Anda bisa mengatasi sakit gigi dengan berkumur air garam
Berkumur dengan air garam bisa menjadi salah satu cara mengatasi sakit gigi

Sakit gigi bisa muncul tanpa mengenal waktu dan tempat. Tentu sangat menyebalkan jika sakit gigi muncul saat tengah malam atau Anda sedang berada di area yang sulit untuk menjangkau dokter gigi.

Namun, Anda tidak perlu panik. Sambil mencari cara untuk menjangkau dokter gigi terdekat, ada beberapa cara mengobati sakit gigi yang dapat Anda lakukan saat keadaan darurat, seperti di atas. Berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Langkah Sederhana untuk Mengatasi Sakit Gigi

Penanganan kondisi sakit gigi hanya dapat tuntas melalui perawatan oleh dokter gigi. Namun dalam keadaan darurat, ketika nyeri sudah tidak tertahankan atau gigi mengalami kerusakan akibat jatuh, ada beberapa langkah perawatan pertama yang dapat Anda lakukan.

1. Berkumur dengan Air Garam

Jika Anda mengalami sakit gigi akibat gigi berlubang atau infeksi tertentu di rongga mulut,berkumur dengan air garam dapat membantu meredakan gejala yang dirasakan. Air garam merupakan disinfektan alami.

Selain itu, larutan ini juga dapat membantu untuk melepas sisa-sisa makanan yang terselip di antara gigi. Berkumur air garam juga dapat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan luka pada rongga mulut.

Anda dapat mencampurkan setengah sendok teh garam dengan segelas air hangat. Gunakan campuran tersebut untuk berkumur.

2. Konsumsi Obat

Anda perlu ingat bahwa pada sakit gigi, mengonsumsi obat hanya akan meredakan rasa sakit untuk sementara waktu. Rasa sakit akan kembali Anda rasakan saat efek obat sudah hilang. Untuk menghilangkan sakit gigi secara permanen, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter gigi, agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Saat sakit gigi sudah tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat untuk membantu meredakannya sementara waktu. Anda dapat mengonsumsi obat yang mengandung ibuprofen atau asam mefenamat, untuk membantu mengurangi rasa sakit. Hindari penggunaan obat aspirin untuk menghilangkan rasa sakit. Sebab, aspirin dapat merusak jaringan gusi.

Pada anak, obat seperti asetaminofen atau parasetamol dapat digunakan. Sebelum mengonsumsinya, pastikan Anda tidak alergi terhadap obat-obatan tersebut. Pastikan juga obat-obatan tersebut aman apabila dikonsumsi bersama dengan obat lain yang mungkin sedang Anda konsumsi.

3. Gunakan Kompres Dingin

Jika sakit gigi yang Anda alami terjadi karena jatuh atau tidak sengaja menggigit sesuatu yang keras dan mengakibatkan gigi menjadi patah, selain berkumur dengan air garam, Anda juga dapat mengompres pipi atau bibir yang berlokasi di dekat gigi yang patah dengan air dingin.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi bengkak, dan membantu mengurangi rasa sakit. Pembengkakan pada pipi juga dapat menandakan abses gigi, yaitu suatu kondisi infeksi yang terjadi akibat penumpukan bakteri di saraf gigi.

Jika Anda memiliki gigi yang berlubang besar dan merupakan penyebab pembengkakan, segera hubungi dokter. Abses gigi yang tidak segera diobati, dapat menyebabkan kerusakan yang lebih luas.

Hindari Hal Ini Saat Sakit Gigi

Selain melakukan perawatan darurat seperti di atas, Anda juga perlu menghindari beberapa hal agar sakit gigi yang dirasakan tidak semakin parah.

  • Mengonsumsi makanan maupun minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu panas dan dingin dapat menjadi rangsangan yang memicu timbulnya nyeri. Pada gigi yang berlubang atau patah, lapisan tengah gigi yang disebut dentin, umumnya sudah terbuka. Lapisan tersebut merupakan lapisan yang sangat sensitif terhadap rangsang nyeri.
  • Mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis dan asam. Hal ini dikarenakan keduanya dapat menyebabkan iritasi di saraf gigi.

Apabila cara mengobati sakit gigi di atas tidak juga meredakan rasa nyeri yang dialami, Anda disarankan untuk segera menemui dokter gigi. Jika sudah mereda, jangan menunda rencana kunjungan ke dokter gigi. Segera periksakan gigi ke dokter gigi, untuk mencegah sakit menjadi lebih parah.

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/handling-dental-emergencies
Diakses pada 12 April 2019

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/home-remedies-toothache
Diakses pada 12 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/home-remedies-for-toothache
Diakses pada 12 April 2019

Very Well. https://www.verywellhealth.com/toothache-relief-from-a-cracked-or-broken-tooth-1059317
Diakses pada 12 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed