Anak Terkena Radang Amandel? Tenang, Inilah Cara Mengobati Amandel pada Anak

Ada berbagai cara mengobati amandel yang bisa dilakukan
Radang amandel dapat ditangani dengan berbagai cara

Tahukah Anda jika radang amandel pada anak seringkali disebabkan oleh kebiasaan jajan sembarangan? Kebersihan dari makanan dan minuman yang tidak terjaga mengandung virus ataupun bakteri yang memicu terjadinya radang amandel. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa cara mengobati amandel anak yang dapat dilakukan, mulai dari perawatan di rumah hingga tindakan medis.

Cara mengobati amandel

Ketika anak terkena radang amandel, mereka akan merasakan berbagai gejala-gejala yang membuat dirinya tidak nyaman, seperti amandel bengkak kemerahan, sakit tenggorokan, sulit menelan, demam, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, suara serak, bau mulut, sakit perut, mengeluarkan banyak air liur, tidak nafsu makan, dan rewel.

Kondisi tentu harus segera diobati karena jika dibiarkan radang amandel akan semakin memburuk. Berikut adalah beberapa cara mengobati radang amandel anak:

1. Perawatan di rumah

Tindakan perawatan di rumah bisa membuat anak lebih nyaman dan mendorongnya untuk segera pulih. Radang amandel pada anak biasanya akan membaik dalam 7-10 hari. Langkah-langkah perawatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi radang amandel anak, antara lain:

  • Anjurkan untuk banyak beristirahat

Banyak beristirahat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak sehingga mampu melawan bakteri penyebab radang amandel.

  • Beri air minum yang banyak

Banyak minum air putih sangat dibutuhkan untuk menjaga kelembapan tenggorokan dan mencegah anak mengalami dehidrasi.

  • Menyiapkan makanan dan minuman yang menenangkan

Sup, teh bebas kafein, dan air hangat yang dicampur madu mampu menenangkan tenggorokan anak yang sakit akibat radang amandel.

  • Anjurkan untuk berkumur dengan air garam

Anda dapat menganjurkan si Kecil untuk berkumur menggunakan air garam. Campurkan 1 sdt garam ke dalam secangkir air hangat, lalu mintalah ia untuk berkumur dan membuangnya jika sudah. Berkumur air garam dapat membantu meredakan sakit tenggorokan karena radang amandel.

  • Menempatkan pelembap udara di rumah

Adanya pelembap udara di rumah dapat membantu melembapkan udara kering yang dapat memperburuk radang amandel anak. Selain itu, sebisa mungkin buat rumah Anda terbebas dari asap rokok dan polusi debu.

  • Memberi permen pelega tenggorokan

Jika anak Anda telah berusia di atas 4 tahun, maka Anda bisa memberinya permen pelega tenggorokan. Permen tersebut bisa melegakan sakit akibat radang amandel yang anak Anda derita.

2. Menggunakan obat

Penggunaan obat dilakukan jika radang amandel anak dirasa begitu menyakitkan dan disertai dengan demam. Anda bisa berkonsultasi pada dokter mengenai pemberian ibuprofen atau acetaminophen untuk meredakan sakit radang amandel dan demam yang dirasakan anak.

Sementara, jika radang amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Anak harus menghabiskan antibiotik sesuai petunjuk dokter karena jika tidak sesuai, maka dapat menyebabkan infeksi memburuk atau menyebar ke bagian tubuh lain.

3. Operasi amandel

Operasi amandel pada anak dilakukan jika radang amandel sering terjadi berulang kali, namun tidak kunjung sembuh meski telah diobati dengan antibiotik, serta telah terjadi komplikasi, seperti gangguan tidur, sulit bernapas, dan terdapat nanah di sekitar amandel.

Dalam prosedur operasi amandel, dokter akan mengangkat amandel dari mulut anak. Pemulihan pasca operasi amandel biasanya membutuhkan waktu sekitar 7-14 hari. Namun, Anda harus mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan operasi amandel untuk anak, salah satunya dengan meminta saran dokter.

Mencegah radang amandel dengan mengatur kebiasaan jajan anak

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kebiasaan jajan sembarangan bisa memicu terjadinya radang amandel dan bahkan penyakit-penyakit lain. Oleh karena itu, orangtua perlu memerhatikan apa yang dikonsumsi oleh anak dan mengatur kebiasaan jajan mereka dengan cara-cara berikut.

  • Memberi contoh

Anak adalah peniru yang hebat. Sebagai orangtua, Anda harus memberi contoh yang baik pada anak, termasuk soal jajan. Akan lebih baik ketika jajan bersama dengan anak, pilihlah camilan sehat, seperti yogurt, biskuit gandum, ataupun camilan yang di dalamnya terdapat sayur atau buah. Jika hal ini selalu Anda terapkan, maka anak Anda akan menirunya.

  • Bekali anak

Dalam melindungi anak dari jajan sembarangan, terutama di sekolah, Anda bisa membuatkan bekal untuk anak. Namun, jangan membuat bekal makan yang akan membuat anak bosan sehingga mereka enggan untuk memakannya. Sebaiknya, buatkan kreasi bekal yang menarik namun tetap sehat. Anda bisa membuat bento, roti gulung, atau pancake buah yang dibentuk mirip wajah karakter kartun favorit si Kecil.

  • Berikan pengertian tentang jajan sembarangan

Anda harus memberikan pengertian secara pelan-pelan kepada anak mengenai bahaya jajan sembarangan. Beri tahu mereka kalau jajan sembarangan bisa mendatangkan berbagai penyakit karena kebersihannya belum terjamin, apalagi jika anak Anda jajan di tempat yang kotor.

Berikan juga pengertian bahwa makanan sehat baik untuk dikonsumsi karena bagus untuk kesehatan, menjaga berat badan, dan menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit, termasuk radang amandel.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tonsillitis/symptoms-causes/syc-20378479
Diakses pada Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tonsillitis/diagnosis-treatment/drc-20378483
Diakses pada Juli 2019

Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/healthy-eating/healthy-food-for-kids.htm
Diakses pada Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed