dapat segera dilakukan untuk mencegah penularan dan bertambah parahnya penyakit sipilis.

Apakah sipilis bisa sembuh total?

Sipilis bisa disembuhkan dengan pemberian antibiotik oleh dokter. Walau begitu, penanganan tersebut tak akan 'memperbaiki' kondisi yang sebelumnya sudah terjadi.

Konsultasikan ke dokter

Cara mengobati sipilis tidak dapat dilakukan dengan penanganan sendiri karena penyakit ini tidak dapat hilang dengan sendirinya. Karena itu, segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda terinfeksi sipilis atau merasakan gejala-gejala sipilis.

Anda juga perlu untuk merujuk pasangan Anda, jika Anda aktif melakukan hubungan intim dengan pasangan Anda untuk diperiksa apakah terinfeksi sipilis atau tidak.

CDC. https://www.cdc.gov/std/syphilis/treatment.htm
Diakses pada 15 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/std/syphilis#treatment
Diakses pada 15 April 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/syphilis/diagnosis-treatment/drc-20351762
Diakses pada 15 April 2019

SA Health. https://www.sahealth.sa.gov.au/wps/wcm/connect/public+content/sa+health+internet/clinical+resources/clinical+topics/sexually+transmitted+infection+guidelines/syphilis+diagnosis+and+management/management+of+syphilis+during+pregnancy
Diakses pada 15 April 2019

Artikel Terkait