6 Cara Menghilangkan Bisul di Wajah yang Aman dan Mudah

(0)
22 May 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bisul di wajah dapat diatasi dengan berbagai perawatanBisul di wajah merupakan infeksi kulit akibat bakteri
Bisul di wajah tentu terasa menyakitkan, dan mengganggu penampilan. Saat mengalami bisul di wajah, Anda mungkin akan merasa kurang percaya diri apalagi, bila akhirnya menjadi pusat perhatian. Bisul di wajah adalah infeksi kulit yang pada umumnya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Bakteri masuk ke folikel rambut atau kelenjar minyak di wajah, hingga menyebabkan munculnya bisul. Lantas, bagaimana menghilangkan bisul di wajah?

Tanda munculnya bisul di wajah

Tanda dari bisul di wajah, yaitu kulit wajah yang terinfeksi menjadi merah, kemudian munculnya benjolan merah di area itu. Benjolan merah pada kulit tersebut juga keras dan menyakitkan.Akan tetapi, setelah 4-7 hari, benjolan menjadi lunak, lebih besar, lebih menyakitkan, dan mulai memutih karena terbentuk kantong nanah di bagian atas bisul. Tak heran, jika berbagai cara pun dilakukan untuk mengatasi bisul tersebut.Selain di wajah, bisul juga dapat muncul di leher, bahu, bokong, dan ketiak. Ada beberapa kondisi yang membuat Anda rentan mengalami bisul tumbuh, seperti kebersihan atau asupan nutrisi yang buruk, kontak langsung dengan penderita, diabetes, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan paparan bahan kimia yang keras.

Cara menghilangkan bisul di wajah

Bisul di wajah yang Anda miliki, tentu sangatlah mengganggu. Anda pun pasti ingin segera menghilangkan bisul tersebut. Akan tetapi, jangan mencoba untuk memencet atau memecahkan bisul dengan jarum panas karena berisiko membuat infeksi semakin parah.Lalu, bagaimana cara menghilangkan bisul di wajah?

1. Kompres dengan air hangat

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengompresnya dengan air hangat. Mengompres bisul dengan air hangat merupakan langkah yang aman dan mudah dilakukan.Caranya, rendamlah kain ke dalam air hangat, lalu peras hingga cukup lembap. Setelah itu, letakkan kain pada bisul di wajah Anda selama 10 hingga 15 menit.Kompres air hangat dapat mengurangi rasa sakit bisul di wajah, dan meningkatkan tekanan di pori-pori yang terinfeksi sehingga perlahan-lahan menarik nanah ke permukaan kulit.Setelah kompres dilakukan secara teratur 3-4 kali sehari, biasanya bisul akan pecah sendiri dalam 10 hari. Setelah bisul pecah, bersihkan area bisul yang pecah dengan kain kasa dan sabun anti-bakteri.

2. Menggunakan bahan alami

Cara menghilangkan bisul di wajah berikutnya adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk mengobatinya adalah bawang merah. Bawang mentah dapat dipotong dalam irisan tebal, lalu dibungkus kain kasa dan diletakan di atas bisul selama 1 jam, sebanyak 1-2 kali sehari.Langkah tersebut dapat mempercepat pecahnya bisul di wajah.

3. Membersihkan bisul di wajah dengan sabun antibakteri

Jika bisul di wajah pecah dan mulai mengering, cucilah dengan sabun antibakteri sampai semua nanah hilang. Lalu, oleskan salep antibiotik topikal dan tutup dengan kain kasa steril atau perban. Lakukanlah 2-3 kali sehari, hingga luka bisul sembuh.Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda sebelum dan sesudah menyentuh bisul, agar kebersihan terjaga dan menghindari penyebaran infeksi. Selain itu, Anda juga tidak boleh menggosok luka bisul karena gosokan tersebut akan membuat luka sulit sembuh.

4. Jangan memencet bisul

Ketika ada bisul di wajah, Anda mungkin ingin memencetnya agar segera mengempes dan hilang. Namun, memencet bisul justru malah akan membuat kondisinya semakin memburuk. Bisul tersebut bisa mengalami iritasi bahkan meradang hingga menimbulkan jaringan parut yang sulit dihilangkan.

5. Mengoleskan salep bisul

Cara menghilangkan bisul di wajah lainnya, yakni dengan mengoleskan salep antibiotik untuk mengatasi bisul yang dijual bebas. Obat ini dapat mempercepat bisul agar mengering, dan memberi efek menyejukkan pada bisul Anda yang meradang.Selain itu, salep bisul juga dapat membantu menjaga infeksi bakteri agar tidak menyebar. Oleskanlah salep pada bisul sesuai petunjuk pemakaian. Bila kondisi bisul semakin memburuk, sebaiknya hentikan pemakaian karena mungkin saja kulit Anda sensitif terhadapnya.

6. Memeriksakan bisul ke dokter

Jika ada kekhawatiran tentang infeksi yang serius, periksakan bisul di wajah Anda ke dokter. Bisul yang disertai dengan demam, kemerahan yang meningkat di kulit, dan bisul yang semakin berkembang, memerlukan perhatian medis.Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda mengonsumsi obat antibiotik tablet, apabila infeksinya semakin parah. Anda dapat mencegah munculnya bisul di wajah dengan cara menjaga kebersihan kulit wajah dengan benar dan teratur.Bila perlu, konsultasikanlah dengan dokter mengenai perawatan kulit wajah yang cocok untuk Anda, agar bisul di wajah tak datang kembali.
kesehatan kulitkulit dan kecantikanpenyakit kulitbisul
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/boils
Diakses pada 7 Mei 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319939.php
Diakses pada 7 Mei 2019
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/boils/article.htm#what_can_people_do_to_prevent_boils_abscesses
Diakses pada 7 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait