7 Cara Menggendong Bayi Baru Lahir yang Benar dan Aman Sesuai Usia


Cara menggendong bayi yang benar harus disesuaikan dengan usianya. Salah satunya posisi gendong yang baik dan benar adalah M-shape untuk membuat ibu dan si Kecil lebih nyaman bergerak.

(0)
10 Nov 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara menggendong bayi salah satunya adalah posisi M-shapeCara menggendong bayi baru lahir perlu dilakukan secara hati-hati oleh orangtua
Bagi setiap orangtua, cara menggendong bayi baru lahir bisa jadi pengalaman yang menegangkan karena tubuh bayi yang memang masih rentan. Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi karena ada cara gendong bayi yang aman dan mudah dilakukan.

Mempelajari cara menggendong bayi yang benar

Sebelum membahas mengenai cara yang tepat dalam menggendong si Kecil, Anda perlu mengetahui beberapa pengetahuan dasar dalam menggendong bayi baru lahir. Berikut langkah yang sebaiknya Anda ikuti untuk menerapkan cara gendong yang benar:

Langkah 1: cuci tangan terlebih dahulu

Selalu pastikan tangan Anda bersih sebelum memegang bayi mengingat sistem imun bayi masih berkembang sehingga rentan terkena bakteri yang mungkin ada di tangan Anda.Sebisa mungkin cuci tangan dengan air dan sabun. Jika tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol sehingga dapat membunuh kuman di telapak tangan secara instan.

Langkah 2: pastikan Anda nyaman

Menggendong bayi memang kewajiban, tapi Anda juga harus melakukannya dengan rasa senang sehingga bayi dan orangtua akan sama-sama merasa nyaman.Merasa sedikit gugup saat pertama menggendong bayi baru lahir adalah hal normal, namun perasaan itu akan memudar seiring berjalannya waktu karena Anda sudah semakin terbiasa menggendong bayi.

Langkah 3: topang kepala bayi

Apa pun cara menggendong bayi yang Anda pilih, pastikan posisi tangan untuk selalu menopang leher dan kepala bayi.Pada bayi baru lahir, kepala merupakan bagian tubuh mereka yang paling berat, dan lagipula bayi baru lahir belum memiliki otot leher yang kuat untuk menopang kepala tersebut.Otot leher bayi biasanya mulai kuat jelang usia 4 bulan.

Langkah 4: mengangkat bayi

Posisikan tangan kanan Anda di bawah leher dan kepala bayi, sedangkan tangan kiri di bawah bokong, lalu angkat bayi secara perlahan hingga setinggi dada.Anda juga dapat posisikan tangan kiri di bawah leher/kepala dan tangan kanan di bawah bokong jika memang lebih nyaman dengan posisi seperti itu.

Cara menggendong bayi baru lahir berdasarkan posisinya

Terdapat beberapa cara gendong yang benar berdasarkan posisi menggendong bayi. Variasi cara ini biasanya disesuaikan dengan kenyamanan Anda dan bayi, serta dilakukan untuk tujuan yang spesifik, misalnya menyusui atau menyendawakan bayi.Berikut beberapa variasi cara mengangkat bayi yang benar yang dapat Anda pilih.

1. Gendong ayunan

Ini adalah cara menggendong bayi yang paling banyak dilakukan oleh orangtua di seluruh dunia. Posisi ini memang merupakan cara menggendong yang natural sehingga dapat memberi kenyamanan pada ibu dan bayi, terutama saat posisi menyusui.Caranya, angkat bayi dengan perlahan kemudian letakkan kepala bayi di sudut salah satu lengan dan lengan yang lain ditempatkan di bawah badan bayi.

2. Gendong bahu

Kepala bayi disenderkan di bahu bagian depan. Lengan Anda yang satu menopang leher dan kepala bayi, sedangkan yang satu lagi menahan bokong dan punggung bagian bawah. Cara menggendong ini biasanya dilakukan untuk menyendawakan bayi seusai menyusu.

3. Gendong futbol

Bayi baru lahir diletakkan telentang di sepanjang lengan dengan telapak tangan Anda menopang leher dan kepalanya.

4. Gendong pangku

Cara gendong bayi yang satu ini paling cocok dilakukan saat Anda ingin bermain dengan si kecil. Berbaringlah telentang menghadap ke atas dengan kaki ditopang.Lalu, letakkan bayi di atas pangkuan Anda dengan kepala bersandar pada lutut dan kakinya di atas perut Anda.Jangan lupa untuk menggunakan kedua tangan Anda untuk menopang kepala bayi dan menjaganya agar tidak jatuh ke satu sisi.

5. Gendong perut

Biarkan bayi berada dalam posisi tengkurap di pangkuan Anda dengan lengan Anda menopang dada atau dagu bayi. Posisi menggendong bayi seperti ini biasa dilakukan untuk membantu bayi bersendawa.Ingat, jaga saluran napas bayi agar tidak terhalang apa pun dan hentikan cara ini jika bayi merasa tidak nyaman.

6. Menggunakan gendongan

Saat ini, banyak gendongan bayi yang dijual di pasaran dengan berbagai posisi bayi. Pastikan Anda memilih jenis gendongan khusus bayi baru lahir yang menyesuaikan dengan kondisi fisik bayi Anda.

7. Menggendong posisi menyusui

Posisi ini pasti diperlukan ketika Anda hendak menyusui bayi. Caranya adalah dengan mengusahakan satu tangan untuk menahan bagian bokong bayi, lalu dekatkan ia ke arah payudara untuk menyusu.Bantuan bantal atau penyangga lain juga dapat dimanfaatkan untuk membantu ketika menggendong dalam posisi ini.

8. M-shape

Posisi M-Shape adalah cara menggendong bayi dengan posisi duduk tegak menghadap ibu dan bokong bayi harus lebih rendah daripada lututnya. Pastikan kepalanya berada di dekat dada Anda. Cara menggendong bayi dengan posisi M-shape membuat ibu dan si Kecil lebih nyaman bergerak.Ini adalah cara gendong yang benar dengan memerhatikan posisi alami bayi menyerupai di dalam rahim, dengan kakinya yang terentang dan terangkat ringan serta punggung berbentuk C.

Cara menggendong bayi sesuai usia

1. Bayi baru lahir - 2 bulan

Pada usia 0-2 bulan bayi belum bisa menopang leher dan kepalanya sendiri. Otot mereka belum cukup kuat sehingga di usia ini cara gendong yang benar haruslah diperhatikan.Untuk menggendong, bungkukkan badan dan selipkan tangan di antara kepala dan leher bayi, lalu posisikan tangan yang lain di antara punggung dan bokongnya. Angkat bayi dengan perlahan dan letakan di dada. Orang tua juga bisa meletakan bayi dalam posisi tegak dengan mengangkatnya secara perlahan kemudian letakkan pada bahu dengan posisi tengkurap. Topang kepala bayi dengan tangan lainnya dan satu tangan lain untuk menopang tubuh bagian bawah. Anda bisa mencoba metode kanguru (PMK) untuk cara menggendong bayi baru lahir atau kelahiran prematur. Metode ini akan memberikan banyak manfat dan baik untuk bayi yang lahir prematur. 

2. Bayi usia 3-6 bulan

Pada usia 3-6 bulan, bayi sudah mulai bisa mengangkat kepala. Anda bisa mencoba gendong dengan posisi duduk menghadap ke depan.Namun, pastikan Anda tetap menopang kepala bayi dengan tangan atau menyandarkannya ke bahu. Pada usia 5-6 bulan, orangtua juga sudah bisa menggunakan gendongan bayi. 

3. Bayi usia 7 bulan lebih

Bayi berusia 7 bulan lebih sudah bisa mengangkat bahu dan kepalanya sendiri. Di usia ini, orangtua bisa menggendongnya dengan menopang panggul atau badan bayi dengan satu tangan.Bayi juga sudah bisa duduk dengan tegak saat digendong. Namun pastikan Anda tetap mengawasinya saat dalam gendongan.

Cara menggendong bayi baru lahir yang benar saat mandi

Cara gendong atau mengangkat bayi baru lahir yang benar saat mandi adalah:
  • Letakkan satu tangan di punggung dan bahu bayi Anda, dan tangan lainnya di bawah saat menurunkan bayi ke dalam wadah untuk mandi.
  • Setelah bayi berada dalam wadah atau bak mandi, gunakan tangan yang menopang bagian bawah untuk memandikan bayi sementara tangan yang lain untuk menopang kepala dan menjaganya tetap di atas permukaan air. 
Ingatlah untuk tetap tenang dan percaya diri saat menggendong agar bayi tetap rileks dan nyaman sepanjang waktu.

Pesan SehatQ

Jangan ragu untuk menggendong si Kecil, apalagi ketika ia menangis. Itu menandakan dirinya haus atau mungkin butuh kenyamanan dari pelukan Anda. Jangan beranggapan bayi menangis untuk mengelabui Anda karena mereka belum bisa berpura-pura sampai setidaknya berusia 9 bulan.Anda juga tidak perlu khawatir mengenai mitos ‘bau tangan’ yang menggambarkan bahwa bayi selalu ingin digendong ibunya. Bayi memang akan selalu merasa paling aman dan nyaman berada dekat orang yang paling sering menggendongnya, yakni ibu. Ini adalah insting alamiah bayi.Faktanya, bayi yang sering digendong justru akan tumbuh menjadi anak yang mandiri, percaya diri, dan lebih bahagia. Jadi, jangan takut mulai menggendong bayi Anda sendiri. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter saat Anda mengalami masalah ketika menggendong bayi.
merawat bayimenggendong bayibayi baru lahir
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-hold-a-newborn
Diakses pada 8 November 2019
Parents. https://www.parents.com/baby/care/american-baby-how-tos/how-to-hold-baby/
Diakses pada 8 November 2019
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/features/infants-attention
Diakses pada 8 November 2019
SMAbaby. https://www.smababy.co.uk/newborn/how-to-hold-a-newborn/ Diakses pada 20 Oktober 2020Firstcry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/learn-how-to-hold-a-newborn-baby/ Diakses pada 20 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait