Cara Menghilangkan Daging Tumbuh, Lakukan Sendiri atau ke Dokter?

Menghilangkan daging tumbuh tidak boleh sembarangan
Menghilangkan daging tumbuh tak boleh sembarangan.

Daging tumbuh dan kutil jarang yang membahayakan kesehatan meski keberadaannya memang mengganggu penampilan dan kenyamanan. Apabila Anda termasuk salah satu orang yang merasa risih dengan adanya kondisi ini, Anda perlu mengetahui cara menghilangkan daging tumbuh yang tepat.

Karena tidak membahayakan, daging tumbuh sebenarnya tak masalah jika dibiarkan. Namun bila terasa mengganggu, Anda bisa mencoba sederet langkah untuk menghilangkannya sendiri atau dengan bantuan dokter. 

[[artikel-terkait]]

Cara menghilangkan daging tumbuh dengan alami di rumah

Terdapat beberapa bahan alami yang dipercaya dapat memberikan manfaat untuk menghilangkan daging tumbuh. Apa sajakah bahan alami tersebut?

  • Bawang putih. Haluskan satu siung bawang putih, lalu oleskan ke bagian daging yang tumbuh dan bungkus dengan perban semalaman. Ketika Anda bangun pagi, basuhlah bagian tersebut hingga bersih.
  • Vitamin E. Oleskan vitamin E cair secara teratur ke daging tumbuh, lalu pijat perlahan-lahan. Langkah ini dikatakan bisa menghilangkan daging tumbuh dalam beberapa hari.
  • Kulit pisang. Caranya adalah dengan menutup daging tumbuh dengan kulit pisang, bungkus dengan perban, dan biarkan semalaman. Langkah ini sebaiknya dilakukan selama beberapa hari sampai daging tumbuh kering dan lepas dengan sendirinya.
  • Cuka apel. Kandungan asam dalam cuka apel dipercaya dapat mengeringkan kulit di sekitar daging tumbuh, sehingga daging tersebut akan lepas. Caranya dengan mengoleskan cuka apel ke atas daging tumbuh dan bungkus dengan perban. Setelah dibiarkan selama 15-30 menit, buka perban dan basuh kulit hingga bersih.
  • Tea tree oil. Gunakan cotton bud untuk mengoleskan minyak ini ke daging tumbuh, lalu tutup dengan plester semalaman. Lakukan ini selama beberapa hari hingga daging tumbuh kering dan lepas sendiri.

Cara menghilangkan daging tumbuh dengan bantuan dokter

Apabila cara-cara alami di atas tidak efektif untuk menghilangkan daging tumbuh, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Dokter bisa menganjurkan beberapa langkah berikut:

  • LigasiTeknik ini melibatkan penggunaan benang gigi atau dental floss. Dokter akan meminta Anda untuk mengikat bagian erat bagian dasar tangkai daging yang tumbuh dan menempel di permukaan kulit. Lalu ikatan ini akan membiarkan ikatan selama beberapa hari. Ikatan bertujuan untuk mematikan aliran darah ke bagian daging tumbuh, sehingga mati dan copot sendiri.
  • Pembekuan (cryotherapy). Prosedur ini umumnya menggunakan nitorgen cair untuk membekukan daging yang tumbuh, sehingga jaringan kulitnya mati dan lepas.
  • Teknik bakar, misalnya menggunakan laser atau peralatan perawatan kulit lainnya.
  • Operasi kecil untuk memotong daging tumbuh. 

Harap diingat bahwa prosedur pembekuan dan pembakaran memiliki risiko komplikasi. Mulai dari iritasi hingga perubahan warna kulit yang tidak permanen pada area tempat tindakan dilakukan.

Prosedur pemotongan daging tumbuh juga memiliki risiko komplikasi berupa perdarahan, sama seperti prosedur operasi lainnya.

Bagaimana membedakan daging tumbuh dan kutil?

Di samping mencari tahu tentang cara menghilangkan daging tumbuh, ada baiknya Anda juga membekali diri dengan perbedaan daging tumbuh dan kutil. Dengan ini, penanganannya bisa lebih tepat.

Daging tumbuh umumnya muncul di daerah lipatan kulit. Ukurannya kecil dengan bentuk tak beraturan, lunak, permukaannya halus, dan terkadang nampak seperti tergantung di tangkai yang menempel di kulit. Kelebihan daging ini sebenarnya berisi serat-serat kolagen kendur dan pembuluh darah yang terbungkus kulit. 

Tak diketahui pasti apa penyebab daging tumbuh. Tapi kondisi tak menular ini kemungkinan besar terjadi akibat adanya gesekan terus-menerus antaran permukaan kulit. Pasalnya, lokasi kemunculannya kebanyakan di area lipatan kulit, seperti ketiak.

Sementara itu, kutil juga sering dianggap sebagai daging tumbuh. Tapi kutil sebenarnya berbeda karena tumbuhnya tidak menggantung di kulit seperti daging tumbuh, melainkan berupa benjolan.

Permukaan kutil juga umumnya tampak kasar. Selain itu, kutil pun bisa menular karena benjolan ini muncul akibat human papilloma virus atau HPV. 

Pada orang-orang yang mengalami kelainan genetik epidermodysplasia verruciformis, adanya infeksi HPV dapat menyebabkan tumbuhnya kutil-kutil berukuran besar yang menyebar di tangan dan kaki. 

Dengan mengetahui perbedaan daging tumbuh dan kutil, Anda pun bisa lebih waspada dalam mengenalinya. Untuk lebih pasti, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi kulit Anda. Dengan ini, cara menghilangkan daging tumbuh atau kutil yang tepat pun bisa didapatkan. Namun sebaiknya tetap harus dengan pengawasan dokter ya pada proses menghilangkan daging tumbuh sendiri karena risiko infeksi akan tetap ada.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/skin-tags/
Diakses pada 17 Juni 2019

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/warts_common_warts/article.htm#wart_facts
Diakses pada 17 Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-tag-removal#home-remedies
Diakses pada 3 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed