Cara mengobati sariawan yang bebas dari rasa perih dan nyeri
Gunakan bahan alami sebagai cara mengobati sariawan

Saat Anda sedang lapar, makanan membuat hati menjadi gembira. Anda mulai makan dengan lahapnya sampai secara tidak sengaja Anda menggigit bibir Anda. Saat itulah Anda mulai menghembuskan napas seraya meratapi nasib luka yang akan menjadi sariawan.

Sariawan adalah hal yang umum terjadi dan dialami oleh hampir semua orang. Meskipun tidak berbahaya, tetapi sariawan cukup mengganggu saat sedang makan dan berbicara.

[[artikel-terkait]]

7 Cara mengobati sariawan

Meskipun akan hilang dengan sendirinya, Anda tetap berharap ada cara mengobati sariawan yang efektif. Cara mengobati sariawan tidaklah sulit dan dapat dilakukan dengan bahan-bahan alami.

garam

1. Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam dapat mengeringkan sariawan. Anda hanya perlu mencampurkan setengah gelas air dengan satu sendok teh garam dan kemudian berkumur dengan campuran tersebut selama 15-30 detik.

Anda dapat berkumur dengan air garam setiap beberapa jam, sesuai dengan yang diperlukan.

baking soda

2. Berkumur dengan campuran air dan soda kue

Selain air garam, campuran air dan soda kue (baking soda) dapat digunakan sebagai cara mengobati sariawan dengan mengurangi peradangan dan mengembalikan keseimbangan pH.

Anda cukup mencampur setengah gelas air dengan satu sendok teh soda kue. Berkumurlah selama 15-30 detik. Anda dapat mengulanginya lagi setiap beberapa jam, sesuai dengan yang diperlukan.

madu

3. Madu

Madu merupakan alternatif untuk mengobati sariawan yang efektif karena dapat mengurangi rasa sakit, peradangan, dan ukuran dari sariawan, serta mencegah munculnya infeksi. Hal ini disebabkan karena madu memiliki kandungan antiradang dan antibakteri.

Namun, saat memilih madu, pilihlah madu yang tidak dipasteurisasi dan alami, seperti madu Hanuka. Anda bisa mengoleskan madu pada sariawan sebanyak empat kali sehari.

4. Yogurt

Yogurt mengandung probiotik yang dapat mengobati dan mencegah sariawan yang mungkin disebabkan oleh bakteri H.pylori. Anda dapat mengonsumsi satu cangkir yogurt setiap harinya.

minyak kelapa

5. Minyak kelapa

Minyak kelapa mengandung antimikroba dan antiradang. Kandungan ini membuat minyak kelapa efektif mengobati sariawan yang disebabkan bakteri dan mengurangi radang serta rasa sakit dari sariawan. Minyak kelapa juga dapat mencegah munculnya sariawan.

Anda dapat mengoleskan minyak kelapa pada sariawan sebanyak beberapa kali per hari sampai sariawan hilang.

6. Chamomile

Chamomile, sebuah tanaman bunga yang biasa dikonsumsi sebagai teh, mengandung antiseptik dan antiradang yang dapat menyembuhkan luka dan mengurangi rasa sakit. Anda dapat menggunakan kantong teh chamomile yang telah dibasahkan dengan air hangat untuk dikompres pada sariawan Anda selama beberapa menit.

Anda juga dapat berkumur dengan teh chamomile sebanyak tiga sampai empat kali sehari. Teh chamomile bisa dicampurkan dengan teh untuk dikonsumsi.

lidah buaya

7. Lidah Buaya

Lidah buaya ternyata selain berguna untuk kesuburan rambut, juga dapat membantu mengobati sariawan. Selain sifat antiinflamasi dan penenang pada lidah biaya yang dapat membantu meringankan rasa sakit dan menutup luka sariawan dengan cepat, lidah biaya juga dapat mencegah sariawan muncul kembali.

Cara penggunaannya pun sederhana, cukup langsung oleskan ke daerah sariawan dan biarkan selama 20 menit. Setelah itu, Anda bisa langsung membilas mulut dengan air hangat. Cukup ulangi beberapa kali sehari hingga sariawan hilang.

Jika Anda senang menikmati jus lidah buaya, Anda juga bisa mengonsumsinya sebanyak 3-4 kali sehari untuk mengobati sariawan.

Apa yang menyebabkan sariawan?

Cara mengobati sariawan tidaklah sulit, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa mengidap sariawan merupakan suatu pengalaman yang menyakitkan. Oleh karenanya, Anda perlu mengetahui penyebab sariawan agar tidak merasakan dampak negatif dari sariawan.

Umumnya, sariawan diakibatkan oleh cedera atau luka pada bagian dalam mulut. Namun, faktor-faktor lain juga dapat menjadi penyebab sariawan, seperti:

  • Kekurangan zinc, vitamin B-12, zat besi, ataupun asam folat
  • Alergi 
  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori 
  • Sensitif terhadap makanan tertentu
  • Memakai pasta gigi dan obat kumur yang mengandung 
  • Stres
  • Perubahan hormonal karena menstruasi
  • Penyakit tertentu, seperti HIV/AIDS, penyakit Chron, dan sebagainya

Konsultasi ke dokter

Cara mengobati sariawan di atas hanya menggunakan bahan-bahan alami. Oleh karenanya, jika sariawan yang dirasakan tidak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter.

Anda juga perlu untuk berkonsultasi ke dokter jika mengalami kondisi-kondisi berikut ini:

  • sariawan yang dialami berukuran besar
  • disertai demam
  • sariawan muncul terus-menerus atau muncul sariawan baru
  • sariawan yang melebar sampai ke dalam bibir
  • kesulitan makan dan minum
  • sariawan yang tidak kunjung sembuh selama dua minggu atau lebih
  • ukuran sariawan yang terlalu besar
  • rasa sakit dari sariawan tidak dapat diatasi sendiri

Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/how-to-get-rid-of-canker-sores#acv-mouthwash
Diakses pada 10 April 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/canker-sore/symptoms-causes/syc-20370615
Diakses pada 10 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320015.php
Diakses pada 10 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed