Cegah Tagihan Bengkak, Ini Cara Menghemat Listrik yang Mudah Dilakukan

(0)
20 Sep 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara menghemat listrik bisa dilakukan dengan mematikan saklar yang tidak terpakai.Cara menghemat listrik ternyata tak sulit dilakukan.
Tidak sedikit orang yang mengeluhkan lonjakan tagihan listrik selama masa pandemi Covid-19. Untuk mencegah kejadian serupa, lakukan cara menghemat listrik berikut ini yang terbukti efektif mengurangi angka pemakaian energi di rumah Anda.Menurut catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, pelanggan listrik di sektor rumah tangga bertambah 1,3% selama pandemi. Sama halnya dengan konsumsi listrik rumah tangga yang juga mengalami peningkatan. Sebab, banyak orang menyalakan lampu, kipas angin, AC, komputer, dan berbagai fasilitas lain lebih lama di rumah.Meski sulit, penghematan listrik bukan tidak mungkin dilakukan. Anda dapat memulainya dengan langkah kecil, yang efektif mengurangi beban listrik bila dilakukan secara konsisten.

Cara menghemat listrik di rumah

Dibanding PC, laptop lebih hemat energi.
Penggunaan listrik yang tidak terkontrol dapat membuat tagihan bulanan membengkak tanpa Anda sadari. Untuk menghindarinya, Anda dapat mencoba cara menghemat listrik berikut ini.

1. Menggunakan lampu seperlunya

Matikan lampu saat siang hari. Selain itu, buka semua jendela maupun pintu rumah Anda saat pagi hingga siang hari, agar cahaya alami menerangi rumah. Cara menghemat listrik ini bukan hanya akan menyelamatkan tagihan Anda di akhir bulan, tapi juga memastikan sirkulasi udara di rumah lebih baik.Jangan lupa juga untuk mematikan ketika Anda tidur, atau gunakan pencahayaan minimal. Selain itu penelitian menyebut, terlelap dengan keadaan kamar yang gelap dapat meningkatkan kualitas tidur. Jadi, Anda bisa bangun dalam kondisi segar dan terhindar dari berbagai penyakit.

2. Mengisi baterai ponsel dalam ‘airplane mode’

Mengisi daya baterai ponsel dengan kondisi dimatikan atau setidaknya berada dalam setting mode pesawat terbang (airplane mode) akan membuat ponsel lebih cepat terisi penuh. Sebaliknya, hindari pemakaian telepon genggam sembari charging, agar baterai juga tidak cepat panas.

3. Mencabut charger bila tidak digunakan

Bagi Anda yang bekerja dari rumah, lebih baik gunakan laptop dibanding komputer personal (PC), karena lebih hemat energi. Pastikan juga Anda mencabut charger laptop ketika indikator baterai sudah menunjukkan tanda penuh.Charger ponsel yang juga sudah tidak digunakan pun sebaiknya dicabut dari saklar. Cara menghemat listrik ini juga akan membuat baterai gawai Anda tidak cepat panas dan lebih awet.

4. Bijak menggunakan AC

Anda mungkin tergiur untuk menyalakan pendingin ruangan (AC) di siang hari, padahal biasanya hanya dinyalakan saat tidur sehingga tagihan listrik membengkak. Cobalah gunakan kipas angin terlebih dahulu atau buka jendela maupun pintu agar suasana rumah tidak terlalu gerah.Ketika Anda menyalakan AC, pastikan pintu dan jendela tertutup agar ruangan cepat dingin dan lebih hemat energi. Bila memungkinkan, gunakan gorden yang dapat menghalangi masuknya cahaya matahari dan matikan juga lampu.Jangan lupa untuk mematikan AC saat tidak digunakan. Selain itu, selalu lakukan servis berkala agar AC tetap bisa beroperasi dengan efisien dan tidak menyedot banyak listrik.

5. Memakai alat elektronik hemat energi

Cara menghemat listrik ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan perangkat elektronik yang hemat energi, misalnya lampu LED. Bahkan, saat ini terdapat beberapa jenis alat elektronik yang bisa dihubungkan dengan telepon pintar, yang otomatis menghemat listrik.Beberapa orang juga memilih mengganti meteran listrik di rumah dari abodemen ke sistem prabayar (pulsa). Langkah ini memang belum tentu menjamin penghematan listrik. Namun setidaknya, Anda bisa mengetahui dan mengontrol pemakaian energi di rumah.

Manfaat menghemat listrik

Menghemat listrik bisa membantu mencegah global warming.
Ketika melakukan penghematan energi, Anda bukan hanya ‘menyelamatkan’ tagihan listrik bulanan. Banyak manfaat yang akan Anda dapatkan dengan mempraktikkan cara menghemat energi di atas, seperti:

1. Meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan

Dengan penggunaan energi secara efisien, Anda dapat beraktivitas di rumah dengan lebih nyaman, bekerja dengan nyaman, dan suasana hati pun terkontrol. Ketika memaksimalkan sirkulasi udara, Anda dan keluarga pun dapat terhindar dari berbagai penyakit akibat paparan debu, virus, hingga jamur yang beterbangan di udara.

2. Menabung lebih banyak

Mempraktikkan cara menghemat energi mungkin akan membuat tagihan listrik menurun. Dengan begini, Anda bisa mengalihkan biaya yang semula untuk biaya listrik, ke tabungan atau keperluan lain yang lebih mendesak. Anda pun dapat mengganti alat elektronik lama dengan barang baru yang lebih hemat energi.

3. Melindungi lingkungan

Penggunaan energi rumah tangga menyumbang 19% dari pemanasan global yang terjadi saat ini. Langkah kecil Anda untuk menghemat listrik tentu akan sangat membantu bumi dalam mengurangi efek buruk tersebut.
media sosialhidup sehatrumah tanggapola hidup sehat
Kementerian ESDM RI. http://ebtke.esdm.go.id/post/2020/05/11/2535/berbagai.kiat.hemat.energi.praktis.era.work.from.home
Diakses pada 8 September 2020
UNICEF. https://www.unicef.org/armenia/en/stories/9-ways-save-energy-home
diakses pada 8 September 2020
Saving Energy. https://www.savingenergy.org.za/asl/consumers/air-conditioners/
diakses pada 8 September 2020
Energy Sage. https://www.energysage.com/energy-efficiency/why-conserve-energy/
diakses pada 8 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait