Punya Kebiasaan Ngorok? Lakukan 9 Cara Menghilangkan Ngorok Ini

Ada berbagai cara menghilangkan ngorok yang dapat dilakukan agar tidak mengganggu orang lain
Cara menghilangkan ngorok perlu dilakukan agar tidak mengganggu orang lain ketika tidur

Masalah ngorok atau mendengkur dialami oleh banyak orang. Kondisi ini dapat terjadi pada Anda, pasangan, orangtua, ataupun teman.

Tak hanya mengganggu tidur, ngorok juga kerap dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan tertentu yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Oleh sebab itu, terdapat cara menghilangkan ngorok yang dapat Anda coba.

Penyebab ngorok

Kebiasaan ngorok seringkali tidak disadari, namun dapat mengganggu orang-orang di sekitar Anda saat tidur. Ngorok terjadi ketika udara mengalir melalui tenggorokan saat Anda bernapas dalam tidur.

Kondisi ini membuat jaringan-jaringan yang rileks dalam tenggorokan menjadi bergetar sehingga menyebabkan suara ngorok. Ngorok bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti:

  • Sleep apnea (saluran udara tersumbat)
  • Kegemukan
  • Masalah pada struktur mulut, hidung, atau tenggorokan
  • Kurang tidur
  • Tidur telentang
  • Minum alkohol pada waktu yang dekat dengan jam tidur

Ngorok bisa mengganggu tidur Anda atau orang yang tidur bersama Anda. Jika sudah mengganggu, kebiasaan ngorok ini tidak boleh diabaikan. Sebab, ini juga dapat menjadi tanda dari kondisi kesehatan yang serius.

Ada kisah-kisah pendengkur yang cukup terkenal, yaitu Kare Walkert dari Swedia yang tercatat dalam Guinness World Record 2000 sebagai pendengkur paling keras di dunia. Tingkat dengkurannya mencapai 93 desibel atau setara dengan suara mesin pemotong rumput.

Pada tahun 2009, British Newspaper mengabarkan seorang wanita berusia 60 tahun, Jenny Chapman, memiliki suara dengkuran yang sangat keras hingga mencapai 111,6 desibel. Suara dengkurannya bahkan lebih keras dari suara mesin cuci, kereta, dan pesawat jet yang terbang rendah. Sang suami sangat mengeluhkan dengkuran istrinya tersebut, hingga harus berpisah kamar sebanyak 5 malam dalam satu minggu.

Jika Anda memiliki kebiasaan ngorok, lebih baik kondisi ini segera diatasi sebelum semakin mengganggu dan parah. Lantas, bagaimana cara menghilangkan ngorok yang dapat dilakukan?

Cara menghilangkan ngorok

Terdapat berbagai kiat-kiat yang bisa Anda lakukan dalam menghilangkan ngorok. Namun, dibutuhkan kesabaran dan keteraturan dalam mencobanya. Beberapa cara menghilangkan ngorok, di antaranya:

  • Menurunkan berat badan

Jika ngorok yang Anda alami disebabkan oleh kelebihan berat badan, maka cobalah untuk menurunkan berat badan. Ini akan membantu mengurangi jumlah lemak di sekitar leher yang menekan tenggorokan sehingga menyebabkan ngorok. Dalam menurunkan berat badan, Anda bisa mengurangi asupan kalori, mengonsumsi makanan sehat, dan berolahraga agar ngorok segera hilang.

  • Tidur dengan posisi miring

Tidur telentang dapat membuat lidah bergerak ke belakang tenggorokan sehingga menghalangi aliran udara yang menyebabkan suara ngorok. Oleh sebab itu, tidurlah dengan posisi menyamping agar udara dapat mengalir dengan mudah dan ngorok pun hilang. Selain itu, usahakan untuk tidur dengan waktu yang cukup.

  • Meninggikan posisi kepala

Meninggikan posisi kepala saat tidur dapat membantu mengurangi ngorok dengan menjaga saluran udara tetap terbuka.

  • Menghindari alkohol

Alkohol dapat mengendurkan otot-otot di tenggorokan dan mengganggu pernapasan sehingga menyebabkan ngorok. Hindari mengonsumsi alkohol minimal 4-5 jam sebelum tidur. Sebab, mengonsumsi alkohol dekat jam tidur bisa membuat ngorok memburuk. Selain itu, hindari pula obat penenang dan pil tidur karena memiliki efek yang sama.

  • Tetap terhidrasi

Cairan di hidung dan langit-langit mulut bisa menjadi lengket ketika dehidrasi. Kondisi ini bisa menyebabkan Anda lebih sering ngorok. Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum cukup air agar kebiasaan ngorok Anda hilang.

  • Berhenti merokok

Peluang Anda untuk ngorok sangatlah tinggi jika Anda merokok. Merokok dapat mengiritasi selaput di hidung dan tenggorokan yang bisa menyumbat saluran udara dan menyebabkan ngorok. Meski mungkin sulit dilakukan, berhenti merokok bisa menghilangkan kebiasaan ngorok yang Anda miliki.

  • Membersihkan bantal dan kamar

Ada berbagai jenis alergen yang ada di kamar, terutama di bantal. Tungau, debu, dan bulu-bulu hewan peliharaan yang terkumpul di bantal dapat menimbulkan reaksi alergi yang menyebabkan ngorok. Oleh karen itu, bersihkan kamar dan bantal secara rutin, lalu gantilah bantal setiap 6 bulan sekali. Selain itu, sebaiknya jauhkan hewan peliharaan dari kamar tidur.

  • Mengobati alergi

Alergi dapat mengurangi aliran udara melalui hidung sehingga membuat Anda bernapas melalui mulut. Hal ini bisa meningkatkan kemungkinan Anda untuk ngorok. Oleh sebab itu, gunakan obat alergi untuk mengatasi alergi dan menghilangkan kemungkinan ngorok.

  • Mengatasi saluran hidung tersumbat

Hidung yang tersumbat bisa menyebabkan ngorok. Jika saluran hidung Anda tersumbat, gunakan nasal dekongestan (obat hidung tersumbat), nasal strip (plester hidung yang melegakan penyumbatan), atau dilator hidung (alat yang dapat membantu pernapasan hidung) yang dapat membantu Anda bernapas lebih mudah saat tidur. Ini merupakan cara yang efektif dalam mengurangi dan menghilangkan ngorok.

Jika ngorok yang dialami terbilang parah, sebaiknya periksakan diri Anda pada dokter untuk mengetahui penyebabnya. Selain itu, dokter juga akan menentukan perawatan medis yang tepat untuk Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/snoring-remedies#coping
Diakses pada 01 Oktober 2019

Web MD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/features/easy-snoring-remedies#1
Diakses pada 01 Oktober 2019

Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/sleep/snoring-tips-to-help-you-and-your-partner-sleep-better.htm
Diakses pada 01 Oktober 2019

Daily Mail. https://www.dailymail.co.uk/news/article-1220595/Meet-grandmother-snores-111-decibels--louder-JET-plane.html
Diakses pada 01 Oktober 2019

Guinness World Records. https://www.guinnessworldrecords.com/world-records/67591-loudest-snoring/
Diakses pada 01 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed