Efektif, Ini Cara Menghilangkan Milia atau Bintik Putih pada Wajah Bayi

(0)
Salah satu cara untuk menghilangkan bintik putih pada wajah bayi adalah menjaga kulit tetap bersihBintik putih pada wajah bayi biasa disebut dengan milia
Kulit bayi masih sensitif dan lembut. Wajar jika muncul bintik putih pada wajah bayi atau dikenal dengan milia. Tidak ada cara khusus untuk menghilangkan bintik putih tersebut, karena sebenarnya milia dapat hilang dengan sendirinya dalam hitungan minggu atau bulan. Namun, Anda bisa merawat kebersihan kulit bayi agar bintik putih atau milia tidak bertahan lama di kulit.

Penyebab bintik putih pada wajah bayi

Bintik putih yang sering timbul di wajah bayi atau milia adalah benjolan kecil yang kerap disebut jerawat bayi, terbentuk karena protein atau sel kulit mati terperangkap di bawah permukaan kulit. Selain pada wajah seperti di area hidung, pipi hingga kelopak mata, milia juga bisa ditemukan pada kulit kepala dan tubuh bagian atas.Milia bukanlah jerawat bayi. Milia dapat muncul pada bayi baru lahir, sedangkan jerawat bayi atau baby acne biasanya muncul saat usia 2-4 minggu. Selain dari usia munculnya, jerawat bayi juga cenderung memiliki gejala bengkak dan kemerahan. Milia pada bayi adalah kondisi umum yang kerap terjadi pada bayi baru lahir. Meski biasanya dialami oleh bayi baru lahir, namun kondisi ini sebenarnya bisa terjadi pada usia berapapun.

Cara menghilangkan bintik putih pada bayi

Pada kenyataannya tidak ada penanganan khusus untuk menghilangkan bintik putih di wajah bayi. Bintik putih atau milia pada bayi ini akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan minggu sampai bulan seiring berkembanganya fungsi kulit bayi.Namun, Anda bisa mengatasi kondisi milia pada bayi ini dengan merawat kulit bayi dan menjaga kebersihan serta kesehatannya. Berikut sejumlah tips yang bisa dicoba:

1. Menjaga wajah bayi tetap bersih

Bersihkan wajah bayi Anda setiap hari dengan air hangat dan sabun bayi yang lembut. Hindari sabun wajah orang dewasa. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pilihlah sabun bayi yang ringan dan sesuai dengan PH netral kulit (5,5) dengan kandungan parfum dan pewarna yang seminimal mungkin untuk mengindari adanya reaksi iritasi kulit bayi.Hindari sabun yang mengandung antiseptik (fenol, kresol), deodoran (triklosan, heksaklorofen) dan detergen seperti SLES yang berbahaya bila terserap kulit bayi.

2. Keringkan wajah bayi dengan lembut

Keringkan wajah bayi Anda dengan menempelkan handuk bersih yang halus hingga kering. Hindari menggosok wajah bayi karena bisa menyebabkan iritasi. Keringkan wajah bayi dengan gerakan menepuk perlahan.

3. Tidak menekan atau menggaruk bintik yang menonjol

Menekan atau menggaruk bintik putih pada wajah bayi akan membuat kulit iritasi dan meningkatkan risiko infeksi pada kulit. Untuk menghindari bayi menggaruk milia di area wajahnya, gunakan sarung tangan bayi ketika ia sedang terbangun. Namun, jangan terlalu sering menggunakan sarung tangan bayi karena bisa menghambat proses belajar saraf indra pada telapak tangannya. 

4. Hindari penggunaan lotion atau minyak pada wajah bayi

Sebuah riset mengatakan beberapa produk perawatan kulit bayi memiliki fungsi setara dengan air yang bisa menjaga kelembapan dan pH kulit. Hasil lain menunjukkan pelembap kulit pada bayi berguna untuk mencegah perkembangan eksim pada bayi yang memiliki faktor risiko alergi dari orangtuanya. Namun, menurut IDAI, penggunaan produk-produk yang mengandung hahan kimia sebaiknya dihindari pada usia-usia awal kelahiran karena pada dasarnya bayi mudah menyerap bahan yang dioleskan sehingga mudah teriritasi. Oleh karena itu, penggunaan lotion hingga minyak pada wajah bayi sebaiknya dihindari.

Tips dari SehatQ

Tips di atas dapat digunakan saat bintik putih di wajah bayi menghampiri si Kecil. Jaga selalu kebersihan kulit bayi Anda agar terhindar dari penyakit kulit akibat tidak baiknya kebersihan kulit bayi.Pada dasarnya, bintik putih pada wajah bayi akan menghilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Namun, jika jika bintik putih pada wajah bayi tetap ada dan menimbulkan efek yang mengganggu, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
milia
Medlineplus. https://medlineplus.gov/ency/article/001367.htm
Diakses 7 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/milia#causes
Diakses 7 Mei 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/milia/diagnosis-treatment/drc-20375078
Diakses 7 Mei 2019
Cooke A, Bedwell C, Campbell M, McGowan L, Ersser SJ, Lavender T. Skin care for healthy babies at term: A systematic review of the evidence. Midwifery. 2018 Jan 1;56:29-43.Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/milia/symptoms-causes/syc-20375073 Diakses 7 Mei 2019IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memilih-produk-kulit-untuk-si-kecil Diakses 19 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait