Cara Menghilangkan Karang Gigi yang Sudah Mengeras Ini Dianjurkan Dokter

Cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras harus dilakukan oleh dokter gigi
Karang gigi yang sudah mengeras perlu dihilangkan dengan bantuan dari dokter gigi

Seberapa sering Anda mengecek karang gigi ke dokter gigi? Karang gigi memiliki tanda yang mudah dikenali, karena berwarna kuning kecokelatan dan tampak mengeras pada permukaan gigi yang tampak hingga di bawah gusi.

Karang gigi disebabkan oleh penumpukan plak yang kemudian mengeras. Plak muncul akibat adanya sisa-sisa karbohidrat dan gula yang menumpuk di sela-sela gigi, yang kemudian menjadi sarang berkembangnya bakteri. 

Bila terus dibiarkan, plak akan membentuk karang gigi dan bisa berujung pada munculnya bau mulut, gigi yang lebih sensitif, gigi berlubang, radang gusi, hingga gigi yang tanggal. Karena itu, cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras perlu dilakukan secepat mungkin, yaitu dengan scaling gigi.

Scaling gigi, satu-satunya cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras

Karang gigi tak hanya mengganggu penampilan, namun juga kesehatan mulut. Tapi jangan khawatir, scaling gigi bisa menjadi cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras.

Scaling gigi adalah cara menghilangkan karang gigi yang paling umum, khususnya untuk menangani karang gigi yang banyak serta membandel. Anda hanya dapat melakukan scaling dengan bantuan dokter gigi agar prosesnya aman dan tidak berisiko.

Proses scaling umumnya tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan, sehingga dokter tidak memberikan bius local pada pasien selama melakukan cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras ini.

Selama proses scaling gigi, Anda bisa diminta beberapa kali berkumur. Jangan kaget apabila air yang keluar dari mulut Anda disertai dengan sedikit darah dan serpihan-serpihan seperti karat ketika Anda buang.

Selanjut scaling selesai, dokter akan melakukan root planning. Prosedur ini bertujuan membersihkan akar gigi agar gusi bisa kembali menempel dengan sempurna pada akar gigi.

Di samping itu, dokter bisa saja membubuhkan obat tertentu ke dalam gusi seperti iodine apabila perdarahan yang terjadi cukup banyak. Pemberian obat tersebut akan membantu supaya pemulihan bisa berjalan dengan lebih cepat sekaligus mencegah infeksi pascaprosedur scaling.

Saat ini, dokter gigi sudah menggunakan alat berjenis ultrasonic scaler yang bisa mempermudah pembersihan karang gigi.

Adakah cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras lainnya?

Cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras sejatinya hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi. Tapi Anda dapat menerapkan beberapa tips di bawah ini untuk mengurangi risiko menumpuknya plak gigi yang menjadi asal mula karang gigi:

  • Jaga kesehatan gigi dan mulut

Ini adalah cara yang paling sederhana untuk mencegah munculnya karang gigi. Sikatlah gigi Anda minimal dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung flouride. Jangan lupa juga untuk membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss atau benang gigi.

Selain dengan benang gigi dan gosok gigi secara teratur, Anda juga bisa menggunakan obat kumur antiseptik atau mouthwash untuk mengikis plak. Dengan ini, karang gigi Anda tak akan terbentuk.

  • Gunakan baking soda

Baking soda atau soda kue memiliki sifat antibakteri yang dapat mengikis plak tanpa merusak email. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung bahan ini mungkin lebih efektif dalam mengurangi jumlah plak di mulut daripada pasta gigi biasa.

  • Manfaatkan minyak kelapa

Jika Anda punya minyak kelapa di rumah, Anda bisa memanfaatkannya untuk mengurangi plak. Kandungan antioksidan dan asam laurat di dalamnya mampu menghilangkan bakteri jahat dalam mulut.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa pada 60 orang remaja yang mengalami gingivitis, penggunaan minyak kelapa dapat menurunkan plak hingga 50 persen. Luar biasa, bukan?

Cara menggunakan minyak kepala inipun cukup mudah. Masukkan satu sendok makan minyak kelapa hangat ke dalam mulut dan gunakan untuk berkumur selama 5-10 menit.

Setelah selesai berkumur, buanglah minyak kelapa dari dalam mulut. Tapi jangan membuangnya ke wastafel karena bisa menyumbat pipa.

Bila minyak kelapa tak tersedia, Anda bisa menggunakan minyak zaitun, minyak almond, dan minyak wijen (sesame oil) sebagai alternatif.

  • Konsumsi sayur dan buah

Sayur dan buah-buahan mampu menurunkan jumlah plak sekaligus mengontrol pembentukannya. Ini dikarenakan bahan-bahan pangan ini membantu mulut untuk menghasilkan air liur. Air liur sendiri berfungsi membasmi bakteri dalam mulut.

Anda juga bisa meningkatkan produksi air liur dengan mengunyah permen karet. Air liur yang dihasilkan saat makan permen karet dapat menyingkirkan bakteri dari gigi-gigi Anda.

  • Gunakan whitening strip

Whitening strip adalah lembaran plastik yang mengandung hydrogen peroxide atau bahan aktif lainnya. Alat pemutih gigi ini juga dikatakan bisa bermanfaat untuk mengurangi plak gigi.

Menurut penelitian tertentu, orang yang menggunakan whitening strip setiap hari selama tiga bulan dapat mengurangi risiko karang gigi sebanyak 29 persen jika dibandingkan dengan orang yang hanya menyikat gigi secara rutin.

Namun penggunaan whitening strip tetap perlu diperhatikan dengan saksama. Pasalnya, cara pakai yang tidak tepat malah bisa dapat merusak gigi.

  • Periksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin

Pemeriskaan gigi dan mulut sangat penting untuk mencegah sekaligus menangani plak maupun karang gigi.

Anda dianjurkan untuk memeriksakan gigi ke dokter gigi setidaknya tiap enam bulan sekali. Namun bagi Anda yang sudah mengalami masalah gigi dan gusi, disarankan untuk menjalaninya lebih sering karena Anda memiliki risiko plak dan karang gigi yang lebih tinggi.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut tak cukup hanya dengan menggosok gigi. Perlu kontrol kondisi mulut secara rutin agar lebih terjamin.

Apabila karang gigi telah terbentuk, Anda butuh scaling sebagai cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras. Prosedur medis ini hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi, jadi pilihlah klinik gigi yang kualitasnya sudah terjamin.

Healthline. https://www.healthline.com/health/tartar-removal#What-is-tartar?
Diakses pada 5 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/teeth-scaling
Diakses pada 5 Februari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324341.php
Diakses pada 5 Februari 2020

Artikel Terkait

Banner Telemed