Panu menyebabkan perubahan warna kulit yang mengganggu estetika.
Panu disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia pada permukaan kulit secara berlebih

Memiliki penyakit kulit seperti panu dapat menurunkan kepercayaan diri banyak orang. Beruntung, berbagai cara menghilangkan panu dapat dilakukan untuk mengembalikan kesehatan kulit seperti semula.

Tergantung tingkat keparahannya, panu dapat dihilangkan dengan perawatan sederhana di rumah, maupun dengan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Berikut ini cara menghilangkan panu yang tepat dan efektif untuk Anda.

[[artikel-terkait]]

Cara Menghilangkan Panu dengan Perawatan di Rumah

obat kemasan

Panu disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia. Jamur ini biasa ditemukan pada permukaan kulit. Pada kondisi normal, jamur tersebut justru memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, seperti melindungi tubuh dari infeksi dan kuman-kuman penyebab penyakit.

Namun, jamur ini tumbuh berlebihan sehingga menyebabkan perubahan warna pada kulit. Kondisi ini tidak menular, tetapi perubahan warna kulit yang terjadi dapat mengganggu estetika. Jika panu yang dialami tidak terlalu parah, Anda dapat menghilangkannya dengan cara berikut ini.

1. Obat Oles

Menggunakan krim ataupun salep anti jamur yang mengandung miconazole, clotrimazole, atau terbinafine dinilai efektif untuk menghilangkan panu.  

2. Shampo Antiketombe

Alternatif cara menghilangkan panu lain adalah dengan menggunakan shampo antiketombe yang mengandung asam salisitat, zinc pyrithione, atau selenium sulfide.

Cara ini memang tidak lebih efektif dari obat antijamur, dan berisiko mengiritasi kulit. Namun dibandingkan obat antijamur, harga shampo antiketombe relatif lebih terjangkau.

Anda dapat menggunakan shampo tersebut layaknya losion dan mengoleskannya di lokasi munculnya panu. Setelah dioleskan, diamkan shampo selama 5 menit lalu bilas. Lakukan langkah ini secara rutin selama 2 minggu.

Apabila Anda menggunakan shampo dengan kandungan selenium sulfide, diamkan shampo selama 10 menit setelah dioleskan, lalu bilas hingga bersih. Melakukan langkah ini secara teratur selama 1 minggu, terbukti efektif untuk menghilangkan panu.

Cara Menghilangkan Panu dengan Perawatan Dokter

krim penghilang panu

Apabila panu tidak kunjung hilang meski telah mencoba mengatasinya di rumah, Anda dapat mengonsultasikannya ke dokter. Dokter dapat meresepkan beberapa jenis obat, tergantung dari kondisi Anda.

Dokter akan melihat lokasi, jumlah, serta ketebalan dari panu tersebut. Berikut ini beberapa cara menghilangkan panu yang dapat dilakukan oleh dokter.

1. Obat Oles

Perawatan dengan obat oles merupakan langkah paling umum untuk mengobati panu. Anda dapat menggunakan shampo, krim, sabun, maupun losion antijamur. Dokter dapat meresepkan obat yang memiliki bahan aktif ketoconazole sebanyak 1 kali sehari, selama 11 hingga 22 hari.

2. Pembersih Kulit

Panu merupakan penyakit kulit yang sering kambuh, terutama bagi Anda yang tinggal di daerah dengan cuaca yang panas dan lembap. Dokter dapat menyarankan Anda untuk menggunakan pembersih kulit dalam bentuk sabun khusus satu atau dua kali sebulan, terutama saat cuaca hangat dan lembab untuk mencegah dan menghilangkan panu.

3. Obat Antijamur

Apabila panu yang dialami muncul dalam jumlah besar, dokter dapat meresepkan obat antijamur, untuk dikonsumsi selama jangka waktu tertentu. Dokter biasa meresepkan ketoconazole serta fluconazole untuk membantu mengatasi panu.

Setelah mengetahui berbagai cara menghilangkan panu, Anda dapat mulai melakukannya agar kondisi tersebut dapat segera teratasi. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan rutin merawat kesehatan kulit, agar panu tidak kembali muncul.

American Acamdey of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/color-problems/tinea-versicolor#treatment
Diakses pada 1 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/tinea-versicolor
Diakses pada 1 April 2019

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/treatment-of-tinea-versicolor-1069275
Diakses pada 1 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed