3 Cara Mengobati Penyakit Cacar agar Cepat Kering Tanpa Bekas

Beragam cara jitu mengobati penyakit cacar air pada anak dan dewasa agar tidak membekas
Selama mengobati cacar air, jangan menggaruk bintilnya meski terasa gatal agar tidak membekas

Kemunculan bintil-bintil gatal dan berair khas cacar air pasti sangat mengganggu. Rasa gatalnya bisa sangat hebat yang membuat Anda mungkin tidqak tahan untuk menggaruknya. Stop! Menggaruk bintil cacar air justr berisiko membentuk bekas luka yang akan membekas dan susah hilang. Cairan yang keluar dari bintil juga dapat menyebarkan virus pada orang lain jika terhirup. Maka itu, Anda perlu tahu cara mengobati penyakit cacar air yang tepat agar bintilnya cepat kering dan sembuh. 

[[artikel-terkait]]

Cara mengobati cacar air agar cepat kering dan tidak membekas

Ketika Anda atau anggota keluarga di rumah terinfeksi, sebaiknya kurangi kontak fisik dengan orang-orang sehat di sekitar untuk mencegah penularan virus cacar air.

Sebisa mungkin juga jangan keluar rumah terlebih dahulu, karena angin bisa mempermudah penularannya lewat udara. Jaga jarak dan isolasi diri sendiri sampai gejala-gejala cacar air sudah mereda.

Sementara mengisolasi diri, Anda juga perlu mengetahui cara mengobati penyakit cacar air yang tepat agar bintilnya cepat kering dan tidak membekas. Dengan begitu, hasrat untuk menggaruk kulit yang gatal pun akan jauh lebih berkurang. 

Lalu, bagaimana cara mengobati cacar agar cepat kering?. Berikut ini 3 cara yang dapat Anda lakukan.

1. Mengoleskan losion kalamin

Anda dapat mengoleskan losion calamine pada kulit yang terkena cacar menggunakan tangan bersih atau kapas. Akan tetapi, jangan mengoleskannya pada cacar di sekitar mata.

Berkat kandungan zinc oxide-nya, losion kalamin dapat meredakan gatal dan mengobati bintil cacar agar cepat kering.

2. Kompres dengan oatmeal

Sama halnya dengan losion kalamin. Mengoleskan bubur gandum alias havermut (oatmeal) pada kulit yang gatal juga termasuk cara yang ampuh untuk mengobati bintil penyakit cacar.

Namun, biji gandum yang digunakan bukan sembarang gandum. Agar bintil cacar air cepat kering dan tidak membekas, cara mengobati gatalnya adalah dengan menggunakan gandum koloid.

Penelitian dalam Journal of Drugs in Dermatology tahun 2010 menunjukkan kandungan avenanthramides serta fenol dan antioksidan lainnya dalam oatmeal koloid mampu meredakan gatal dengan menghambat produksi senyawa penyebab peradangan pada kulit.

Jika bintil menyebar cukup luas di seluruh badan, Anda bisa menyiasatinya dengan berendam dalam bubur oatmeal. 

Berikut cara meramu bubur gandum sebagai larutan mandi demi mengobati gatal-gatal akibat penyakit cacar air:

  • Takar gandum yang masih mentah hingga memenuhi 1 cangkir belimbing. Sebagai cara mengobati cacar air pada bayi, Anda cukup menakar sebanyak 1/3 cangkir belimbing.
  • Blender gandum sampai teksturnya benar-benar halus seperti susu bubuk. Jangan gunakan oatmeal dengan bentuk yang masih utuh untuk berendam.
  • Tuang bubuk gandum halus tersebut ke dalam bak mandi yang berisi air hangat. Aduk beberapa kali dengan tangan sampai merata.
  • Rendam seluruh badan di dalam larutan oatmeal hangat tersebut selama 15-20 menit. Anda juga bisa menggosok pasta oatmealnya langsung pada kulit dengan lembut. Perhatikan agar bintil jangan sampai pecah saat mandi.
  • Setelah itu, tepuk-tepuk kulit Anda dengan handuk lembut sampai kering. Jaga agar bintil tidak pecah.

Anda bisa mandi dengan ramuan oatmeal ini untuk 1-2 kali dalam sehari hingga rasa gatalnya mereda.

3. Mandi dengan baking soda

Ini merupakan cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mengobati cacar agar cepat kering. Anda bisa menambahkan satu cangkir baking soda ke dalam bak mandi yang berisi air hangat. Berendamlah selama 15-20 menit. Selain mengurangi gatal, baking soda membantu agar bintil cacar air cepat kering dan tidak membekas.

[[artikel-terkait]]

Jika cacar yang tak kunjung mengering atau bahkan semakin parah, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Selanjutnya, dokter tentu akan memberikan penanganan yang tepat.

Pengobatan cacar dan gejalanya

Cacar disebabkan oleh virus varicella zoster. Virus cacar bisa disebarkan melalui udara, dari aktivitas bernapas, bersin atau batuk, serta berbicara dengan orang yang terinfeksi. Selain itu, penyakit ini juga bisa ditularkan melalui kontak secara langsung dengan cairan dari cacar, atau air liur, serta dengan menyentuh benda atau pakaian orang yang terinfeksi.

Setelah terkena virus, biasanya cacar akan muncul 2-3 minggu kemudian. Cacar dapat menimbulkan gejala berupa demam, sakit kepala, kelelahan, hilang nafsu makan, badan terasa sakit, dan muncul bintik-bintik merah di wajah maupun tubuh.

Bintik-bintik itu kemudian menjadi lepuhan yang berisi cairan bening. Cacar biasanya berlangsung selama 10 hari. Cacar juga dapat menimbulkan komplikasi yang serius, seperti halnya pneumonia, pembengkakan otak, dan infeksi bakteri pada kulit. Bahkan ibu hamil yang terkena cacar bisa mengalami cacat lahir.

Sebagai cara mengobati cacar air, dokter biasanya akan meresepkan obat antivirus seperti acyclovir, valacyclovir, atau famciclovir. Dokter juga mungkin meresepkan obat penurun demam dan pereda nyeri untuk mengatasi gejala penyerta lainnya. 

Sementara untuk mengobati gatal cacar air agar cepat kering dan tidak membekas, dokter dapat merekomendasikan antihistamin diphenhydramine yang bekerja dengan cara menekan peradangan.

Pentingnya vaksin untuk mencegah cacar

Mendapatkan vaksin cacar merupakan cara terbaik dalam mencegah infeksi virus tersebut. Vaksin cacar sangatlah aman, dan efektif dalam mencegah penyakit cacar. Selain itu, cara lain sebagai pencegahan adalah dengan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-chickenpox#mittens
Diakses pada 10 Juni 2019

Healthlink BC. https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/hw208307
Diakses pada 10 Juni 2019

CDC. https://www.cdc.gov/chickenpox/about/prevention-treatment.html
Diakses pada 10 Juni 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279622/
Diakses pada 10 Juni 2019

Artikel Terkait