Cara Mengobati Gigi Berlubang yang Tepat Menurut Dokter

Pemberian fluoride dapat dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang dalam kondisi ringan.
Jika masih dalam kondisi ringan, gigi berlubang dapat diatasi dengan pemberian fluoride.

Memiliki gigi berlubang tentu dapat mengganggu. Selain menimbulkan nyeri dan membuat makanan mudah terselip, gigi berlubang juga dapat mengganggu penampilan serta menimbulkan bau mulut. Hal ini tentu mengganggu hidup sehat Anda.

Untuk mengobatinya, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan. Cara mengobati gigi berlubang yang tepat, akan dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan lubang gigi. Semakin dini pengobatan dimulai, maka tingkat keberhasilannya pun akan semakin baik.

Langkah Tepat untuk Mengobati Gigi Berlubang

Pengobatan gigi berlubang hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi. Ada beberapa prosedur yang mungkin akan dilakukan dokter gigi sebagai pengobatan.

1. Pemberian Flouride

Perawatan ini dilakukan apabila kondisi gigi berlubang masih dalam tahap awal, dan belum terbentuk lubang yang besar. Pemberian flouride dilakukan dengan tujuan memicu kembali pembentukan mineral di lapisan terluar gigi (enamel).

Flouride dapat diberikan dalam bentuk cairan maupun gel. Flouride tersebut akan disikatkan secara halus di gigi, atau dengan dioleskan di permukaan gigi.

Flouride juga dapat berperan sebagai bahan yang dapat mencegah terbentuknya gigi berlubang. Bahan ini dapa berfungsi sebagai penguat lapisan gigi dan melindunginya dari asam dan plak yang merupakan penyebab gigi berlubang.

2. Penambalan Gigi

Apabila lubang pada gigi telah berkembang hingga lapisan yang lebih dalam dari fase awal, maka dokter akan melakukan penambalan pada gigi Anda. Saat ini, bahan tambal gigi yang paling sering digunakan adalah resin komposit.

Sebelum menambal, dokter akan membersihkan kotoran yang menempel di lubang gigi menggunakan bur. Setelah bersih, dokter akan menempatkan bahan pelapis sebelum menempatkan bahan tambal ke dalam lubang gigi.

Setelah bahan pelapis ditempatkan, dokter akan mengisi lubang tersebut dengan bahan tambal seperti resin komposit, kemudian membentuknya sesuai dengan bentuk dan warna gigi asli. Jika telah selesai, dokter akan mengarahkan sinar khusus untuk mengeraskan bahan tambal tersebut.

3. Pemasangan Mahkota Jaket

Pada lubang gigi yang sudah sangat meluas hingga hanya menyisakan sedikit bagian dari mahkota gigi namun akarnya masih kuat, maka akan dilakukan pemasangan mahkota jaket.

Sama seperti namanya, mahkota jaket dapat diibaratkan seperti jaket yang menutupi seluruh bagian gigi asli dari gigi berlubang tersebut. Mahkota jaket dapat terbuat dari  resin, porselen, metal, maupun campuran porselen dan metal.

Sebelum memasangkan mahkota jaket ke gigi, dokter akan terlebih dulu merawat gigi yang berlubang dengan membersihkannya atau melakukan perawatan saluran akar, apabila diperlukan.

4. Perawatan Saluran Akar

Perawatan saluran akar dilakukan apabila gigi sudah berlubang sangat dalam, hingga memengaruhi saraf gigi. Perawatan saluran akar dilakukan pada gigi yang sarafnya sudah rusak parah, atau sudah mati.

Pada perawatan ini, saraf gigi yang mati akan diambil dan diganti dengan bahan khusus. Setelah perawatan saraf dilakukan, maka akan dilanjutkan dengan penambalan seperti biasa atau dokter dapat memasang mahkota jaket.

5. Pencabutan Gigi

Pencabutan gigi dilakukan sebagai pilihan terakhir, apabila gigi sudah tidak dapat dirawat lagi dengan cara lain, karena kerusakannya sangat parah. Pencabutan gigi akan menyisakan ruang antargigi yang dapat memicu terjadinya pergeseran gigi-gigi di sebelahnya, apabila tidak diganti dengan gigi palsu.

Sehingga, dokter akan menganjurkan Anda untuk memasang gigi palsu setelah melakukan prosedur cabut gigi. Bagi Anda yang memiliki gigi berlubang, segeralah berobat ke dokter gigi sebelum lubang berkembang menjadi semakin parah.

Jangan hanya mengandalkan obat untuk mengatasi gigi berlubang. Sebab, obat hanya akan membantu meredakan nyeri sementara, tanpa mengatasi inti dari masalah gigi berlubang.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/diagnosis-treatment/drc-20352898
Diakses pada 10 April 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/tooth-decay/
Diakses pada 10 April 2019

Medicinet. https://www.medicinenet.com/fillings/article.htm
Diakses pada 10 April 2019

Web MD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-crowns#1
Diakses pada 10 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed