Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk agar Tak Jadi Noda Hitam di Kulit

Menghilangkan bekas gigitan nyamuk bisa dilakukan dengan cara alami maupun medis
Gigitan nyamuk bisa memicu bentol dan rasa gatal pada sebagian besar orang

Bentol-bentol bekas gigitan nyamuk pasti sering sekali dialami oleh orang Indonesia. Bentol dan rasa gatal biasanya akan hilang sendiri dalam waktu beberapa hari.

Meski begitu, gigitan nyamuk kadang-kadang meninggalkan bekas berupa noda yang lebih gelap dari warna kulit Anda. Sebagian orang ingin segera menghilangkan bekas gigitan nyamuk untuk mencegah timbulnya noda hitam di kulit.

Penyebab timbulnya bekas gigitan nyamuk

Nyamuk yang suka menggigit adalah nyamuk betina, yang perlu menyedot darah sebagai makanannya. Sementara nyamuk jantan tidak punya kemampuan menyedot darah karena tidak bertelur, sehingga tidak membutuhkan protein dari darah. 

Nyamuk betina yang menggigit manusia akan menyedot darah hingga kenyang, kemudian menyuntikkan ludahnya ke dalam kulit manusia.

Protein yang terkandung dalam ludah nyamuk akan memicu reaksi ringan dari sistem imun tubuh. Inilah pemicu gatal dan bentol di kulit yang menjadi lokasi gigitan nyamuk. 

Banyak orang yang nampaknya lebih sering menjadi korban gigitan nyamuk. Pasalnya, aroma tubuh, karbon dioksida yang dihembuskan, serta senyawa kimia dalam keringat manusia kebetulan memang menarik bagi nyamuk.

Faktor seperti aroma kimiawi tubuh yang mungkin tak tercium manusia, menjadi panduan bagi nyamuk betina untuk memilih korbannya.

Jika menjadi korban gigitan nyamuk betina, bekas gigitan yang sering muncul di kulit bisa berupa:

  • Gatal dan bentol yang warnanya sama dengan kulit, atau bentol kemerahan yang langsung muncul beberapa menit setelah tergigit.
  • Bentol kemerahan yang terasa gatal. Bentolan ini muncul sehari setelah digigit nyamuk.
  • Bintik-bintik melepuh dan kemerahan di kulit.
  • Noda gelap bekas gigitan nyamuk, yang nampak seperti bekas luka atau memar di kulit.

Meredakan rasa gatal dan menghilangkan bekas gigitan nyamuk perlu diterapkan secara cepat agar tidak meninggalkan noda hitam di kulit. Cara ini bisa dilakukan dengan obat-obatan dari apotek maupun dengan bahan alami yang ada di rumah. 

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan alami

Menghilangkan bekas gigitan nyamuk bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan alami di bawah ini:

  • Gel aloe vera

Aloe vera atau lidah buaya diyakini bisa mengatasi berbagai masalah kulit. Mulai dari membantu mengobati luka bakar di kulit sampai kulit kering dan gatal-gatal. Mengoleskan gel lidah buaya dapat membantu untuk mendinginkan kulit dan meredakan gatal-gatal bekas gigitan nyamuk.

  • Madu

Madu mengandung senyawa-senyawa yang bisa membantu penyembuhan luka. Mirip lidah buaya, mengoleskan madu di bagian yang digigit nyamuk bisa meredakan gatal-gatal dan mengurangi reaksi timbulnya bentol kemerahan. 

  • Kompres es

Segera tempelkan es batu yang dibungkus saputangan atau handuk kecil di bagian yang tergigit nyamuk. Suhu dingin bisa membantu dalam mengurangi rasa gatal dan mencegah timbulnya bentol bekas gigitan nyamuk.

Sayangnya, cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk tersebut kadang-kadang kurang berhasil bagi mereka yang berkulit sensitif. Noda hitam seperti bekas luka umumnya akan tetap timbul.

Berita baiknya, hiperpigmentasi kulit tersebut tidak permanen dan akan memudar dengan sendirinya.  

Pilihan obat apotek untuk menghilangkan gatal akibat gigitan nyamuk

  • Antihistamin

Mengoleskan salep antihistamin ke area kulit yang digigit nyamuk, bisa meredakan gatal-gatal.

Histamin adalah senyawa kimia tubuh yang dilepaskan sebagai bagian dari respons sistem kekebalan tubuh terhadap gigitan nyamuk. Senyawa ini menyebabkan timbulnya rasa gatal.

Penggunaan obat antihistamin akan mencegah histamin menimbulkan efek gatal dan mengurangi reaksi timbul bentol di kulit. 

  • Hidrokortison

Salep hidrokortison adalah obat oles untuk meredakan gatal-gatal dan radang. Salep ini dijual bebas di apotek, tetapi harus digunakan dengan dosis rendah dan dalam waktu singkat.

Anak-anak, ibu hamil, dan orang yang terkena infeksi kulit disarankan untuk tidak menggunakan salep hidrokortison. 

Cara mencegah gigitan nyamuk dengan mudah

Cara mencegah bekas gigitan nyamuk yang paling efektif tentu saja dengan menghindari gigitannya. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari gigitan nyamuk meliputi:

  • Menghindari aktivitas di luar ruangan di kala nyamuk betina paling aktif mencari makan.
  • Memasang kawat nyamuk di jendela, pintu, dan ventilasi rumah.
  • Menggunakan kelambu saat tidur.
  • Memasang kelambu pada kereta bayi saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Gunakan losion antinyamuk, baik yang berbahan alami maupun yang mengandung DEET. Produk dengan bahan kimia DEET memang lebih ampuh dan efeknya lebih tahan lama dibanding produk berbahan alami. Selalu baca aturan pakai yang tertera di kemasan sebelum menggunakan produk.
  • Bersihkan lingkungan rumah dan sekitarnya dari benda-benda yang bisa menjadi sarang nyamuk, seperti penampung air yang terbuka, tumpukan pakaian, dan sebagainya. 

Menghilangkan bekas gigitan nyamuk sejatinya tidak perlu dilakukan karena bekasnya akan hilang dengan sendirinya. Namun bagi orang yang berkulit sensitif, mungkin butuh waktu lebih lama sampai bekas ini hilang.

Agar tidak memiliki bekas gigitan nyamuk, lakukan langkah-langkah pencegahan serangan nyamuk ke tubuh Anda. Mulai dari membersihkan rumah, memasang kelambu saat tidur, serta menggunakan losion antinyamuk.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mosquito-bites/symptoms-causes/syc-20375310
Diakses pada 23 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323727.php
Diakses pada 23 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed