Cara Menghentikan Darah Haid Berlebihan Berdasarkan Rekomendasi Dokter

Cara menghentikan darah haid dari dokter dapat berupa pemberian pil KB hingga obat penambah hormon.
Berkonsultasilah ke dokter jika darah haid yang keluar melebihi 80 ml per siklus

Haid bisa jadi adalah periode yang sangat melelahkan bagi kaum hawa, terutama bila volume darah haid menjadi berlebihan dan berlangsung lama. Jika kondisi ini terasa mengganggu, cara menghentikan darah haid berlebihan perlu diterapkan.

Normalnya, dalam satu siklus menstruasi, wanita akan kehilangan 30 hingga 80 mililiter darah. Sedangkan pada saat kondisi menstruasi yang berat, darah yang keluar bisa jadi mencapai lebih dari angka tersebut. Dalam istilah kedokteran, kondisi darah haid yang berlebihan ini bisa menjadi gejala kondisi menorrhagia.

Anda disarankan untuk segera menemui dokter apabila perdarahan berlangsung selama lebih dari satu minggu, dan terjadi pada dua kali siklus haid. Konsultasilah dengan dokter untuk menemukan penyebab sekaligus cara menghentikan darah haid yang berlebihan. Jadi, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami menstruasi berlebihan.

Cara menghentikan darah haid berlebihan atas saran dokter

Dokter akan memberikan penanganan untuk menghentikan darah haid. Demikian pula untuk menangani gejala mengganggu yang menyertai, seperti kram atau nyeri haid. Langkah-langkah pengobatan tersebut umumnya meliputi:

  • Pil KB. Alat kontrasepsi ini akan membantu tubuh untuk menyeimbangkan hormon dan mengendalikan darah haid berlebihan yang Anda alami.
  • Obat penambah hormon. Salah satu penyebab terjadinya perdarahan berat saat menstruasi adalah ketidakseimbangan hormon. Untuk pasien yang dinilai kekurangan hormon progesteron, dokter mungkin akan meresepkan obat penambah hormon progresteron untuk menambah kadar hormon ini dalam tubuh Anda. Namun, mungkin ada efek samping dari penggunaan obat-obatan tersebut.
  • Prosedur kuret. Jika obat yang diminum tidak menunjukkan hasil yang efektif, dokter bisa saja menyarankan pasien untuk menjalani kuret. Prosedur ini dilakukan oleh dokter untuk mengikis dan mengeluarkan jaringan pada lapisan pertama pada dinding rahim bagian dalam agar tingkat keparahan perdarahan bisa berkurang.
  • Pada kasus yang ekstrem, histerektomi atau operasi pengangkatan rahim mungkin akan perlu dilakukan. Namun mengingat pasien yang takkan bisa lagi hamil setelah mejalaninya, prosedur ini menjadi pilihan terakhir yang akan diberikan untuk mengatasi masalah tersebut.

Bila ada gejala penyerta yang parah dan mengganggu aktivitas, dokter juga bisa menganjurkan Anda untuk mengonsumsi obat pereda nyeri. Misalnya, ibuprofen dan naproxen sodium.

Lakukan ini di rumah untuk meringankan gejala

Selain pengobatan dari dokter, Anda juga bisa melakukan sederet cara berikut guna meringankan gejala menorrhagia yang Anda alami.

1. Minum banyak air putih

Mengalami haid yang berat akan membuat Anda kehilangan banyak darah. Cobalah menambah konsumsi air putih Anda sebanyak empat hingga enam gelas tiap harinya untuk menjaga agar volume darah di tubuh Anda tetap tercukupi. Selain menyehatkan tubuh, air putih juga dapat membantu meringankan gejala menstruasi yang Anda rasakan.

2. Menambah asupan zat besi

Perdarahan, terlebih dalam jumlah yang banyak, bisa membuat Anda kehilangan zat besi. Zat ini berperan dalam pembentukan hemoglobin yang membantu sel darah merah dalam mengangkut oksigen. Kekurangan zat besi, misalnya karena menstruasi berat, dapat membuat Anda terkena anemia defisiensi besi.

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, konsumsilah makanan yang kaya akan zat besi. Contohnya, bayam, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, daging ayam, tahu, tiram, dan hati. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen zat besi sesuai resep dokter. Jangan sembarangan mengonsumsinya karena dikhawatirkan akan berdampak buruk pada kesehatan Anda.

3. Mengonsumsi vitamin C

Vitamin C memiliki terbukti dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Oleh karena itu, vitamin ini juga Anda perlukan ketika menalami menstruasi yang berat dan lama.

Anda bisa mendapatkan vitamin C dari buah dan sayuran. Mulai dari jeruk, kiwi, anggur,  stroberi, brokoli, serta tomat. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin C yang telah direkomendasikan oleh dokter.

Dengan memastikan ubuh terhidrasi dengan baik dan asupan pendukung pembentukan darah merah tercukupi, Anda  akan terhindar dari komplikasi anemia akibat haid berlebihan. Jangan ragu pula untuk berkonsultasi dengan dokter jika kondisi darah haid yang terlalu banyak terus mengganggu Anda.

Dokter akan membantu Anda untuk menemukan penyebab dan cara menghentikan darah haid berlebihan yang tepat. Semoga bermanfaat!

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/heavy-periods/
Diakses pada 31 Mei 219

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-stop-heavy-periods#seeyour-doctor
Diakses pada 31 Mei 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/why-is-my-period-heavy#see-a-doctor
Diakses pada 31 Mei 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-healthy-iron-rich-foods
Diakses pada 31 Mei 2019

Artikel Terkait