Tidak Perlu Panik, Berikut Ini Cara Menurunkan Panas Anak

Pelajari cara menurunkan demam pada anak, untuk mengobati demam dengan gejala berbeda
Demam pada anak biasanya merupakan kondisi yang wajar.

Demam merupakan kondisi yang umum dialami anak. Sebagai orangtua, tentunya Anda akan melakukan berbagai hal untuk mencari cara menurunkan panas anak, agar kembali ceria seperti biasanya. Kenali gejala demam atau panas pada anak, dan pelajari cara untuk mengobatinya.

Gejala Demam atau Panas Anak

Biasanya, ketika mengalami demam, anak akan menunjukkan beberapa gejala. Saat anak menunjukkan gejala ini, sebaiknya Anda segera membawanya ke rumah sakit terdekat.

  • Lemas atau tidak responsif
  • Mengalami kesulitan bernapas
  • Muntah dan mengalami sakit kepala atau leher kaku
  • Bibir atau kulit membiru 
  • Memiliki ruam yang tampak seperti memar, dan memar tidak menjadi putih ketika ditekan
  • Mengalami kejang

Suhu yang tinggi dapat mengkhawatirkan. Namun pada anak yang sehat, biasanya kondisi itu bukan sesuatu yang serius. Demam malah sering menandakan bahwa tubuh bekerja sebagaimana mestinya dalam melawan infeksi.

Meski demikian, jika Anda melihat kondisi berikut ini pada anak, segera temui dokter. 

  • Anak berusia di bawah 3 bulan, dengan suhu rektal 38 derajat Celcius atau lebih tinggi
  • Anak berusia 3 hingga 6 bulan, dengan suhu di atas 38,3 derajat Celcius, atau mengalami demam selama lebih dari satu hari
  • Anak berusia lebih dari 6 bulan dan di bawah setahun, dengan suhu di atas 39,4 derajat Celcius, atau mengalami demam lebih dari satu hari.
  • Anak berusia 1 hingga 2 tahun, dengan demam tinggi yang berlangsung lebih dari 24 jam
  • Anak dengan suhu 40 derajat Celcius atau lebih tinggi
  • Titik lunak pada tengkorak anak terlihat menonjol
  • Anak muntah berulang kali atau mengalami diare berat
  • Anak memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti tidak membasahi popok, menangis tanpa air mata, mulut kering
  • Demam memicu kejang
  • Anak mengalami demam dan ruam
  • Anak Anda memiliki risiko khusus terhadap infeksi serius. Ini termasuk anak-anak dengan gangguan darah atau kekebalan, maupun anak yang belum menerima imunisasi rutin.

Penanganan Demam untuk Bayi Berusia di bawah 4 Bulan

1. Cek Suhu Anak

Cara paling akurat untuk mengukur suhu adalah melalui dubur. Jika Anda tidak nyaman dengan ini, maka cek suhu di bawah ketiak. Jika lebih tinggi dari 37 derajat Celcius, kemudian periksa ulang secara rektal menggunakan termometer rektal untuk mendapatkan pembacaan yang paling akurat.

2. Segera Hubungi Dokter

Jika suhu anak lebih tinggi dari 38 derajat Celcius, segera hubungi dokter. Memandikan anak dengan air hangat juga dapat membantu menurunkan demam. Jangan gunakan air dingin, mandi es, atau alkohol. Jangan berikan obat apapun kecuali sudah dibiicarakan dulu dengan dokter,

Untuk Anak Berusia 4 Bulan atau Lebih, yang Telah Diimunisasi

1. Cek Suhu Anak

Rektal:

Untuk anak di bawah 4 atau 5 bulan, gunakan termometer rektal agar mendapatkan hasil yang akurat. Anak mengalami demam jika suhu rektal di atas 38 derajat Celcius.

Mulut:

Untuk anak yang berusia di atas 4 atau 5 bulan, Anda dapat menggunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut. Anak mengalami demam jika angka menunjukkan hasil di atas 38 derajat Celcius.

Telinga:

Jika anak berusia 6 bulan atau lebih, Anda dapat menggunakan termometer arteri telinga atau temporal, tetapi ini mungkin tidak akurat. Namun, dalam banyak situasi, ini adalah cara yang masuk akal untuk mendapatkan perkiraan yang cukup baik. Jika ingin mendapatkan pembacaan yang akurat, ambillah suhu rektal.

Ketiak:

Jika Anda mengecek suhu anak di ketiak, hasil di atas 38 derajat Celcius biasanya menunjukkan demam.

2. Pertolongan Pertama pada Demam <38,8 Derajat Celcius

Anda tidak perlu mengobati demam pada anak kecuali anak merasa tidak nyaman atau memiliki riwayat kejang demam. Namun, pastikan anak mendapat banyak cairan dan istirahat.

3. Pertolongan Pertama pada Demam 38,8-40,5 Derajat Celcius

Anda dapat memberikan penurun panas untuk bayi atau anak, serta ikuti instruksi dosis pada kemasan. Tanyakan dokter anak Anda sebelum memberikan obat penurun demam ke anak untuk pertama kalinya.

Mandikan anak dengan air hangat untuk membantu menurunkan suhu. Jangan gunakan air dingin, mandi es, atau alkohol.

Jangan berikan aspirin pada anak di bawah 18 tahun karena berisiko terjadi sindrom Reye, penyakit otak yang berbahaya. Hubungi dokter untuk membicarakan tindakan lanjutan.

4. Tindak Lanjut

Jika masih mengalami demam, sebaiknya anak tidak kembali sekolah maupun mengikuti kegiatan di daycare, sampai sembuh, setidaknya selama 24 jam. Hubungi dokter jika demam berlangsung selama lebih dari dua hari atau suhu semakin tinggi.

Tips Menenangkan Bayi yang Sedang Demam

Saat bayi mengalami demam, pastikan pakaiannya nyaman. Jangan lupa untuk memberinya minum secara teratur. Sebab, dehidrasi bisa menjadi serius pada bayi yang demam. Berikut ini langkah yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan bayi ketika demam.

  • Basuh dengan air hangat
  • Pasang kipas angin
  • Lepas pakaian yang membuatnya gerah
  • Berikan lebih banyak minum

Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, periksa lagi suhu bayi. Jika masih menyusu, berikanlah susu lebih sering, untuk mencegah dehidrasi. Pastikan kamar bayi nyaman dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-fever-101#treatment
Diakses pada 15 Februari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/children/ss/slideshow-soothe-child-cold-flu
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed