Tidak Ingin Operasi? Ini Cara Alami Mengobati Kista Bartholin

Cara Mengobati Kista Bartholin Bisa DIlakukan Secara Alami dan Medis.
Kista Bartholin tumbuh pada bibir vagina

Ketika memikirkan cara menghilangkan kista, Anda mungkin akan langsung mengasosiasikannya pada tindakan operasi. Padahal, terdapat cara mengobati kista secara alami yang bisa menjadi alternatif bagi wanita pengidap kista Bartholin.

Kista adalah benjolan di tubuh yang bisa berisi cairan, nanah, atau gas. Benjolan ini umumnya bersifat non-kanker.

Kista bisa tumbuh di bagian tubuh manapun. Salah satunya pada kelenjar Bartholin yang terletak di antara vagina dan vulva (bagian luar alat kelamin wanita). Kista ini disebut dengan istilah kista Bartholin.

Mekanisme kemunculan kista Bartholin

Vagina memiliki kelenjar Bartholin yang akan memproduksi cairan. Cairan ini berfungsi menjaga kelembapan vagina agar tidak kering sekaligus menjadi pelumas supaya tidak rawan gesekan saat berhubungan intim.

Kelenjar Bartholin akan memproduksi dan mengalirkan cairan ke vagina melalui saluran khusus. Saat saluran menuju vagina ini tersumbat, cairan akan kembali ke kelenjar Bartholin dan terjadi penumpukan. Kondisi inilah yang kemudian menjadi kista Bartholin.

Dalam kondisi normal, kelenjar Bartholin tidak bisa terlihat oleh mata. Kista ini bahkan sulit diraba karena ukurannya yang sangat kecil.

Meski begitu, kista bisa saja membesar dan mengalami infeksi. Sebagai akibatnya, kista akan terasa nyeri dan dapat membentuk abses (benjolan berisi nanah).

Sebelum infeksi terjadi, periksakan kondisi kista Bartholin ke dokter. Kista ini tidak melulu harus dihilangkan dengan operasi. Ada cara-cara alami yang mungkin bisa Anda terapkan untuk mengurangi gejala yang terasa mengganggu.

Bagaimana cara mengobati kista secara alami?

Yang perlu digarisbawahi, pengobatan sendiri di rumah ini hanya bisa dilakukan pada kista Bartholin yang belum terinfeksi. Kondisi yang dimaksud adalah ketika Anda meraba adanya benjolan, namun kista tidak bernanah, terasa hangat saat disentuh, maupun mengganggu aktivitas.

Ketika kista Bartholin terasa nyeri, Anda bisa melakukan dua cara mengobati kista secara alami sebagai berikut:

  • Merendam kista Bartholin dalam air hangat selama 10 hingga 15 menit dan beberapa kali sehari. Lakukan langkah ini secara rutin selama tiga hingga empat hari. Anda bisa berendam dalam bak mandi berisi iar hangat. Airnya tidak perlu penuh, air setinggi 7 cm pun cukup selama kista telah terendam sepenuhnya dalam air.
  • Kompres kista yang terasa nyeri dengan menggunakan handuk yang telah dibasahi air hangat.

Meskipun tergolong cara mengobati kista secara alami, banyak dokter yang juga merekomendasikan langkah-langkah di atas. Merendam atau mengompres kista Bartholin dengan air hangat dipercaya bisa mengempiskan ukuran kista.

Selain merendamnya, ada juga cara lain untuk menangani kista secara alami. Mulai dari menggunakan tea tree oil, cuka apel, lidah buaya, hingga madu. Namun belum ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikan khasiat bahan-bahan alami ini terhadap kista Bartholin.

Apabila cara-cara alami di atas tidak efektif, atau kista Bartholin mengalami infeksi, Anda butuh penanganan secara medis dari dokter.

Menghilangkan kista Bartholin secara medis

Jika kista Bartholin sudah infeksi dan bernanah, dokter akan meresepkan antibiotik untuk Anda konsumsi. Setelah infeksi sembuh, dokter tetap akan merekomendasikan Anda untuk menjalani prosedur medis untuk mengeluarkan isi kista Bartholin, apalagi jika benjolan berukuran besar.

Dokter bisa menganjurkan salah satu dari sederet cara medis di bawah ini untuk menghilangkan kista Bartholin:

1. Kateter

Dokter akan melakukan sayatan kecil di kista, kemudian memasukkan selang karet (kateter) melalui sayatan untuk mengeluarkan cairan. Anda akan menggunakan kateter hingga maksimal enam minggu.

Langkah tersebut bisa menimbulkan ketidaknyamanan, terutama ketika berhubungan seks. Efek samping lainnya adalah muncul bengkak di bibir vagina (labia), infeksi, sampai perdarahan.

2. Marsupialisasi

Dokter akan menyayat kista hingga terbuka, lalu menjahit kulit di sekitarnya agar membentuk kantong kecil. Dokter kemudian mengeluarkan seluruh cairan atau nanah dari dalam kista Bartholin.

Setelah itu, dokter akan memasukkan kain kasa khusus untuk menyerap nanah dan darah yang tersisa. Ketika yakin semuanya sudah bersih, dokter akan mengeluarkan kain kasa dan menjahit kulit agar kembali menutup.

Prosedur marsupialisasi umumnya hanya berlangsung kurang dari satu jam. Operasi ini khususnya digunakan pada kista Bartholin yang terjadi secara berulang atau kambuhan.

3. Mengangkat kelenjar Bartholin

Cara menghilangkan kista ini hanya dilakukan sebagai langkah terakhir jika semua penanganan lain tidak membuahkan hasil dan kista Bartholin terus muncul serta mengalami infeksi. Anda akan dibius total selama menjalani prosedur ini.

Operasi pengangkatan kista Bartholin umumnya akan memakan waktu sekitar satu jam. Setelah efek obat bius hilang, Anda bisa langsung pulang dan tidak perlu menginap di rumah sakit.

Setelah menjalani prosedur medis untuk menghilangkan kista Bartholin, Anda sebaiknya meminimalisir aktivitas yang membutuhkan konsentrasi penuh selama 24 hingga 48 jam pascatindakan. Misalnya, menyetir.

Hindari pula menggunakan tampon, berhubungan seks, maupun berendam dalam bathtub dengan air sabun yang mengandung parfum, selama setidaknya empat minggu. Larangan ini akan mempercepat kesembuhan dan mencegah infeksi pascaoperasi.

Apapun langkah yang Anda pilih, Cara Mengobati Kista Bartholin Bisa DIlakukan Secara Alami dan Medis. Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter. Langkah ini akan membantu Anda dalam menentukan jenis penanganan yang tepat.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/160821.php
Diakses pada 3 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/bartholins-gland-cyst#1
Diakses pada 3 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-cysts#hot-compress
Diakses pada 3 Juli 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/bartholins-cyst/treatment/
Diakses pada 3 Juli 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed