4 Cara Menghadapi Sosok Pacar Childish


Sifat pacar yang kekanak-kanakan bisa membuat hubungan menjadi tidak efektif. Salah satu pihak menjadi kelelahan atau bahkan sebal dengan perilaku yang serba tidak matang ini. Buatlah batasan untuk menghadapinya.

0,0
05 May 2021|Azelia Trifiana
Sifat pacar yang kekanak-kanakan bisa membuat hubungan menjadi tidak efektif.Sifat pacar yang kekanak-kanakan bisa membuat hubungan menjadi tidak efektif.
Punya pacar childish bisa membuat hidup seseorang jadi lebih berwarna. Sayangnya, bukan berwarna dalam konteks positif saja tapi juga sebaliknya. Awalnya mungkin kondisi ini masih bisa dinikmati.Namun ketika hubungan sudah masuk ke jenjang lebih serius, sifat kekanak-kanakan ini sangat mungkin menjadi sumber masalah.

Cara menghadapi pacar kekanak-kanakan

Sifat pacar yang kekanak-kanakan bisa membuat hubungan menjadi tidak efektif. Salah satu pihak menjadi kelelahan atau bahkan sebal dengan perilaku yang serba tidak matang ini.Lalu, bagaimana cara menghadapi pacar kekanak-kanakan yang tepat?

1. Observasi perilaku diri sendiri

Langkah pertama yang perlu ditanyakan adalah bagaimana perilaku diri Anda sendiri yang membuat sosok pacar childish ini tetap berlaku sama. Bisa jadi, ada beberapa aspek perilaku dan pengalaman hidup Anda yang memberi pengaruh terhadap cara interaksinya.Sekarang, coba runut bagaimana masa kecil Anda. Apakah ada kejadian yang menuntut Anda tumbuh terlalu cepat, seperti harus mengurus adik-adik ketika usia masih kecil? Mungkin saja, hal itu berlanjut hingga saat menjadi pasangan.Apabila ini yang terjadi, segera terapkan pola yang baru. Perilaku merawat saudara ketika masih kecil bukan berarti harus berlanjut hingga dewasa. Tetapkan batasan yang sehat dalam hubungan asmara Anda.

2. Tetapkan batasan

Demi kesehatan fisik dan mental Anda, tetapkan batasan dalam hubungan ini. Tapi perlu diingat, batasan ini bukanlah obat atas sikap pacar childish. Berubahnya sikap pacar bukanlah tanggung jawab Anda. Namun, menerapkan batasan bisa menjadi bentuk dukungan apabila pasangan Anda mau berubah.Mulai dari diri sendiri dulu. Apabila selama ini cenderung permisif terhadap perilaku pacar, menerapkan batasan ini akan membantu kalian agar tidak terjebak di lingkaran yang itu-itu saja.

3. Jujur terhadap diri sendiri

Anda-lah sosok yang paling tahu tentang apa yang dirasakan. Coba tanyakan, apakah selama berada dalam hubungan ini, kebutuhan Anda terpenuhi? Atau justru sebaliknya, sikap childish pasangan ini membuat hanya salah satu pihak saja yang berkorban?Apabila kondisi kedua yang terjadi, ingatlah bahwa itu akan melelahkan Anda secara fisik dan emosional. Bisa jadi, hubungan ini tidak lagi sehat bagi Anda.

4. Cari dukungan

Siapa tahu, pacar Anda juga membutuhkan saran dari ahlinya untuk memahami akar masalah penyebab sifat childish-nya. Seorang terapis dapat membantu menemukan apa pemicunya.Bahkan, ketidakmatangan emosional juga terkadang bisa jadi tanda seseorang mengalami masalah mental. Contohnya mulai dari depresi, gangguan kecemasan, atau borderline personality disorder.Bagi Anda sendiri, konselor juga bisa menjadi sosok yang membantu mengambil keputusan. Terpenting adalah memberikan pandangan apakah hubungan ini sehat atau tidak untuk Anda.Ketika sama-sama sudah mencoba berkonsultasi dengan ahlinya, ini bisa jadi lampu hijau untuk bertemu dengan konselor pernikahan. Utamanya, bagi yang berencana membawa hubungan ke jenjang lebih serius.

Tanda pasangan bersifat childish

Sebelum mencoba beberapa cara menghadapi pacar kekanak-kanakan di atas, kenali dulu apakah yang mereka lakukan benar-benar sifat childish? Beberapa indikator di bawah ini mungkin bisa menjadi panduan:
  • Mengulangi kesalahan yang sama

Apabila pacar terus menerus mengulangi kesalahan yang sama, itu bisa jadi tanda bahwa mereka tidak mendengarkan Anda. Selain itu, mungkin saja menurut mereka hubungan ini bukanlah prioritas. Sayangnya, siklus ini sulit diubah.
  • Bercanda untuk menjatuhkan

Bukannya bercanda untuk menghibur, pacar childish sengaja bercanda untuk melukai Anda. Ini adalah tanda bahwa mereka tidak tahu bagaimana cara komunikasi yang efektif. Jika tidak ada upaya untuk berubah seperti bertemu konselor, mustahil kondisi ini akan berubah.
  • Mudah bosan

Apabila pacar bahkan sulit untuk diajak berbicara serius atau duduk tenang untuk 5 detik saja, mungkin mereka memang belum matang. Mereka harus terus menerus terhibur agar bisa fokus. Itu sebabnya, ada penolakan ketika terlibat dalam obrolan yang terlalu serius. Ini bisa menjadi masalah besar ketika hubungan terus berlanjut.
  • Buruk mengatur uang

Bukan merintis secara finansial, pacar childish tidak punya kemampuan untuk memprioritaskan finansial secara dasar. Belum lagi, frekuensi berbelanja secara impulsif yang di luar logika. Sangat mungkin, ketika dibicarakan lebih serius mereka justru menertawakannya.
  • Sangat tidak sabaran

Menjadi sabar mungkin tidak ada dalam kamus pacar childish. Bahkan hanya menunggu 5 menit saja sudah bisa membuat mereka gusar luar biasa. Reaksinya pun cenderung berlebihan seperti mengamuk di depan banyak orang.
  • Tidak pernah bertanya kondisi Anda

Memiliki sifat empati adalah hal yang langka ditemukan pada sosok pacar childish. Mereka akan fokus pada diri sendiri, bukan pada pasangannya. Artinya, mustahil mereka berada di kelompok yang sama dengan Anda terutama ketika menghadapi masalah bersama dalam hubungan.
  • Berargumen dengan tidak sehat

Ketika sama-sama sedang emosi dan bertengkar, pacar childish akan berargumen dengan pola tidak sehat. Contohnya saling tuding dan mengejek pasangan, bukannya berdiskusi tentang solusinya. Ciri lainnya adalah ngotot membuktikan kesalahan ada pada Anda, mudah marah, hingga menolak mencari solusi.

Catatan dari SehatQ

Hubungan adalah hal yang perlu diupayakan kedua belah pihak, bukan hanya salah satu saja. Ketika memiliki pacar kekanak-kanakan hanya akan membuat Anda lelah luar biasa, baik secara fisik maupun mental. Bahkan, untuk membangun komitmen jangka panjang pun bisa jadi sumber masalah bagi mereka.Selalu kenali terlebih dahulu bagaimana perasaan Anda terhadap kondisi ini. Apabila dirasa sangat tidak sehat dan lebih sering diisi dengan argumen tidak produktif, ada baiknya menilai ulang apakah hubungan ini layak dipertahankan.Ingat, membawa hubungan ke jenjang lebih serius pun bukanlah jaminan sifat seseorang bisa berubah.Selain itu sifat kekanak-kanakan pada pacar Anda adalah berbeda dari oedipus complex.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar hubungan yang sehat dan dampaknya untuk kondisi mental, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentaltips seksmenjalin hubungan
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/is-your-husband-a-man-child-2302510
Diakses pada 20 April 2021
Bustle. https://www.bustle.com/p/15-easy-to-miss-signs-that-your-partner-wont-mature-anytime-soon-8298346
Diakses pada 20 April 2021
Our Everyday Life. https://oureverydaylife.com/boyfriend-stop-being-immature-5664758.html
Diakses pada 20 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait