Cara Menghilangkan Rasa Takut Bagi Orang yang Suka Menghindar Saat Interaksi Sosial

Individu dengan gangguan kepribadian menghindar, cenderung membatasi diri dari pergaulan
Gangguan kepribadian menghindar, membuat penderitanya menarik diri dari interaksi sosial.

Menjaga kepercayaan diri saat berinteraksi dengan orang lain mungkin mudah bagi sebagian orang. Namun beberapa dari Anda, bisa jadi merasa terlalu malu dan takut untuk berbaur. Jangan khawatir, ada beberapa cara mengatasi rasa takut yang Anda rasakan saat interaksi sosial.

Kecenderungan untuk menghindari interaksi dan aktivitas sosial, mengarah gangguan kepribadian menghindar atau avoidant personality disorder. Kondisi mental ini merupakan salah satu jenis dari gangguan kepribadian kategori C.

Gangguan kepribadian menghindar ini, membuat penderitanya merasa bahwa ia tidak disukai orang-orang di sekitarnya. Penderita memiliki rasa malu, tidak percaya diri, serta rasa sensitif yang berlebihan, sehingga akan menghindari interaksi sosial, baik dalam kegiatan baru ataupun dalam mencari teman baru.

[[artikel-terkait]]

Untuk langkah awal, atasi rasa takut dengan cara ini

Untuk mengatasi rasa takut yang Anda miliki saat ingin melakukan interaksi sosial, cobalah langkah-langkah berikut ini.

  • Mulailah mengamati diri Anda
    Mulai perhatikan momen-momen yang Anda hindari. Kemudian catat dan buatlah daftar berisi hal-hal yang Anda hindari tersebut. Ini menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi yang menjadi masalah bagi Anda.
  • Pelajari pola dan daftar tersebut
    Dari daftar yang telah Anda buat, cobalah untuk mengidentifikasi tren atau pola dari situasi sosial yang Anda hindari. Beberapa situasi sosial yang dimaksud bisa hadir dalam berbagai bentuk, misalnya seperti risiko dalam memutuskan sesuatu, penolakan oleh pasangan, kritikan dari atasan Anda, dan lain sebagainya.
  • Pahami bahwa kebiasaan menghindar, dapat dikurangi
    Hindari pemikiran bahwa kecenderungan Anda untuk menghindar, tidak bisa dihilangkan. Yakinlah bahwa kondisi ini bisa dipulihkan. Pelan-pelan, mulailah belajar untuk menghadapi hal-hal yang memang harus Anda lewati.

Mencari bantuan profesional

Jika cara di atas kurang berhasil, maka Anda sangat disarankan untuk segera mencari bantuan profesional dari ahli kesehatan mental. Psikiater mungkin akan melakukan beberapa tindakan untuk membantu Anda, seperti:

  • Terapi
    Ada beberapa terapi yang akan disarankan. Misalnya terapi psikodinamik, terapi kognitif, terapi bicara, dan terapi kelompok. Terapi ini akan membutuhkan komitmen jangka panjang dari pasien. Namun, terapi ini mampu untuk membantu Anda lepas dari kondisi avoidant personality disorder.
  • Pemberian obat 
    Walau belum terdapat obat spesifik untuk gangguan kepribadian menghindar, dokter mungkin akan meresepkan obat antidepresan dan anticemas. Tujuan dari pemberian obat-obatan tersebut adalah untuk meredakan gejala yang dialami penderita kondisi mental ini.

Belum bisa dipastikan penyebab dari gangguan kepribadian menghindar. Namun para ahli percaya, faktor lingkungan dan genetik menjadi pemicunya. Beberapa karakteristik penderita gangguan kepribadian menghindar yang bisa dikenali yakni

  • Suka menyendiri dan mengisolasi diri
  • Menghindari aktivitas kerja, sosial, atau sekolah yang umum dilakukan orang lain, seperti kuliah dan bekerja
  • Memiliki kepercayaan diri yang rendah
  • Mengalami ketakutan akan ditolak dan dikritik
  • Takut untuk menjalin hubungan dekat dan berkenalan dengan orang baru

Kebiasaan untuk menghindari interaksi sosial, bisa dipulihkan. Cobalah langkah-langkah awal di atas untuk mengatasinya. Apabila belum berhasil, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dan meminta bantuan dari psikiater.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed