Cara Menghentikan Perdarahan yang Tepat Saat Terluka


Cara menghentikan pendarahan yang ringan dan berat, ternyata berbeda. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan tahap demi tahapnya agar risiko infeksi dan komplikasi tidak muncul.

0,0
30 Jan 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara menghetikan pendarahan ringan bisa menggunakan perban sterilCara menghentikan pendarahan perlu dilakukan sebelum kondisi bertambah parah
Saat kulit Anda mengalami luka, kemungkinan akan ada darah yang keluar. Kondisi ini harus segera ditangani dengan cara menghentikan pendarahan yang tepat. Sebab jika tidak, risiko terjadinya infeksi atau bahkan pendarahan yang lebih parah, akan meningkat.Pendarahan yang ringan mungkin bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Namun jika volume darah yang keluar cukup banyak, maka langkah pengobatan perlu segera dilakukan.

Cara menghentikan pendarahan pada luka ringan

Untuk menghentikan pendarahan yang terbentuk akibat luka, ada beberapa cara yang perlu Anda perhatikan, seperti:

1. Mencuci tangan

Cuci tangan dengan air dan sabun sebelum menyentuh luka untuk menghindari kontaminasi.

2. Membersihkan luka

Bersihkan luka yang berdarah dengan air hangat dan sabun secara perlahan hingga debu, kotoran, maupun kerikil yang mungkin menempel di luka, benar-benar bersih.Jika ada benda asing berukuran kecil yang sulit hilang hanya dengan dibilas, gunakan penjepit yang sudah dibersihkan atau direndam alkohol untuk mengambilnya.

3. Memberikan tekanan pada luka

Setelah luka bersih dari semua benda asing, tekan luka menggunakan kain bersih atau perban agar perdarahan bisa berhenti.Jika darah mulai merembes, jangan singkirkan perban pertama tapi timpa saja dengan perban yang baru, sehingga lukanya dibalut dua kali.

4. Memposisikan luka hingga berada di atas jantung

Jika memungkinkan, posisikan bagian tubuh yang terluka agar berada di atas jantung. Misalnya, jika yang terluka adalah tangan, maka posisikan tangan ke atas.Hal ini dilakukan untuk memperlambat aliran darah ke area luka, sehingga pendarahan lebih cepat berhenti.

5. Mengoleskan salep

Pada luka ringan, Anda bisa mengoleskan salep luka ataupun petroleum jelly ke area yang terluka. Krim ataupun gel ini akan membantu mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi kemungkinan terbentuknya bekas luka.

6. Jangan selalu tutup luka

Jika luka ringan yang Anda alami kecil kemungkinannya untuk kotor, sebaiknya luka tidak usah ditutup dengan plester ataupun perban.Namun jika luka ada di bagian tubuh yang mudah kotor seperti di jari, maka sebaiknya tutupi dengan plester agar terhindar dari kontaminasi.Baca Juga: Ragam Obat Koreng Baik yang Medis Maupun Alami

Cara menghentikan pendarahan yang parah

Pendarahan yang parah sebenarnya tidak bisa diobati sendiri. Anda tetap harus memanggil petugas medis untuk mendapatkan perawatan yang tepat.Namun sambil menunggu petugas medis datang, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai pertolongan pertama dan membantu mencegah pasien kehilangan lebih banyak darah. Berikut ini langkahnya.

1. Buka pakaian maupun kain yang menutupi luka

Pada pendarahan yang parah, Anda tidak disarankan untuk membersihkannya seperti luka ringan. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuka pakaian yang dapat menutupi akses untuk merawat luka.Jangan mengambil benda apapun yang menancap di tubuh karena bisa membuat pendarahan semakin parah. Tugas utama Anda adalah untuk menghentikan pendarahan sebisa mungkin.Jika ada, gunakan sarung tangan latex saat membantu menghentikan pendarahan.

2. Segera hentikan pendarahan

Balut luka dengan perban, kain kasa, ataupun kain bersih lainnya. Tekan area yang sudah ditutup menggunakan telapak tangan untuk membantu menghentikan aliran darah. Lakukan hingga pendarahan berangsur berkurang.Ulangi proses pembalutan hingga beberapa kali agar tekanan yang ada pada luka semakin besar dan darah semakin cepat berhenti.Jangan lakukan penekanan apabila ada objek yang masih menancap di kulit atau ketika pendarahan terjadi di area mata.Lekatkan balutan tersebut dengan plester atau apapun yang dirasa kuat, dan jika memungkinkan, posisikan area yang terluka di atas jantung agar aliran darah ke area tersebut bisa melambat.

3. Bantu korban untuk terlentang

Darah yang keluar banyak bisa membuat suhu tubuh korban menurun drastis. Oleh karena itu jika memungkinkan, bantu orang tersebut untuk berbaring dalam posisi terlentang di atas karpet atau selimut untuk mencegah suhu tubuh semakin menurun.

4. Jangan lepas perban atau kasa

Apabila darah mulai merembes ke kasa atau kain pembalutnya, jangan dilepas dan tempatkan yang baru di atas pembalut yang lama.

5. Jaga agar area tubuh yang terluka tidak banyak bergerak

Jaga agar area yang terluka tidak banyak bergerak hingga petugas medis tiba. Apabila Anda membawa sendiri orang tersebut ke rumah sakit, usahakan posisinya saat dibawa tidak membuat pendarahan semakin buruk.Baca Juga: Langkah Pertolongan Pertama pada Luka Tusuk

Kapan pendarahan harus diperiksakan ke dokter?

Ada beberapa kondisi yang mebuat luka berdarah yang Anda alami sebaiknya segera di periksakan ke dokter, yaitu:
  • Luka yang terbentuk cukup dalam dan tepinya terbuka lebar
  • Luka terbentuk di wajah
  • Ada kotoran, debu, maupun pecahan barang-barang yang menancap di dalam luka dan sulit keluar
  • Muncul tanda-tanda infeksi pada luka seperti kemerahan, lunak jika disentuh, keluar nanah, dan memicu demam
  • Area di sekitar luka terasa kebas.
  • Muncul gurat kemerahan di sekitar luka
  • Luka yang terbentuk disebabkan oleh gigitan hewan atau manusia.
  • Luka pemicu pendarahan disebabkan oleh tusukan yang dalam dan korban belum mendapatkan suntik tetanus dalam lima tahun terakhir.
Kondisi-kondisi di atas akan meningkatkan risiko pendarahan yang alami menjadi semakin parah, sehingga perlu segera ditangani.Segera panggil ambulans atau bawa korban yang terluka dan berdarah ke unit gawat darurat terdekat apabila:
  • Volume darah yang keluar sangat banyak
  • Anda mencurigai pendarahan internal atau pendarahan dalam
  • Luka terjadi di area perut atau dada
  • Pendarahan tidak kunjung berhenti setelah 10 menit meski telah dilakukan penanganan penghentian pendarahan yang tepat
  • Darah menyembur dari luka
Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang cara menghentikan pendarahan yang tepat di rumah secara lebih rinci, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
pendarahanpenyembuhan lukaperdarahanbekas luka
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-stop-bleeding-finger
Diakses pada 18 Januari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/bleeding-cuts-wounds#1-5
Diakses pada 18 Januari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-severe-bleeding/basics/art-20056661
Diakses pada 18 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait