Vaksin MMR bisa menjadi alternatif untuk pencegahan gondongan pada anak
Anak akan sulit menelan saat menderita gondongan.

Gondongan merupakan penyakit yang biasa terjadi pada anak-anak. Saat mengalami gondongan, anak akan sulit makan akibat sakit saat menelan.

Mengobati gondongan pada anak merupakan perkara yang susah-susah gampang. Kebanyakan gondongan pada anak pulih dalam beberapa minggu.

[[artikel-terkait]]

Meskipun demikian, pengobatan bisa dilakukan untuk menghilangkan gejala hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dalam melawan infeksi.

6 cara mengobati gondongan pada anak

Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk mengobati gondongan pada anak, sebagai berikut.

1. Membantu anak beristirahat

Buatlah anak Anda beristirahat total. Hal ini dapat mempercepat pemulihan anak dan mencegah penularan penyakit dari gondongan. Istirahat merupakan cara terbaik memulihkan sistem kekebalan tubuh anak Anda.

2. Memberikan obat penghilang rasa sakit

Berikan obat penghilang rasa rakit yang dijual bebas. Misalnya ibuprofen, paracetamol atau acetaminophen, untuk meringankan gejala yang timbul. Rasa sakit yang diakibatkan oleh gejala gondongan dapat berkurang, bila anak Anda meminum penghilang rasa sakit tersebut.

3. Mengompres

Gunakan kompres hangat atau dingin untuk meringankan nyeri kelenjar anak Anda yang bengkak. Kompres dapat membuat anak Anda merasa nyaman, dan rasa nyeri pada pipi pun akan berkurang.

4. Memberi makanan yang lembut

Biarkan anak mengonsumsi makanan yang lembut, seperti bubur atau sup. Hindari membuatnya mengonsumsi makanan yang harus banyak mengunyah, karena akan membuatnya semakin sakit.

Saat mengalami gondong, anak kesulitan mengunyah, sehingga Anda harus berhati-hati dalam memilihkan makanan untuknya.

5. Tidak memberi makanan asam

Hindari memberinya makanan yang asam, seperti buah jeruk, yang dapat mengiritasi kelenjar parotis anak Anda. Jika kelenjar parotis anak Anda iritasi, maka gejala gondongan akan semakin parah.

6. Beri banyak cairan

Buatlah anak Anda minum banyak cairan, terutama air. Sebab, gejala gondongan dapat membuat anak Anda kehilangan banyak cairan. Air dapat menghindarkan anak dari dehidrasi, terutama jika mengalami demam.

Jika gejala tak kunjung membaik atau bahkan memburuk setelah 7 hari, segera bawa anak Anda ke dokter. Selanjutnya, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keadaan anak Anda.

Vaksin MMR cegah gondongan pada anak

Jika telah terkena gondong satu kali, anak Anda tidak akan terkena gondong untuk kedua kalinya. Akan tetapi, jika anak Anda belum terkena gondongan, ada cara yang efektif untuk mencegah terjadinya gondongan pada anak.

Caranya, melalui pemberian vaksin gondong, campak dan rubella atau Measles, Mumps, Rubella (MMR). Dua dosis vaksin MMR direkomendasikan untuk anak, ketika berusia antara 12-15 bulan, dan antara umur 4-6 tahun. Vaksin dapat memberi perlindungan dari gondongan sebanyak 95% pada anak.

Vaksin MMR sangatlah aman dan efektif. Kebanyakan anak tidak mengalami efek samping setelah mendapatkan vaksin. Akan tetapi, ada yang mengalami demam ringan, ruam atau nyeri sendi, setelah divaksin. Namun, kondisi ini hanya berlangsung sebentar.

Gondongan pada anak lebih baik dicegah sedini mungkin. Anda tentu wajib memberinya vaksin MMR agar terhindar dari gondongan. Akan tetapi, jika anak sudah terlanjur terkena gondongan, Anda harus merawatnya dengan baik agar anak lekas pulih.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mumps/symptoms-causes/syc-20375361
Diakses pada 4 Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mumps/diagnosis-treatment/drc-20375366
Diakses pada 4 Mei 2019

NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/mumps/
Diakses pada 4 Mei 2019

NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/mumps/treatment/
Diakses pada 4 Mei 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/mumps#prevention
Diakses pada 4 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed