Bawang merah menjadi salah satu bahan alami untuk mengatasi bisul di wajah
Bisul di wajah merupakan infeksi kulit akibat bakteri.

Bisul di wajah tentu terasa menyakitkan, dan mengganggu penampilan. Saat memiliki bisul di wajah, Anda mungkin akan merasa kurang percaya diri apalagi, bila akhirnya menjadi pusat perhatian. Lalu, apa itu bisul di wajah?

Bisul di wajah adalah infeksi kulit yang pada umumnya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Bakteri ini merambat ke folikel rambut atau kelenjar minyak di wajah, hingga menyebabkan munculnya bisul.

[[artikel-terkait]]

Tanda munculnya bisul di wajah

Tanda dari bisul di wajah yaitu kulit wajah yang terinfeksi menjadi merah, kemudian muncul benjolan yang berkembang. Benjolan tersebut keras, merah, dan menyakitkan.

Akan tetapi, setelah 4-7 hari, benjolan menjadi lunak, lebih besar, lebih menyakitkan, dan mulai memutih, karena terbentuk kantong nanah di bagian atas bisul.

Selain di wajah, bisul juga dapat muncul di leher, bahu, bokong, dan ketiak. Ada beberapa kondisi yang membuat Anda rentan terkena bisul, seperti kebersihan atau nutrisi yang buruk, diabetes, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan paparan bahan kimia yang keras.

Langkah untuk mengatasi bisul di wajah

Bisul di wajah yang Anda miliki, tentu sangatlah mengganggu. Anda pun pasti ingin segera menghilangkan bisul tersebut. Akan tetapi, jangan mencoba untuk memencetnya atau menusuknya dengan jarum panas karena berisiko membuat infeksi semakin parah.

Lalu, seperti apa langkah penanganan bisul di wajah yang tepat?

1. Kompres dengan air hangat

Mengompres bisul di wajah dengan air hangat merupakan langkah yang aman dan mudah. Caranya, rendamlah kain ke dalam air hangat, lalu peras hingga cukup lembap. Setelah itu, letakkan kain pada bisul di wajah Anda selama 10 hingga 15 menit.

Kompres air hangat dapat mengurangi rasa sakit bisul di wajah, dan meningkatkan tekanan di pori-pori yang terinfeksi, sehingga perlahan-lahan menarik nanah ke permukaan kulit.

Setelah kompres dilakukan secara teratur 3-4 kali sehari, biasanya bisul akan pecah sendiri dalam 10 hari.

2. Menggunakan bahan alami

Bahan alami dapat digunakan untuk menangani bisul di wajah, misalnya bawang merah. Bawang mentah dapat dipotong dalam irisan tebal, lalu dibungkus kain kasa dan diletakan di atas bisul selama 1 jam, sebanyak 1-2 kali sehari.

Hal tersebut dapat mempercepat pecahnya bisul di wajah.

3. Membersihkan dengan sabun antibakteri

Jika bisul pecah dan mulai mengering, cucilah dengan sabun antibakteri sampai semua nanah hilang. Lalu, oleskan salep antibiotik topikal dan tutup dengan kain kasa steril atau perban. Lakukanlah 2-3 kali sehari, hingga luka bisul sembuh.

Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda, sebelum dan sesudah menyentuh bisul, agar kebersihan terjaga dan menghindari penyebaran infeksi. Selain itu, Anda juga tidak boleh menggosok luka bisul, karena gosokan tersebut akan membuat luka sulit sembuh.

4. Memeriksakan bisul ke dokter

Jika ada kekhawatiran tentang infeksi yang serius, periksakan bisul di wajah Anda ke dokter. Bisul yang disertai dengan demam, kemerahan yang meningkat di kulit, dan bisul yang semakin berkembang, memerlukan perhatian medis.

Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik tablet dan salep, jika infeksinya parah. Anda dapat mencegah terjadinya kembali bisul di wajah dengan cara menjaga kebersihan kulit wajah dengan benar dan teratur.

Bila perlu, konsultasikanlah dengan dokter mengenai perawatan kulit wajah yang cocok untuk Anda, agar bisul di wajah tak datang kembali.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/boils
Diakses pada 7 Mei 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319939.php
Diakses pada 7 Mei 2019

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/boils/article.htm#what_can_people_do_to_prevent_boils_abscesses
Diakses pada 7 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed