Cara Menghilangkan Daging Tumbuh Secara Alami dan Operasi


Cara menghilangkan daging tumbuh mungkin dibutuhkan oleh beberapa orang yang mengalaminya. Langkah ini bisa dilakukan secara alami atau tindakan medis dari dokter.

(0)
03 Jul 2019|Armita Rahardini
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara menghilangkan daging tumbuh salah satunya bisa dengan operasiDaging tumbuh umumnya muncul di daerah lipatan kulit
Cara menghilangkan daging tumbuh mungkin dilakukan apabila keberadaannya cukup mengganggu penampilan. Ya, meski daging tumbuh jarang membahayakan kesehatan, kemunculannya bisa mengganggu penampilan dan kenyamanan. Lantaran tidak membahayakan, daging tumbuh sebenarnya tidak masalah apabila dibiarkan. Namun, apabila Anda termasuk salah satu orang yang merasa risih dengan kemunculan daging tumbuh, maka cara untuk menghilangkan daging tumbuh sebaiknya perlu diketahui.

Cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional di rumah

Jika keberadaan daging tumbuh terasa mengganggu, Anda bisa mencoba sederet langkah untuk menghilangkannya sendiri secara alami atau melalui bantuan dokter. Memang, ada berbagai cara untuk menghilangkan daging tumbuh secara alami yang bisa dilakukan. Namun, perlu diketahui bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk dapat membuktikan keefektifan bahan alami sebagai cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional. Jika Anda ingin mengandalkannya sebagai cara untuk menghilangkan daging tumbuh alami, alangkah baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna mengetahui cocok atau tidaknya untuk dioleskan pada daging tumbuh yang Anda miliki.

1. Bawang putih

Cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional bisa dengan bawang putih
Haluskan 1 bawang putih untuk menghilangkan daging tumbuh
Salah satu cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional adalah dengan bawang putih. Untuk menghilangkan daging tumbuh, Anda bisa menghaluskan 1 siung bawang putih. Kemudian, oleskan halusan bawang putih ke area kulit yang terdapat daging tumbuh. Selanjutnya, tutup area kulit tersebut menggunakan perban selama semalaman. Keesokan paginya, basuh area kulit dengan air sampai bersih. Lakukan langkah ini secara rutin sampai daging tumbuh kian mengecil. 

2. Vitamin E

Cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional berikutnya adalah dengan vitamin E. Penuaan bisa jadi penyebab daging tumbuh di kulit. Nah, penggunaan vitamin E yang mengandung antioksidan dipercaya dapat melawan tanda-tanda penuaan sehingga kulit bisa sehat kembali. Anda bisa mengoleskan vitamin E cair pada area kulit yang terdapat daging tumbuh. Kemudian, lakukan pijatan lembut pada area tersebut. Jangan lupa untuk melakukan langkah ini selama beberapa hari, ya. 

3. Kulit pisang

Kulit pisang bisa dijadikan sebagai cara menghilangkan daging tumbuh
Gosokkan kulit pisang pada area kulit yang terdapat daging tumbuh
Kulit pisang juga dapat digunakan sebagai cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional. Kulit pisang diyakini dapat membuat daging yang tumbuh jadi kering sehingga bisa lepas dengan sendirinya. Cara menggunakannya adalah dengan menggosok area kulit yang terdapat daging tumbuh secara perlahan. Kemudian, tutup area kulit yang terdapat daging tumbuh dengan perban, diamkan selama semalaman. Langkah ini sebaiknya dilakukan selama beberapa hari sampai daging tumbuh kering dan lepas dengan sendirinya. 

4. Cuka apel

Tahukah Anda kalau cuka apel bisa menjadi cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional? Kandungan asam dalam cuka apel dipercaya dapat membuat kulit di sekitar daging tumbuh menjadi kering. Dengan ini, daging tumbuh bisa lepas dengan sendirinya. Cara menggunakannya, oleskan cuka apel ke permukaan daging tumbuh. Lalu, tutup dengan perban area kulit tersebut. Diamkan selama 15-30 menit, lalu buka perban dan basuh kulit sampai bersih. 

5. Tea tree oil

Cara menghilangkan daging tumbuh bisa pula dengan tea tree oil
Gunakan tea tree oil pada kulit daging yang tumbuh
Anda bisa menggunakan tea tree oil sebagai cara menghilangkan daging tumbuh secara tradisional. Caranya, cukup oleskan tea tree oil menggunakan cotton bud secara perlahan. Lalu, tutup area kulit tersebut menggunakan perban selama semalaman. Lakukan langkah ini selama beberapa hari sampai daging tumbuh mengering dan lepas dengan sendirinya. 

Cara menghilangkan daging tumbuh melalui tindakan medis

Meski ada berbagai cara menghilangkan daging tumbuh secara alami, nyatanya tak sedikit orang yang mungkin lebih memilih jalur instan. Pasalnya, dalam beberapa kasus, cara menghilangkan daging tumbuh di wajah melalui tindakan medis mungkin disarankan dokter dan bisa membuahkan hasil sesuai yang diharapkan dibandingkan cara tradisional. Kendati demikian, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan medis untuk menghilangkan daging tumbuh.Dengan ini, dokter dapat memberikan rekomendasi yang tepat sesuai penyebab dan kondisi daging tumbuh yang Anda alami. Adapun beberapa cara menghilangkan daging tumbuh di wajah yang mungkin direkomendasikan oleh dokter adalah sebagai berikut. 

1. Ligasi

Salah satu cara mengatasi daging tumbuh melalui tindakan medis adalah dengan ligasi. Ligasi adalah prosedur yang melibatkan penggunaan benang gigi atau dental flossUmumnya, dokter akan meminta Anda untuk mengikat erat bagian dasar tangkai daging yang tumbuh dan menempel di permukaan kulit. Lalu, ikatan ini akan dibiarkan selama beberapa hari. Ikatan bertujuan untuk mematikan aliran darah ke bagian daging tumbuh sehingga mati dan lepas dengan sendirinya. 

2. Cryotherapy atau pembekuan

Cara mengatasi daging tumbuh melalui tindakan medis berikutnya adalah dengan cryotherapyCryotherapy adalah tindakan untuk membekukan daging yang tumbuh menggunakan nitrogen cair.Dengan demikian, jaringan kulit daging yang tumbuh bisa mati dan terlepas. 

3. Bedah listrik atau elektrokauterisasi

Bedah listrik atau elektrokauterisasi juga menjadi prosedur cara mengatasi daging tumbuh secara medis. Bedah listrik atau elektrokauterisasi adalah prosedur pembakaran menggunakan arus listrik berfrekuensi tinggi untuk memotong daging yang tumbuh di kulit Anda. 

4. Operasi kecil

Operasi kecil mungkin direkomendasikan oleh dokter sebagai cara mengatasi daging tumbuh dengan cepat. Prosedur ini mungkin diperlukan apabila berbagai cara medis sebelumnya tidak berhasil menghilangkan daging tumbuh. Perlu diketahui bahwa prosedur pembekuan dan pembakaran memiliki risiko komplikasi. Mulai dari iritasi kulit, jaringan parut, bekas luka, hingga perubahan warna kulit yang tidak permanen pada area kulit tempat tindakan dilakukan. Selain itu, prosedur pemotongan daging tumbuh juga memiliki risiko komplikasi berupa perdarahan. Maka dari itu, sangat penting berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan tindakan medis untuk menghilangkan daging tumbuh. Untuk mengatasi bekas luka yang mungkin terjadi setelah prosedur, Anda bisa mengoleskan lidah buaya, minyak kelapa, vitamin E cair, atau madu sebagai cara menghilangkan bekas luka akibat daging tumbuh. 

Perbedaan daging tumbuh dan kutil

Di samping mencari tahu tentang cara untuk menghilangkan daging tumbuh, ada baiknya Anda juga membekali diri dengan perbedaan daging tumbuh dan kutil. Dengan demikian, penanganannya bisa lebih tepat.Daging tumbuh umumnya muncul di daerah lipatan kulit. Ukurannya kecil dengan bentuk tak beraturan, lunak, permukaannya halus, dan terkadang tampak seperti tergantung di tangkai yang menempel di kulit. Kelebihan daging ini sebenarnya berisi serat-serat kolagen kendur dan pembuluh darah yang terbungkus kulit. Tak diketahui pasti apa penyebab daging tumbuh. Namun, kondisi tak menular ini kemungkinan besar terjadi akibat adanya gesekan terus-menerus antara permukaan kulit. Pasalnya, lokasi kemunculannya kebanyakan di area lipatan kulit, seperti ketiak.Sementara itu, kutil juga sering dianggap sebagai daging tumbuh. Akan tetapi, kutil sebenarnya berbeda karena tumbuhnya tidak menggantung di kulit seperti daging tumbuh, melainkan berupa benjolan.Permukaan kutil juga umumnya tampak kasar. Selain itu, kutil pun bisa menular karena benjolan ini disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. Pada orang-orang yang mengalami kelainan genetik epidermodysplasia verruciformis, adanya infeksi HPV dapat menyebabkan tumbuhnya kutil-kutil berukuran besar yang menyebar di tangan dan kaki. 

Catatan dari SehatQ

Dengan mengetahui perbedaan daging tumbuh dan kutil, Anda pun bisa lebih waspada dalam mengenalinya. Untuk lebih pasti, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi kulit yang Anda alami. Walaupun cara menghilangkan daging tumbuh bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Sebaiknya, Anda tetap melakukannya di bawah pengawasan dokter agar risiko efek samping dan komplikasi dapat diminimalisir. Anda pun bisa berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
kutilepidermodysplasia verruciformismasalah kulitskin tag
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/skin-tags/
Diakses pada 17 Juni 2019
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/warts_common_warts/article.htm
Diakses pada 17 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-tag-removal
Diakses pada 3 Juli 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-old-scars#remedies
Diakses pada 19 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait