logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Mengenal Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi

open-summary

Operasi adalah salah satu cara paling umum untuk mengobati kista ovarium. Namun jika Anda belum disarankan itu, ada cara mengatasi penyakit kista pada wanita dan pengobatan lainnya tanpa operasi, seperti terapi.


close-summary

3.49

(138)

3 Mei 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

banyak cara mengobati kista ovarium tanpa operasi

Operasi pengangkatan kista adalah cara yang paling umum untuk mengobati kista ovarium

Table of Content

  • Cara mengobati kista ovarium tanpa operasi
  • Gejala kista ovarium pecah

Jika Anda sudah mendapat diagnosis kista ovarium, langkah selanjutnya yang perlu direncanakan matang-matang adalah cara mengobati benjolan itu. Pengobatan kista ovarium sangat disarankan dimulai sedini mungkin setelah diagnosis resmi agar tidak semakin berkembang parah. Apalagi jika kista sampai telanjur pecah. Kista yang pecah merupakan kondisi gawat darurat yang perlu segera ditangani.

Advertisement

Operasi pengangkatan kista biasanya menjadi solusi yang paling umum dianjurkan. Namun, langkah ini sebaiknya tidak digunakan sebagai cara utama dan satu-satunya untuk mengobati kista ovarium.

Berikut ini pilihan cara mengobati kista ovarium yang dapat Anda jalani sebelum memutuskan menjalani operasi.

Cara mengobati kista ovarium tanpa operasi

Penyakit kista pada wanita dan pengobatannya ada beragam, salah satunya melalui operasi. Namun, dokter umumnya tidak akan langsung merekomendasikan Anda untuk menjalani operasi pengangkatan kista. Ia akan menyarankan Anda untuk menjalani perawatan rumahan dulu guna melihat kemungkinan kista dapat hilang dengan sendirinya.

Pengobatan kista ovarium di rumah bertujuan untuk membantu meredakan gejala yang dialami serta mengurangi nyeri.

Berikut ini adalah pilihan cara mengatasi penyakit kista ovarium pada wanita dan pengobatannya yang direkomendasikan:

1. Mengonsumsi obat

Obat seperti ibuprofen, naproxen, atau paracetamol, dapat membantu meredakan gejala nyeri yang timbul akibat kista.

Beberapa dokter juga dapat meresepkan pil KB. Meski bukan cara untuk mengobati, hormon yang terkandung dalam pil KB dapat membantu mencegah pembentukan kista baru di ovarium.

Apabila rasa nyeri tidak juga hilang meski telah mengonsumsi obat, segera memeriksakan diri ke dokter. Rasa nyeri yang hebat dan tidak cepat mereda dapat menandakan komplikasi serius.

2. Olahraga

Olahraga juga dipercaya dapat membantu meredakan gejala kista ovarium. 

Rutin melakukan aktivitas fisik juga dapat membantu wanita penderita Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) untuk mencapai atau menjaga berat badan idealnya. Berat badan yang normal dan stabil dapat mencegah kekambuhan gejala PCOS yang mengganggu.

Selain itu, olahraga bisa  meredakan rasa nyeri dengan mengencangkan otot sehingga dapat mencegah pertumbuhan kista menjadi lebih besar.

Baca Juga

  • Penyebab Kista Ovarium dan Gejalanya yang Perlu Diketahui
  • Bukan Cuma Hormon, Ini Penyebab Mata Kering Saat Menopause
  • Hati-hati, Infeksi Vulva Wanita Ini Dapat Mengintai Anda

3. Mengubah pola makan

Makanan yang Anda konsumsi mungkin dapat memengaruhi hormon yang memicu perkembangan kista. Itu kenapa menjalani pola makan sehat penting dilakukan, terutama bagi wanita yang mengalami PCOS.

PCOS dapat menyebabkan siklus haid menjadi tidak teratur. Selain itu, sekitar 50 persen penderita PCOS mengalami kelebihan berat badan akibat resistensi insulin.

Oleh karena itu jika menderita PCOS, Anda disarankan untuk menghindari makanan yang dapat meningkatkan resistensi insulin, seperti:

  • Roti tawar
  • Kentang
  • Makanan yang terbuat dari kentang
  • Makanan manis

Penderita PCOS disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang lebih sehat seperti:

  • Makanan tinggi serat seperti brokoli, almond, dan sayuran hijau
  • Protein rendah lemak seperti ikan, tahu, dan ayam
  • Makanan yang dapat membantu meredakan peradangan dan bumbu-bumbu seperti tomat, kunyit, minyak zaitun, dan kal

4. Terapi panas

Panas dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga dapat mengurangi rasa nyeri. Anda dapat mencoba mengompres perut atau punggung bawah selama 20 menit, menggunakan handuk hangat atau bantal pemanas.

5. Pijat dan relaksasi

Nyeri yang ditimbulkan kista ovarium dapat menyebabkan otot di sekitarnya menjadi tegang, terutama saat haid.

Memijat punggung bagian bawah, paha, dan perut dapat membantu mengurangi ketegangan otot, dan mengurangi rasa nyeri.

Selain itu, stres dan kecemasan dapat membuat rasa nyeri yang dirasakan bertambah parah. Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan mengambil napas dalam-dalam, dapat meredakan kecemasan serta mengurangi nyeri.

Cara mengobati kista ovarium di atas dapat Anda lakukan sebagai pendamping pengobatan utama. Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai gejala kista untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan efektif. 

Saran-saran di atas juga tidak berlaku untuk kista berukuran besar, kista yang tumbuh dengan cepat, atau yang berisiko pecah.

Gejala kista ovarium pecah

Kista ovarium yang masih taraf ringan atau berukuran kecil kerap tidak menunjukkan gejala dan dapat sembuh sendiri.

Meski begitu, kista yang berukuran besar dapat menyebabkan gejala menyakitkan berupa nyeri panggul serta perut terasa penuh dan kembung.

Anda perlu segera menghubungi dokter apabila merasakan gejala-gejala berikut ini:

  • Nyeri panggul yang parah
  • Sakit perut secara tiba-tiba
  • Nyeri yang disertai demam
  • Nyeri yang disertai muntah
  • Tanda-tanda shock seperti kulit lembap, napas terengah-engah, pusing, dan tubuh lemas

Gejala-gejala di atas menandakan kista dalam ovarium sudah pecah. Kondisi ini biasanya terjadi apabila kista berukuran besar. Pada beberapa kasus, hal ini juga dapat menandakan terjadinya torsi ovarium.

Torsi ovarium terjadi ketika ovarium (indung telur) terlilit oleh jaringan pendukung di sekitarnya, dan menyebabkan ovarium bergeser dari posisi yang seharusnya. Kondisi ini umumnya terjadi saat kista bertambah besar. Torsi dapat menyebabkan berkurangnya suplai aliran darah ke ovarium, sehingga timbul rasa nyeri.

Kista yang pecah dan torsi ovarium merupakan jenis komplikasi serius dari kista ovarium. Keduanya dapat menyebabkan rasa nyeri yang sangat parah dan perdarahan dalam. Segera hubungi dokter apabila Anda merasakan kondisi-kondisi tersebut. Cara menyembuhkan kista ovarium yang parah adalah dengan operasi.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

penyakit wanitakesehatan wanitakistakista ovarium

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved