5 Cara Mengatasi Darah Haid yang Keluar Terlalu Banyak dari Sisi Medis


Cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak atau menorrhagia bisa menggunakan pil KB, obat penambah hormon, prosedur kuret, dan histerektomi.

(0)
04 Jun 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyakBerkonsultasilah ke dokter jika darah haid yang keluar melebihi 80 ml per siklus
Haid bisa menjadi momen yang sangat melelahkan bagi kaum hawa setiap bulannya. Terutama bagi wanita yang mengalami mengalami menstruasi berlebihan, alias menorrhagia. Gangguan menstruasi ini menyebabkan perdarahan haid terlalu banyak dan berlangsung lama. Jika sudah sangat mengganggu sampai menyulitkan aktivitas, segera cari cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak. 

Cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak dari dokter

Menorrhagia adalah salah satu jenis gangguan siklus menstruasi yang ditandai dengan perdarahan berlebihan dan berlangsung lama.Siklus menstruasi yang normal umumnya terjadi setiap 21-35 hari sekali dengan durasi perdarahan sekitar 2-7 hari. Normalnya darah haid yang keluar tiap hari saat mens hanya sekitar 30-40 mililiter, atau setara dengan 2 sampai 3 sendok makan (sdm) darah.Namun apabila Anda mengalami menorrhagia, banyak darah yang keluar saat haid bisa lebih dari 80 mililiter (lebih dari 5 sdm). Selain dari jumlah darah, wanita dikatakan mengalami menstruasi berlebihan ketika haid berlangsung lebih lama dari 7 hari.Jika tidak diobati, menoragia kronis dapat menyebabkan anemia dan nyeri haid hebat (dismenore). Anemia akibat menoragia akan menimbulkan gejala seperti kelelahan, lemas, nyeri dada, dan sesak napas.Jika Anda mengalami menstruasi berlebihan disertai gejala anemia dan nyeri haid parah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk memeriksakan penyebab dan menemukan perawatan yang tepat.Dilansir dari laman CDC, umumnya dokter akan menyarankan cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak dengan: 

1. Pil KB

Pil KB akan membantu tubuh untuk menyeimbangkan hormon dan mengendalikan darah haid berlebihan yang Anda alami.Rutin minum pil KB bantu mengurangi perdarahan haid yang berlebhan hingga 60% dengan mencegah ovulasi dan menipiskan endometrium.Kombinasi estrogen dan progesteron dalam pil KB bisa mengatasi menorrhagia yang tidak disebabkan oleh masalah atau penyakit pada rahim.

2. Obat penambah hormon

Salah satu penyebab terjadinya perdarahan berat saat menstruasi adalah ketidakseimbangan hormon. Bagi orang-orang yang mengalami kekurangan hormon progesteron, dokter mungkin akan meresepkan obat-obat penambah hormon progresteron (progestin).Progestin bekerja memperlambat efek hormon estrogen dalam tubuh. Estrogen adalah hormon yang memicu pertumbuhan lapisan rahim untuk nantinya diluruhkan saat menstruasi. Progestin akan membuat lapisan rahim menipis sehingga mengurangi aliran darah dan sensasi kram PMS sementara dinding rahim dluruhkan.Namun, mungkin ada efek samping dari penggunaan obat-obatan tersebut berupa penambahan berat badan dan sakit kepala.

3. Obat-obatan

Selain dengan terapi hormon, dokter juga bisa meresepkan obat-obatan lain sebagai cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak. Sebagai contoh adalah:
  • Asam traneksamat (obat antifibrinolitik), untuk membekukan darah sehingga mengurangi volume darah yang keluar saat haid saat sedang deras-derasnya.
  • Gonadotropin (GnRH) untuk mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak haid karena endometriosis atau fibroid rahim. Obat GnRH hanya boleh diberikan maksimal 3-6 bulan saja.
  • Obat pereda nyeri NSAID, sepert ibuprofen dan naproxen sodium, untuk mengurangi volume darah haid yang keluar sementara juga meredakan rasa sakit dan kram PMS.
Namun, obat yang disarankan dokter mungkin saja berbeda untuk satu orang dengan yang lain karena bergantung pada apa penyebab haid berlebihan dan gejalanya.

4. Kuret

Jika obat yang diminum tidak membuahkan hasil efektif, dokter bisa saja menyarankan pasien untuk menjalani kuret. Prosedur kuret dilakukan dokter untuk mengikis dan mengeluarkan jaringan dindng rahim. Tujuannya adalah mengurangi perdarahan akibat peluruhan menstruasi.Prosedur kuret & dilatasi umumnya tidak cukup dilakukan sekali sebagai cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak. Anda mungkin butuh menjalani prosedur ini setiap kali gejalanya datang.

5. Operasi angkat rahim

Pada kasus yang ekstrem, histerektomi atau operasi pengangkatan rahim mungkin akan perlu dilakukan. Namun mengingat pasien yang takkan bisa lagi hamil setelah mejalaninya, prosedur ini menjadi pilihan terakhir yang akan diberikan untuk mengatasi masalah tersebut.

Cara mengatasi nyeri haid berlebihan akibat menorrhagia

Selain pengobatan dari dokter, Anda juga bisa melakukan sederet cara berikut guna meringankan gejala menorrhagia yang Anda alami.

1. Minum banyak air putih

Perbanyak minum air puth adalah salah satu cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak paling aman. Asupan air dapat menjaga dan mengembalikan keseimbangan cairan dalam tubuh yang hilang selama mens.Cobalah menambah konsumsi air putih Anda sebanyak empat hingga enam gelas tiap hari.Selain mencegah dehidrasi dan gejala anemia, air putih juga dapat membantu meringankan nyeri haid yang Anda rasakan.

2. Minum suplemen zat besi

Darah haid yang keluar terlalu banyak dalam waktu lama dapat menmbulkan gejala anemia karena Anda kekurangan zat besi.Zat besi berfungsi untuk membentuk hemoglobin yang membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, kekurangan zat besi karena menstruasi berlebihan dapat membuat Anda terkena anemia defisiensi besi.Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, konsumsilah makanan yang kaya akan zat besi seperti bayam, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, daging ayam, tahu, tiram, dan hati hewani.Anda juga bisa minum suplemen zat besi sesuai resep dokter untuk memastikan kebutuhan zat besi haran terpenuhi dengan baik. Jangan sembarangan mengonsumsinya karena dikhawatirkan akan berdampak buruk pada kesehatan Anda.

3. Mengonsumsi vitamin C

Vitamin C memiliki terbukti dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Oleh karena itu, minum vitamin C juga Anda perlukan sebagai cara mengatasi darah haid yang keluar terlalu banyak.Anda bisa mendapatkan vitamin C dari buah dan sayuran. Mulai dari jeruk, kiwi, anggur,  stroberi, brokoli, serta tomat. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin C yang telah direkomendasikan oleh dokter.

Catatan SehatQ

Dengan memastikan tubuh terhidrasi dengan baik dan asupan pendukung pembentukan darah merah tercukupi, Anda  akan terhindar dari komplikasi anemia akibat haid berlebihan.Jangan ragu pula untuk berkonsultasi dengan dokter jika kondisi darah haid yang terlalu banyak terus mengganggu Anda. Dokter akan membantu Anda untuk menemukan penyebab dan cara mengatasi darah haid berlebihan yang paling tepat. Anda disarankan untuk segera ke dokter untuk berkonsultasi apabila haid berlangsung selama lebih dari satu minggu dan terjadi pada dua kali siklus haid.Jangan ragu bertanya ke dokter untuk menemukan penyebab sekaligus cara mengatasi darah haid yang berlebihan. Semoga bermanfaat!
gangguan menstruasisiklus haidhaidmenstruasipenyakit wanitakesehatan wanita
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/heavy-periods/
Diakses pada 31 Mei 219
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-stop-heavy-periods#seeyour-doctor
Diakses pada 31 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-is-my-period-heavy#see-a-doctor
Diakses pada 31 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-healthy-iron-rich-foods
Diakses pada 31 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait