Ketombe vs Kulit Kepala Kering: Perbedaan dan Cara Menghilangkannya

Menggunakan pelembab ke kulit kepala dapat mengurangi serpihan kulit kepala kering
Cara membedakan antara kulit kepala kering dan ketombe adalah bentuk serpihannya.

Meski tampak serupa, ketombe dan kulit kepala kering memiliki perbedaan yang signifikan. Jika Anda mengalami kulit kepala kering, kulit akan teriritasi dan mengelupas. Sedangkan pada ketombe, sel-sel kulit akan menumpuk dan mengelupas.

Kenali kondisi kulit kepala Anda agar bisa mendapatkan perawatan yang efektif untuk mengusir ketombe dan kulit kepala kering. Simak lebih lanjut artikel berikut untuk mengetahui berbagai penyebab dan gejala dari ketombe dan kulit kering.

Penyebab Kulit Kepala Kering vs. Penyebab Ketombe

Kulit kepala kering disebabkan oleh dehidrasi, tubuh kekurangan kelembapan, atau kurang cairan. Sama seperti kulit tangan atau kaki, kulit kepala juga bisa kering. Penyebab kulit kepala kering dipicu oleh faktor-faktor berikut:

  • Udara dingin dan kering
  • Dermatitis kontak atau reaksi alergi terhadap produk perawatan rambut, seperti hairspray, shampo, dan gel styling
  • Usia lanjut

Sementara itu, penyebab utama ketombe adalah dermatitis seboroik atau perubahan kulit menjadi berminyak, ruam, dan bersisik. Sisik putih atau kuning mengelupas inilah yang menimbulkan ketombe. Ketombe sering kali dipicu jamur yang disebut malassezia.

Salah satu cara untuk membedakan antara kulit kepala kering dan ketombe adalah melihat bentuknya. Serpihan ketombe berukuran lebih besar dan terlihat berminyak.

Gejala Ketombe vs. Kulit Kepala Kering

Berikut ini adalah perbandingan gejala utama dari ketombe dan kulit kepala kering:

Karakteristik

Ketombe

Kulit Kepala Kering

Berminyak, serpihan besar berwarna kuning atau putih

Ya

 

Serpihan lebih kecil dan kering

 

Ya

Kulit kepala gatal

Ya

Ya

Kulit kepala berminyak, merah, bersisik

Ya

 

Kulit kering di bagian lain dari tubuh Anda

 

Ya

Cara Menghilangkan Ketombe dan Kulit Kering

Kulit kepala kering dapat diobati dengan menerapkan pelembap berformula ringan ke kulit kepala sebelum tidur malam. Serpihan akan langsung hilang begitu Anda keramas keesokan harinya.

Sedangkan, untuk ketombe, cuci rambut Anda setiap hari dengan shampo yang lembut agar mengurangi minyak pada kulit kepala. Di pasaran juga sudah banyak shampo antiketombe yang dapat dicoba.

Jenis-jenis shampo anti ketombe yang bisa Anda beli sebagai cara menghilangkan ketombe, antara lain:

  • Shampo Anti Ketombe dengan Bahan Dasar Tar

Tar dapat memperlambat kematian sel-sel kulit yang akan mengelupas dan menjadi ketombe. Namun, jika Anda memiliki warna rambut yang terang, shampo ini dapat memudarkan warna rambut.

  • Shampo Anti Ketombe dengan Kandungan Pyrithione Zinc

Kandungan pyrithione zinc dalam shampo berfungsi untuk membunuh bakteri dan jamur. Tipe shampo anti ketombe ini dapat mengurangi jamur pada kulit kepala yang memicu ketombe.

  • Shampo Anti Ketombe dengan Kandungan Selenium Sulfida

Serupa dengan shampo yang berbahan dasar tar, shampo anti ketombe dengan kandungan selenium sulfida juga dapat memperlambat kematian sel-sel kulit serta mengurangi malassezia atau jamur yang hidup di kulit kepala.

  • Shampo Anti Ketombe dengan Kandungan Asam Salisilat

Kandungan asam salisilat dapat menghilangkan sisik-sisik pada kulit kepala, namun shampo ini kadang dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan membuat pengelupasan kulit menjadi lebih banyak. Jika Anda memilih shampo ini sebagai cara menghilangkan ketombe, disarankan untuk memakai kondisioner yang dapat berfungsi untuk mengatasi kering di kulit kepala.

  • Shampo Anti Ketombe dengan Kandungan Ketoconazole

Kandungan ketoconazole berfungsi sebagai antijamur dan shampo dengan bahan ini dapat Anda jadikan alternatif cara menghilangkan ketombe saat shampo-shampo lain tidak membuahkan hasil.

Patut diingat, sebelum mencoba shampo ketombe merek apa pun, baca dahulu instruksi pada kemasan dan ikuti secara seksama. Jika Anda tidak yakin dengan shampo apa yang harus digunakan, minta saran atau berkonsultasi dengan dokter.

Tips Mencegah Ketombe dan Kulit Kepala Kering

Ketombe mungkin lebih sulit untuk disembuhkan. Kebanyakan orang harus mengetahui gejala dan menghindari pemicu ketombe agar lebih mudah merawat rambut.

Biasanya, ketombe berupa serpihan-serpihan berwarna putih yang sudah hilang, bisa datang atau kambuh lagi. Untuk itu, mengobati ketombe dengan shampo khusus dapat menjaga kesehatan kulit kepala dan mencegah gatal atau kulit kepala kering.

Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah ketombe dan kulit kepala kering:

  1. Pada rambut berketombe, cuci rambut Anda secara teratur dengan shampo anti ketombe. Pastikan rambut dibilas dengan bersih setelah keramas.
  2. Hindari memakai produk perawatan rambut yang mengandung bahan kimia keras. Seperti pemutih dan alkohol. Bahan-bahan kimia tersebut dapat membuat kulit kepala kering. Juga hindari produk rambut berbasis minyak, karena bisa menumpuk di kulit kepala dan menjadi ketombe.
  3. Luangkan waktu selama 3-5 menit di bawah sinar matahari pagi yang hangat. Menurut beberapa penelitian, paparan sinar ultraviolet dapat membantu mengendalikan ketombe. Hindari terlalu lama di bawah sinar matahari karena dapat membuat rambut kering dan merah.
  4. Hindari stres dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan dan Anda suka. Entah itu melakukan hobi, meditasi, yoga, atau relaksasi lainnya.

Semoga dengan menerapkan beberapa tips di atas, baik ketombe maupun kulit kepala kering bisa segera teratasi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/dandruff-vs-dry-scalp
Diakses pada November 2018

RD. https://www.rd.com/health/beauty/dandruff-natural-treatment/
Diakses pada November 2018

      

Artikel Terkait

Banner Telemed