6 Cara Menggunakan Bath Salt yang Menyehatkan


Bath salt atau garam mandi adalah sebutan untuk jenis garam yang digunakan untuk relaksasi. Menambahkan bath salt pada air saat mandi dapat menghilangkan stres hingga meredakan pegal-pegal di tubuh.

0,0
08 Aug 2021|Azelia Trifiana
Mandi dengan garam memberikan efek relaksasiMandi dengan garam memberikan efek rileks
Bath salt atau garam mandi adalah sebutan untuk jenis garam yang digunakan untuk relaksasi. Menambahkan bath salt pada  air saat mandi dapat menghilangkan stres hingga meredakan pegal-pegal di tubuh.Umumnya, bath salt terbuat dari magnesium sulfat atau garam Epsom. Cara menggunakannya pun mudah karena bisa larut dengan mudah di air hangat.

Manfaat menggunakan bath salt

Menambahkan garam mandi di air sebenarnya bukan hal baru. Orang-orang sejak dulu telah melakukannya. Beberapa manfaat dari menambahkan garam mandi seperti:
  • Meredakan nyeri otot
  • Membuat persendian lebih rileks
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Menghilangkan sakit kepala
  • Meredakan stres dan cemas berlebih
  • Mengobati masalah kulit seperti eksim
  • Melembapkan kulit kering dan gatal

Cara menggunakan bath salt

Ada banyak metode yang bisa Anda jajal untuk menggunakan bath salt saat mandi. Semuanya bergantung pada apa targetnya. Berikut ini beberapa cara penggunaan berdasarkan tujuannya:

1. Mandi detoks

Umumnya, mandi detoks menggunakan garam Epsom. Mineral dari garam ini diyakini dapat membuang racun dalam tubuh. Dengan demikian, dampaknya sangat positif untuk kesehatan. Bahkan, bisa meredakan stres, mengatasi konstipasi, serta membantu menurunkan berat badan.Lebih jauh lagi, laporan pada tahun 2004 ini menunjukkan bahwa partisipan yang mandi menggunakan garam Epsom memiliki kadar magnesium dan sulfat lebih tinggi dalam darah. Mineral ini sangat penting untuk kesehatan.Lalu, bagaimana caranya?
  • Siapkan dua cangkir garam Epsom ke bathtub yang sudah berisi air hangat
  • Tuangkan garam ke air mengalir untuk melarutkan lebih cepat
  • Berendam selama 12 menit, lebih lama jika untuk mengatasi konstipasi
Anda juga bisa menambahkan minyak esensial seperti lavender dan peppermint untuk memaksimalkan relaksasi. Cara ini juga membuat mood menjadi lebih baik. Tapi, pastikan tahu betul efek samping dan cara aman penggunaannya.

2. Nyeri otot

nyeri otot
Garam mandi bantu redakan nyeri otot
Tubuh pegal disertai nyeri otot setelah beraktivitas seharian? Menambahkan garam mandi bisa menjadi cara efektif untuk membuat otot kembali rileks. Selain itu, menambahkan minyak esensial kayu manis yang sudah dicampur dengan carrier oil juga bisa membantu meredakan nyeri otot.Menurut sebuah studi pada tahun 2017, minyak kayu manis memberikan efek hangat di kulit. Ini pun bisa membuat otot menjadi lebih rileks sekaligus punya manfaat anti-peradangan.Berikut caranya:
  • Siapkan dua cangkir garam mandi
  • Tuangkan garam ke air mengalir untuk melarutkan lebih cepat
  • Aduk dan ratakan dengan tangan
  • Berendam setidaknya selama 12 menit

3. Masalah kulit

Garam mandi juga bisa membantu meredakan gejala peradangan kulit dan iritasi akibat eksim, psoriasis, dermatitis kontak, dan athlete’s foot. Idealnya, tambahkan satu cangkir garam mandi ketika gejalanya mulai kambuh. Selain itu, garam Epsom juga dapat membantu meredakan iritasi dan peradangan di kulit.Berikut caranya:
  • Siapkan satu cangkir garam Epsom, garam laut, atau garam meja
  • Tuangkan garam ke air mengalir untuk melarutkan lebih cepat
  • Berendam di air selama 20 menit

4. Kulit kering dan gatal

kulit kering
Bantu meredakan kulit kering
Garam mandi bisa meredakan kulit gatal dan kering, termasuk yang terjadi akibat gigitan serangga. Anda juga bisa menambahkan minyak almond atau oatmeal untuk menambah kelembapan kulit.Untuk melakukannya, ini tahapannya:
  • Gunakan 1-2 cangkir garam Epsom dan satu sendok makan minyak zaitun
  • Tuangkan garam ke air mengalir untuk melarutkan lebih cepat
  • Tambahkan minyak zaitun dan aduk rata dengan tangan
  • Berendam selama 12 menit, bisa diulang 2-3 kali per minggu

5. Arthritis

Arthritis Foundation merekomendasikan mereka yagn mengalami radang sendi untuk berendam dan melakukan peregangan tubuh di air hangat yang telah diberi garam Epsom. Tujuannya untuk meredakan persendian yang terasa kaku dan nyeri.Untuk melakukannya, berikut yang perlu disiapkan:
  • Siapkan dua cangkir garam Epsom
  • Tuangkan garam ke air mengalir untuk melarutkan lebih cepat
  • Berendam selama 20 menit
Selain itu, Anda juga bisa mencampur garam mandi, minyak jahe, dan sedikit air hangat hingga teksturnya menyerupai pasta. Kemudian, pijatkan perlahan di area persendian yang terasa sakit.

6. Merendam kaki

Anda juga bisa merendam kaki di campuran air hangat dan bath salt. Ini bisa dilakukan bagi yang memiliki gejala athlete’s foot, mengobati jamur di jari kaki, meredakan nyeri gout, hingga menghilangkan bau kaki.Caranya adalah:
  • Siapkan ½ cangkir garam Epsom
  • Masukkan garam ke air hangat di ember, aduk rata
  • Rendam kaki selama 12 menit, lebih lama untuk mengatasi gout
  • Keringkan kaki dengan handuk
Beberapa cara di atas bukan berarti hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki bathtub. Jika tidak ada, Anda cukup mencampurkan garam dengan minyak esensial atau minyak lain hingga menjadi shower scrub. Jika ada sisa, simpan di dalam kontainer yang tertutup rapat.

Catatan dari SehatQ

Bath salt adalah cara mudah dan murah untuk berbagai fungsi. Mulai dari meredakan nyeri sendi, mengatasi masalah kulit, detoksifikasi, hingga meredakan stres setelah beraktivitas.Namun apabila garam mandi ini digunakan sebagai bagian dari pengobatan, pastikan sudah berkonsultasi dengan dokter. Durasi, komposisi, dan juga frekuensi pun bisa ditanyakan apabila masih ragu.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang cara tepat mandi menggunakan bath salt, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
perawatan kulithidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/bath-salts
Diakses pada 24 Juli 2021
Epsom Salt Council. http://www.epsomsaltcouncil.org/wp-content/uploads/2015/10/report_on_absorption_of_magnesium_sulfate.pdf
Diakses pada 24 Juli 2021
Phytotherapy Research. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1002/ptr.5822
Diakses pada 24 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait