5 Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi


Operasi adalah salah satu cara paling umum untuk mengobati kista ovarium. Namun jika Anda belum disarankan itu, ada cara mengobati yang lainnya.

(0)
03 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
banyak cara mengobati kista ovarium tanpa operasiOperasi pengangkatan kista adalah cara yang paling umum untuk mengobati kista ovarium
Jika Anda sudah mendapat diagnosis kista ovarium, langkah selanjutnya yang perlu direncanakan matang-matang adalah cara mengobati benjolan itu. Pengobatan kista ovarium sangat disarankan dimulai sedini mungkin setelah diagnosis resmi agar tidak semakin berkembang parah; apalagi jika kista sampai telanjur pecah. Kista yang pecah merupakan kondisi gawat darurat yang perlu segera ditangani.Operasi pengangkatan kista biasanya menjadi solusi yang paling umum dianjurkan. Namun, langkah ini sebaiknya tidak digunakan sebagai cara utama dan satu-satunya untuk mengobati kista ovarium.Berikut ini pilihan cara mengobati kista ovarium yang dapat Anda jalani sebelum memutuskan menjalani operasi.

Cara mengobati kista ovarium tanpa operasi

Satu-satunya cara menghilangkan kista dengan permanen adalah lewat operasi. Namun, dokter umumnya tidak akan langsung merekomendasikan Anda untuk menjalani operasi pengangkatan kista. Ia akan menyarankan Anda untuk menjalani perawatan rumahan dulu guna melihat kemungkinan kista dapat hilang dengan sendirinya.Pengobatan kista ovarium di rumah bertujuan untuk membantu meredakan gejala yang dialami serta mengurangi nyeri. Berikut ini adalah pilihan cara mengobati kista yang dapat Anda lakukan tanpa operasi terlebih dulu:

1. Mengonsumsi obat

Obat seperti ibuprofen, naproxen, atau paracetamol, dapat membantu meredakan gejala nyeri yang timbul akibat kista.Beberapa dokter juga dapat meresepkan pil KB. Meski bukan cara untuk mengobati, hormon yang terkandung dalam pil KB dapat membantu mencegah pembentukan kista baru di ovarium.Apabila rasa nyeri tidak juga hilang meski telah mengonsumsi obat, segera memeriksakan diri ke dokter. Rasa nyeri yang hebat dan tidak cepat mereda dapat menandakan komplikasi serius.

2. Olahraga

Olahraga juga dipercaya dapat membantu meredakan gejala kista ovarium. Rutin melakukan aktivitas fisik juga dapat membantu wanita penderita Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) untuk mencapai atau menjaga berat badan idealnya. Berat badan yang normal dan stabil dapat mencegah kekambuhan gejala PCOS yang mengganggu.Selain itu, olahraga bisa  meredakan rasa nyeri dengan mengencangkan otot sehingga dapat mencegah pertumbuhan kista menjadi lebih besar.

3. Mengubah pola makan

Makanan yang Anda konsumsi mungkin dapat memengaruhi hormon yang memicu perkembangan kista. Itu kenapa menjalani pola makan sehat penting dilakukan, terutama bagi wanita yang mengalami PCOS. PCOS dapat menyebabkan siklus haid menjadi tidak teratur. Selain itu, sekitar 50 persen penderita PCOS mengalami kelebihan berat badan akibat resistensi insulin.Oleh karena itu jika menderita PCOS, Anda disarankan untuk menghindari makanan yang dapat meningkatkan resistensi insulin, seperti:
  • Roti tawar
  • Kentang
  • Makanan yang terbuat dari kentang
  • Makanan manis
Penderita PCOS disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang lebih sehat seperti:
  • Makanan tinggi serat seperti brokoli, almond, dan sayuran hijau
  • Protein rendah lemak seperti ikan, tahu, dan ayam
  • Makanan yang dapat membantu meredakan peradangan dan bumbu-bumbu seperti tomat, kunyit, minyak zaitun, dan kal

4. Terapi panas

Panas dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga dapat mengurangi rasa nyeri. Anda dapat mencoba mengompres perut atau punggung bawah selama 20 menit, menggunakan handuk hangat atau bantal pemanas.

5. Pijat dan relaksasi

Nyeri yang ditimbulkan kista ovarium dapat menyebabkan otot di sekitarnya menjadi tegang, terutama saat haid.Memijat punggung bagian bawah, paha, dan perut dapat membantu mengurangi ketegangan otot, dan mengurangi rasa nyeri. Selain itu, stres dan kecemasan dapat membuat rasa nyeri yang dirasakan bertambah parah. Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan mengambil napas dalam-dalam, dapat meredakan kecemasan serta mengurangi nyeri. Cara mengobati kista ovarium di atas dapat Anda lakukan sebagai pendamping pengobatan utama. Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai gejala kista untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan efektif. Saran-saran di atas juga tidak berlaku untuk kista berukuran besar, kista yang tumbuh dengan cepat, atau yang berisiko pecah.

Gejala kista ovarium pecah

Kista ovarium yang masih taraf ringan atau berukuran kecil kerap tidak menunjukkan gejala dan dapat sembuh sendiri.Meski begitu, kista yang berukuran besar dapat menyebabkan gejala menyakitkan berupa nyeri panggul serta perut terasa penuh dan kembung.Anda perlu segera menghubungi dokter apabila merasakan gejala-gejala berikut ini:
  • Nyeri panggul yang parah
  • Sakit perut secara tiba-tiba
  • Nyeri yang disertai demam
  • Nyeri yang disertai muntah
  • Tanda-tanda shock seperti kulit lembap, napas terengah-engah, pusing, dan tubuh lemas
Gejala-gejala di atas menandakan kista dalam ovarium sudah pecah. Kondisi ini biasanya terjadi apabila kista berukuran besar. Pada beberapa kasus, hal ini juga dapat menandakan terjadinya torsi ovarium.Torsi ovarium terjadi ketika ovarium (indung telur) terlilit oleh jaringan pendukung di sekitarnya, dan menyebabkan ovarium bergeser dari posisi yang seharusnya. Kondisi ini umumnya terjadi saat kista bertambah besar. Torsi dapat menyebabkan berkurangnya suplai aliran darah ke ovarium, sehingga timbul rasa nyeri.Kista yang pecah dan torsi ovarium merupakan jenis komplikasi serius dari kista ovarium. Keduanya dapat menyebabkan rasa nyeri yang sangat parah dan perdarahan dalam. Segera hubungi dokter apabila Anda merasakan kondisi-kondisi tersebut. Cara menyembuhkan kista ovarium yang parah adalah dengan operasi.
penyakit wanitakesehatan wanitakistakista ovarium
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321685.php
Diakses pada 15 April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/ovarian-cyst-treatment-at-home
Diakses pada 15 April 2019
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/ovarian-cysts#2
Diakses pada 15 April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait