Luka bakar tidak bisa dianggap sepele dan harus segera ditangani. Aliran air sejuk dapat menjadi salah satu pertolongan pertama untuk luka bakar tingkat pertama
Cara mengobati luka bakar tingkat pertama adalah dengan menaruh bagian yang cedera di bawah aliran air sejuk

Luka bakar tidak boleh dianggap sepele karena merupakan indikasi dari matinya sel kulit di bagian yang terkena panas. Lalu bagaimana cara mengobati luka bakar

Tidak hati-hati saat memasak atau bekerja bisa membuat Anda menderita luka bakar! Luka bakar merupakan hal yang bisa terjadi jika Anda adalah ibu rumah tangga yang sering memasak di dapur. 

Penanganan pertama dalam semua luka bakar

Langkah pertama pada semua luka bakar adalah dengan melepaskan benda-benda yang menyebabkan cedera, mematikan api, atau menghentikan penderita menyentuh sumber panas yang menyebabkan luka bakar.

Lepaskan baju, ikat pinggang, ataupun perhiasan di bagian yang cedera, karena luka bakar bisa membengkak dengan cepat.

Jika terdapat api di bagian tubuh tertentu, bantu penderita untuk berhenti bergerak dan menjatuhkan diri serta berguling-guling di tanah untuk memadamkan api.

Cara mengobati luka bakar tingkat satu

Pada luka bakar tingkat satu, cara mengobati luka bakar adalah dengan menaruh bagian tubuh yang cedera di bawah aliran air sejuk atau merendam bagian tubuh tersebut dalam air yang sejuk hingga rasa sakit menghilang.

Jangan gunakan es batu ataupun kapas, karena es batu memperparah luka bakar dan kapas bisa menempel pada luka.

Jika tidak terdapat air yang sejuk, gunakan kompresan pada luka bakar. Setelahnya, tutupi luka bakar dengan kain atau perban yang bersih. Jangan oleskan minyak, krim, atau losion apapun pada luka bakar.

Penggunaan gel yang mengandung lidocaine dan lidah buaya ataupun salep antibiotik bisa dilakukan. Penderita bisa mengonsumsi obat antinyeri berupa ibuprofen, naproxen, ataupun acetaminophen.

Namun, Anda harus segera membawa penderita ke dokter bila:

  • luka bakar terjadi pada bagian tangan, alat kelamin, kaki, atau wajah
  • terdapat kemungkinan infeksi
  • rasa sakit dan panas tidak kunjung mereda selama beberapa jam
  • rasa sakit makin parah

Selain itu, luka bakar dengan ukuran yang lebih dari tujuh sentimeter juga harus segera diobati ke dokter.

Cara mengobati luka bakar tingkat dua

Serupa dengan luka bakar tingkat satu, cara mengobati luka bakar tingkat dua juga harus diberikan aliran air sejuk selama 10-15 menit. Jangan pecahkan lepuhan ataupun mengoleskan minyak, krim, atau losion tertentu.

Selanjutnya, tutupi luka bakar dengan perban khusus yang tidak lengket dan oleskan salep antibiotik. Berikan obat antinyeri bila diperlukan.

Saat penderita tidak mengalami cedera di kepala, paha, atau leher, baringkan penderita secara terlentang di lantai dan angkat kaki sekitar 30 sentimeter dari tanah. Jika memungkinkan, angkat bagian yang cedera sampai ke jantung, serta lapisi penderita dengan jaket atau selimut.

Langkah-langkah tersebut berfungsi agar penderita tidak mengalami syok. Bawa penderita ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Cara mengobati luka bakar tingkat tiga

Segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis! Langkah sementara yang bisa dilakukan sebagai cara mengobati luka bakar tingkat tiga adalah lapisi luka dengan perban yang bersih dan tidak lengket.

Pada bagian jari-jari yang mengalami luka bakar, taruhlah perban yang steril di antara jari-jari agar jari-jari yang mengalami luka bakar tidak lengket satu sama lainnya.

Sama seperti cara mengobati luka bakar tingkat dua, cegah syok dengan melakukan langkah di atas jika tidak ada cedera pada leher, paha, atau kepala. Penderita dengan luka bakar pada wajah harus tetap duduk dan jangan dibaringkan.

Jangan menaruh bantal di bawah kepala penderita yang mengalami luka bakar pada bagian pernapasan, karena hal tersebut bisa menghalangi pernapasan penderita. Awasi denyut nadi dan napas penderita sampai bantuan datang.

Cara mengobati luka bakar tingkat empat

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menelpon ambulans secepatnya. Kemudian, jika memungkinkan, naikkan bagian tubuh yang terluka sampai ke atas jantung dan lapisi bagian tubuh yang mengalami luka bakar dengan perban atau kain yang longgar.

Taruhlah selimut atau kain di atas tubuh penderita serta basuhlah daerah tubuh yang mengalami luka bakar karena zat kimia tertentu dengan air. Sama dengan luka bakar di tingkat sebelumnya, jangan menempelkan es batu, krim, ataupun minyak di daerah yang terbakar.

Bila ada pakaian yang menempel pada kulit, Anda tidak perlu mencoba untuk melepaskannya dari tubuh penderita. Jangan memecahkan lepuhan ataupun mengelupaskan kulit penderita yang terbakar.

Tingkatan dalam luka bakar

Luka bakar terbagi menjadi beberapa tingkatan, dengan mengenali tingkatannya, Anda bisa memilih penanganan pertama yang tepat. Pada luka bakar tingkat satu, kulit yang terkena panas hanya akan rusak pada bagian permukaan dan menimbulkan kemerahan.

Sementara pada luka bakar tingkat dua, terdapat lepuhan dan penebalan di kulit karena luka bakar tidak hanya terjadi pada permukaan kulit, tetapi juga pada lapisan kulit di bawahnya. Kulit bisa berwarna kemerahan maupun putih, serta mungkin terdapat bercak-bercak pada kulit.

Luka bakar tingkat tiga merusak lapisan kulit, lemak, dan saraf pada daerah cedera. Warna kulit bisa berwarna putih, hitam, maupun cokelat. Tidak hanya penebalan kulit, penderita juga merasa kebas di daerah cedera karena saraf yang rusak.

Luka bakar tingkat empat adalah yang paling parah dan sangat mengancam nyawa. Luka bakar tingkat empat menghancurkan semua lapisan kulit, tulang, tendon, dan otot.

Waspadai necrotizing fasciitis!

Necrotizing fasciitis merupakan infeksi bakteri yang merusak jaringan kulit dan lemak dengan cepat. Infeksi ini dikenal dengan istilah “bakteri pemakan daging”.

Necrotizing fasciitis bisa disebabkan karena adanya luka bekas bedah, luka irisan, luka tusukan, gigitan serangga, ataupun luka bakar. Necrotizing fasciitis bisa muncul akibat dari luka bakar tingkat tiga yang terinfeksi oleh bakteri penyebab necrotizing fasciitis.

Segera hubungi dokter jika luka bakar dan rasa sakit makin menyebar, timbul demam, dan luka bakar makin membengkak.

Pada kasus tertentu, gejala necrotizing fasciitis lainnya bisa berupa pusing, lelah, diare atau mual, adanya nanah dari daerah yang terinfeksi, perubahan pada warna kulit, serta muncul lepuhan, bisul, atau titik-titik hitam di kulit.

Artikel Terkait

Banner Telemed