3 Cara Paling Ampuh Menghilangkan Bekas Luka yang Korengan

Koreng harus dirawat sejak luka terbentuk agar mudah terkelupas
Luka koreng bisa dihilangkan dengan berbagai cara

Munculnya koreng sebetulnya merupakan bagian alami dari proses penyembuhan luka di kulit. Namun, kehadirannya sangat mengganggu penampilan dan kadang menimbulkan rasa gatal. Koreng jangan digaruk, apalagi dikelupas paksa! Melakukannya justru akan menciptakan bekas luka permanen. Lantas, adakah cara menghilangkan bekas luka koreng dengan lebih cepat?

Tips berikut dapat Anda lakukan agar koreng cepat mengelupas secara alami.

Pentingnya merawat luka sejak terjadi agar koreng cepat sembuh

Koreng merupakan reaksi tubuh untuk melindungi luka dari infeksi. Tubuh mengeluarkan kolagen sebagai proses penyembuhan. Zat ini berfungsi membentuk plak yang melindungi luka ketika dalam proses penyembuhan. 

Penampakan koreng akan sangat bergantung pada cara Anda merawat luka itu sendiri sejak awal. Saat Anda mengalami luka, terutama luka ringan karena sayatan atau goresan, pastikan darah sudah tidak mengalir, kemudian bersihkan dengan air.

Selanjutnya, bersihkan kotoran yang ada di sekitar luka menggunakan lap bersih. Anda juga dapat membersihkan luka menggunakan obat koreng yang mengandung hidrogen peroksida dan povidone-iodine (Betadine). Namun, jangan gunakan obat koreng ini dalam jangka panjang karena justru dapat memperlambat proses penyembuhan luka.

Anda dapat terhindar dari koreng jika rajin membersihkan luka dan mengolesnya dengan pelembap.

Cara menghilangkan bekas luka koreng yang efektif 

Koreng, seperti halnya luka, bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi, waktu yang diperlukan untuk sembuh memang tidak sebentar, apalagi jika luka Anda tergolong parah.

Berikut beberapa cara aman yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat proses pengelupasan koreng secara alami seperti direkomendasikan oleh Akademi Dermatologi Amerika (AAD):

  • Selalu pastikan kebersihan area luka yang menjadi koreng dari kuman dan debu serta kotoran lainnya.
  • Gunakan jeli petroleum untuk menjaga agar luka tidak kering, bertambah besar, atau gatal.
  • Setelah membersihkan luka, oleskan jeli petroleum atau obat koreng lainnya sebelum menutup koreng dengan perban.
  • Ganti perban setiap hari untuk memastikan kebersihan luka tetap terjaga.

Ketika koreng telah sembuh, kadang kala timbul bekas luka di area tersebut. Bekas luka ini dapat berbentuk keloid, luka kontraktur (bekas luka bakar), maupun luka hipertropik. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bekas luka ini:

1. Menggunakan krim, gel, atau salep khusus bekas luka

Cara menghilangkan bekas luka koreng dengan obat topik hanya dapat dilakukan jika luka berupa sayatan atau luka ringan lainnya.

Obat untuk menghilangkan bekas luka ini biasanya berbentuk steroid, atau obat minum yang mengandung antihistamin untuk menghilangkan rasa gatal dan kulit yang terasa sensitif.

Dokter juga bisa meminta Anda memakai perban berisi gel silikon untuk mencegah luka Anda berubah menjadi keloid, luka kontraktur, ataupun luka hipertropik.

2. Dengan operasi

Cara menghilangkan bekas luka dengan operasi biasanya dipilih jika luka Anda cukup dalam sehingga mengganggu jaringan lain. Operasi penghilangan bekas luka yang bisa dipilih adalah cangkok kulit, dermabrasi, atau operasi laser.

Operasi cangkok kulit biasanya dilakukan jika Anda mengalami koreng akibat luka bakar. Sementara, jika Anda justru mengalami bekas luka akibat operasi sebelumnya, Anda dianjurkan menunggu setidaknya satu tahun sebelum melakukan prosedur penghilangan bekas luka ini.

3. Injeksi

Jika bekas koreng Anda berubah menjadi luka keloid atau hipertropik, dokter juga bisa merekomendasikan cara menghilangkan koreng dengan injeksi berisi keloid.

Tipe pengobatan injeksi lainnya adalah suntik kolagen yang digunakan untuk mengatasi luka yang mengakibatkan cekungan.

Apa pun langkah pengobatan koreng maupun bekas luka yang Anda pilih, pastikan Anda mendiskusikannya dengan dokter.

Obat koreng memang banyak beredar di pasaran, tapi tidak semuanya aman untuk kondisi kulit maupun luka tertentu.

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/cuts_scrapes_and_puncture_wounds/article.htm
Diakses pada 13 November 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325836.php
Diakses pada 13 November 2019

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/injured-skin/wound-care-minimize-scars
Diakses pada 13 November 2019

WebMD. https://www.webmd.com/beauty/cosmetic-procedures-scars
Diakses pada 13 November 2019

Artikel Terkait