Cara menghilangkan kutu kucing perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan kucing peliharaan dan keluarga Anda
Cara menghilangkan kutu kucing tidak hanya untuk kenyamanan kucing peliharaan, tetapi juga untuk keluarga Anda

Kutu tidak hanya dapat ditemukan di tempat tidur, tetapi juga dapat menjangkiti manusia dan hewan. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, maka Anda perlu mewaspadai kutu yang dapat hidup di hewan peliharaan.

Selain anjing, kucing juga merupakan hewan peliharaan yang dapat dihinggapi oleh kutu jenis Ctenocephalides felis. Saat terinfeksi kutu kucing, cara menghilangkan kutu kucing harus segera dilakukan untuk menghindari kutu kucing berpindah ke manusia.

Sebelum mengetahui cara menghilangkan kutu kucing…

Tahukah Anda bahwa kutu kucing dapat berpindah ke manusia? Saat kutu kucing dibersihkan dari kucing peliharaan, kutu kucing kehilangan sumber makanannya dan dapat berpindah ke manusia.

Kutu kucing yang berpindah ke manusia umumnya dapat menggigit bagian paha bawah dan meninggalkan bintik-bintik merah pada area yang digigit. Manusia yang tergigit dapat merasakan sensasi gatal yang mengganggu kenyamanan.

Beberapa orang juga bisa mengalami reaksi alergi ketika digigit oleh kutu kucing, seperti mengalami rasa gatal berlebih dan infeksi lainnya. Beberapa penyakit yang bisa muncul karena gigitan kutu kucing adalah:

  • Infeksi bakteri, infeksi bakteri bisa muncul karena daerah gigitan kutu kucing yang tidak dibersihkan sebelumnya.
  • Murine typhus, infeksi bakteri karena kotoran atau gigitan kutu kucing yang menimbulkan nyeri di badan, sakit kepala, demam, dan bercak-bercak pada bagian tubuh
  • Bartonellosis, walaupun biasanya menular karena cakaran kucing, infeksi bakteri yang disebab oleh gigitan kutu dan menyebabkan munculnya bisul atau benjolan yang berisi cairan bisa saja terjadi
  • Infeksi cacing pita, kutu kucing yang terinfeksi cacing pita dapat menularkannya ke manusia ketika kutu kucing tidak sengaja tertelan

Bagaimana cara menghilangkan kutu kucing?

Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih cara menghilangkan kutu kucing di bawah ini, seperti biaya yang harus dikeluarkan, keefektifan, keamanan, dan efek samping yang dapat ditimbulkan.

Cara menghilangkan kutu kucing sangat penting untuk dilakukan sebagai pencegahan terhadap infeksi penularan bakteri ataupun gigitan kutu kucing pada manusia. Berikut adalah beberapa cara menghilangkan kutu kucing yang dapat dilakukan.

  • Salep kutu kucing

Salep kutu kucing biasanya berupa cairan yang mengandung senyawa imidakloprid, fluralaner, fipronil, atau selamectin. Salep kutu kucing bisa dioleskan pada bagian belakang kucing sebulan sekali. Namun, selalu ikuti petunjuk di label atau instruksi dokter hewan mengenai cara penggunaannya.

Salep kutu kucing bisa menjadi cara menghilangkan kutu kucing yang efektif, tetapi sebaiknya biarkan salep mengering terlebih dahulu sebelum menyentuh kucing dan hindari juga memandikan kucing terlalu sering.

Kalung kutu kucing bisa menjadi cara menghilangkan kutu kucing
  • Kalung kutu kucing 

Kalung kutu kucing memiliki senyawa untuk menghilangkan kutu kucing, seperti flumethrin dan imidakloprid. Kalung kutu kucing merupakan pilihan cara menghilangkan kutu kucing yang praktis.

Namun, kalung kutu kucing biasanya hanya efektif untuk menghilangkan kutu kucing di daerah leher saja dan memiliki efek samping berupa kehilangan rambut dan iritasi kulit.

Sekarang ini sudah ada jenis kalung kutu kucing baru yang lebih lembut untuk rambut kucing. Kandungan senyawa dalam kalung ini bekerja dengan perlahan-lahan menyebar di tubuh kucing dan tidak hanya efektif untuk bagian leher saja.

  • Bubuk kutu kucing

Bubuk kutu kucing merupakan pilihan cara menghilangkan kutu kucing yang harus digunakan dengan cara menaburkannya ke seluruh tubuh kucing. Tentu saja hal ini membuat sekitar rumah berantakan dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan apabila terhirup atau tertelan.

Obat kutu kucing bisa dalam bentuk pil, tablet, atau cairan
  • Obat kutu kucing 

Obat kutu kucing dapat ditemukan dapat bentuk cairan, pil, atau tablet dan dikonsumsi oleh kucing peliharaan. Cara menghilangkan kutu kucing yang satu ini bekerja dengan membunuh kutu kucing saat kutu menggigit kucing peliharaan. Obat kutu kucing berefek dalam waktu 30 menit.

Kandungan dalam obat kutu kucing bisa berupa nitenpyram ataupun spinosad. Selain itu, obat kutu kucing juga tidak meninggalkan sisa-sisa bahan kimia pada kucing.

  • Semprotan atau shampo kutu kucing

Semprotan atau shampo kutu kucing hanya bisa membunuh kutu kucing saat digunakan, tetapi tidak dapat membunuh kutu kucing yang berada di sekitar kucing dan kembali menjangkiti kucing.

Senyawa dalam semprotan atau shampo kucing biasanya mengandung fipronil yang bisa digunakan pada anak kucing yang tidak bisa diberikan salep kutu kucing. Namun, suara dari semprotan dapat membuat kucing terganggu atau cemas.

Suntikan kutu kucing dapat mencegah pertumbuhan kutu kucing
  • Suntikan kutu kucing 

Suntikan kutu kucing lebih efektif sebagai pencegah kutu kucing dan biasanya digunakan bersama dengan salep kutu kucing serta diberikan setiap enam bulan. Suntikan ini dapat mencegah perkembangan telur dan larva kutu kucing, tetapi tidak dapat membunuh kutu kucing yang sudah dewasa.

Umumnya, produk yang digunakan sebagai cara menghilangkan kutu kucing mengandung adulticide yang berfungsi untuk membunuh kutu dewasa sebelum kutu tersebut bertelur atau insect growth regulator (IGR) yang dapat membunuh telur kutu dan mencegah kutu yang belum dewasa dari bertumbuh dan bereproduksi.

Catatan dari SehatQ

Penting untuk menjaga kebersihan kucing peliharaan Anda agar kutunya tidak berpindah ke manusia sehingga menyebabkan penyakit.

Apabila Anda memiliki kesulitan dalam cara menghilangkan kutu kucing, Anda bisa berkonsultasi atau membawa kucing peliharaan ke dokter hewan.

Jika kucing peliharaan sudah bebas dari kutu kucing, cegah kemunculan atau kambuhnya infeksi kutu kucing dengan membersihkan dan membasmi kutu kucing yang tersebar di rumah dan lingkungan sekitar.

Department of Health Services Environmental Health Vector Management Program. http://publichealth.lacounty.gov/vet/docs/mtyphus.pdf
Diakses pada 15 Oktober 2019

NORD. https://rarediseases.org/rare-diseases/bartonellosis/
Diakses pada 15 Oktober 2019

Orkin. https://www.orkin.com/other/fleas/cat-fleas-on-humans
Diakses pada 15 Oktober 2019

Orkin. https://www.orkin.com/other/fleas/cat-fleas
Diakses pada 15 Oktober 2019

PetMD. https://www.petmd.com/cat/best-flea-treatment-cats
Diakses pada 15 Oktober 2019

Purina. https://www.purina.co.uk/cats/health-and-nutrition/symptoms-to-watch-out-for/cat-fleas-and-ticks
Diakses pada 15 Oktober 2019

WebMD. https://pets.webmd.com/cats/guide/flea-prevention#1
Diakses pada 15 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed