Cara Menghilangkan Keloid dengan Bawang Putih dan Bahan Alami Lainnya

Cara menghilangkan keloid dengan bawang putih dapat Anda lakukan di rumah, ketika sedang santai.
Walau terdapat cara menghilangkan keloid dengan bawang putih, Anda dianjurkan untuk tetap ke dokter, agar mendapatkan solusi lebih pasti.

Memiliki keloid di bagian tubuh, tentu saja bisa menurunkan rasa kepercayaan diri seseorang. Namun tenang saja. Sebab, ada cara menghilangkan keloid dengan bawang putih, dan bahan alami lainnya, yang sudah didukung dengan penelitian.

Keloid sendiri adalah jenis bekas luka yang terangkat. Bahkan, ukuran keloid bisa lebih besar, dibandingkan dengan bekas luka yang sudah sembuh itu. Selain bekas luka, keloid juga bisa muncul, setelah Anda ditindik atau ditato.

Biasanya, keloid muncul di permukaan kulit bahu, punggung bagian atas, serta dada. Namun, keloid bisa muncul di bagian kulit mana saja.

Bagi Anda yang memiliki keloid, jangan khawatir, dan pahami cara menghilangkan keloid dengan bawang putih serta bahan alami lainnya ini.

Cara menghilangkan keloid dengan bawang putih

Tergantung dari ukuran dan bentuknya, sebagian orang ingin menghilangkannya dari tubuh. Ada cara menghilangkan keloid dengan bawang putih, yang bisa dilakukan di rumah.

Berikut ini adalah cara menghilangkan keloid dengan bawang putih, secara bertahap:

  • Ambil dua atau tiga bawang putih segar, dan haluskan
  • Oleskan remahan bawang putih di bagian keloid, dan biarkan selama 15 menit
  • Bersihkan keloid dari bawang putih, kemudian basuhlah dengan air serta oleskan pelembap
  • Jika ada rasa perih yang dirasakan pada kulit, setelah mengoleskan bawang putih, segera hentikan metode ini, dan konsultasikan dengan dokter.

Dalam sebuah laporan dermatologis pada tahun 2011, bawang putih disebut dapat bekerja layaknya aspirin. Sayuran yang sering dijadikan bumbu penyedap makanan ini mampu memblokir beberapa enzim, untuk masuk ke dalam area yang berkontribusi terhadap penumpukan jaringan serta pigmen.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan bawang putih bisa membantu Anda mengurangi bekas luka, seperti keloid.

Beragam cara alami untuk menghilangkan keloid

Selain bawang putih, penelitian menunjukkan, ada beragam cara alami untuk menghilangkan keloid, yang bisa dilakukan di rumah saat sedang santai.

  • Madu

Madu juga mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Jika digunakan secara rutin, madu bahkan bisa melembapkan kulit dan memperbaiki kerusakan jaringan.

Madu dapat bertindak sebagai pelembap alami untuk meredakan iritasi kulit, yang berkaitan dengan keloid. Bahkan, madu dipercaya bisa mengurangi dan “memperbaiki” bentuk keloid, walau hanya sedikit.

Sebuah penelitian menunjukkan, madu dapat memberikan efek antiproliferatif positif, yang menghambat pertumbuhan serat keloid. Terutama madu tualang, yang ternyata sangat efektif untuk mengurangi gejala keloid, dan menghilangkannya sedikit demi sedikit.

Madu tualang memiliki berbagai senyawa yang mudah menguap dan dapat menghambat proliferasi sel kulit di jaringan parut. Proliferasi merupakan proses perkembangbiakan sel.

Walau begitu, jangan terlalu bergantung pada madu. Sebab, tidak ada jaminan bahwa keloid bisa hilang selamanya dari kulit, setelah diobati dengan madu.

Bagi Anda yang ingin mencobanya, oleskan saja madu tualang ke bagian kulit yang mengalami keloid.

  • Bawang merah

Kalau tadi ada si bawang putih, kini ada bawang merah. Ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa ekstrak bawang merah, bisa menghentikan fibroblast (sel yang menghasilkan jaringan parut), agar tidak masuk ke dalam kulit.

Untuk mencoba khasiatnya, potong bawang merah kecil-kecil, peras air bawang merah dengan kain bersih, kemudian oleskan cairan itu ke area keloid. Setelah itu, bilas dan ulangi proses ini sebanyak 3-4 kali dalam sehari, sampai mendapatkan hasil yang diinginkan.

Mencegah keloid di masa yang akan datang

Lebih baik mencegah, daripada mengobati. Agar keloid tak datang lagi, sebaiknya Anda pantang menjalani hal-hal berikut ini.

  • Operasi plastik

Terkadang, operasi plastik memang dibutuhkan, untuk memperbaiki bagian tubuh tertentu. Namun, operasi plastik juga sering dilakukan, untuk “mempercantik” diri. Hal inilah yang bisa menimbulkan keloid.

  • Ditato atau ditindik terlalu banyak

Tato dan tindikan pada tubuh, sangat mungkin untuk jadi penyebab munculnya keloid. Jika memang tidak dibutuhkan, ada baiknya Anda tidak melakukan tindik atau membuat tato, kalau tidak ingin adanya keloid.

  • Mencungkil kulit dan memencet jerawat

Jika ada bagian kulit yang tidak diinginkan, Anda mungkin ingin mencungkilnya. Tindakan ini ternyata mampu “mengundang” kedatangan keloid. Begitu pula dengan memencet jerawat. Ada baiknya, tidak melakukan kedua hal ini, agar keloid tidak muncul.

Catatan dari SehatQ

Keberadaan keloid memang sangat mengganggu, apalagi jika muncul di bagian yang bisa terlihat oleh orang lain. Namun, sebelum melakukan beberapa cara alami di atas, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit, untuk mengetahui kemungkinan alergi pada kulit.

Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/keloids/

Diakses pada 22 November 2019

 

Harvard. https://www.health.harvard.edu/a_to_z/keloids-a-to-z

Diakses pada 22 November 2019

 

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-keloids#treatments

Diakses pada 22 November 2019

 

E Medihealth. https://www.emedihealth.com/remove-keloids.html

Diakses pada 22 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed