Tanpa USG, Ini Cara Tahu Taksiran Berat Janin Sesuai Usia Kehamilan

Menghitung taksiran berat janin sesuai usia kehamilan bisa dilakukan tanpa USG
Ilustrasi janin yang tengah berkembang dalam rahim ibu

Bagaimana cara mengetahui taksiran berat janin seusia usia kehamilan? Mayoritas dari Anda mungkin akan menjawabnya lewat pemeriksaan ultrasonografi alias USG. Nah, ternyata Anda bisa menghitung sendiri perkiraan berat janin di dalam kandungan dengan rumus tertentu, lho.

Menghitung berat janin dari minggu ke minggu kehamilan sangat penting untuk memperkirakan berat lahir janin saat ia dilahirkan. Janin yang memiliki berat lahir sangat kecil (kurang dari 2,5 kg) berpotensi dilahirkan dalam kondisi prematur, sedangkan janin dengan berat lahir terlalu besar (lebih dari 4 kg) berisiko mengalami komplikasi masalah kesehatan tertentu.

Mengenal dua rumus untuk mengetahui taksiran berat janin seusia usia kehamilan

Di dunia kesehatan, terdapat banyak rumus untuk mengetahui taksiran berat janin seusia usia kehamilan, mulai dari yang sederhana sampai yang sangat rumit. Berikut dua rumus sederhana yang dapat Anda gunakan bila ingin menghitung sendiri berat janin sesuai usia kandungan Anda.

1. Rumus McDonald

Untuk menghitung taksiran berat janin sesuai usia kehamilan dengan rumus McDonald, Anda memerlukan pita meteran untuk mengukur tinggi dan lingkar rahim. Baik tinggi maupun lingkar rahim dinyatakan dalam centimeter.

Tinggi rahim (Symphysiofundal Height atau SFH) diukur dari ujung tulang kemaluan hingga puncak rahim (di bawah dada). Sementara lingkar rahim (Abdominal Girth atau AG) diukur dengan melingkarkan pita meteran sejajar dengan pusar ibu hamil.

Setelah mengukur, masukkan angka yang Anda dapatkan ke rumus menghitung taksiran berat janin sesuai usia kehamilan a la McDonald sebagai berikut:

Taksiran berat janin (TBJ) = Symphysiofundal Height (SFH) X Abdominal Girth (AG)

Untuk mendapatkan hasil yang akurat, terdapat dua hal yang harus Anda perhatikan ketika mengukur SFH dan AG:

  • Kandung kemih ibu hamil sebaiknya dalam keadaan kosong ketika diukur, artinya Anda sebaiknya buang air kecil terlebih dahulu sebelum melakukan pengukuran SFH dan AG.
  • Angka SFH seharusnya sama dengan usia kandungan Anda (dalam hitungan minggu). Jadi SFH Anda akan menunjukkan 23 cm ketika usia kehamilan 23 minggu.
  • Nilai SFH yang memiliki selisih lebih dari 3 cm menandakan adanya masalah dalam kehamilan, misalnya level air ketuban yang abnormal, bayi dalam posisi horizontal, kehamilan dengan janin kembar, atau adanya fibroid rahim.

Meski demikian, kemungkinan terjadinya error dalam perhitungan ini bisa saja terjadi. Jika Anda mengalami hal tersebut, konsultasikan dengan dokter kandungan atau lakukan perhitungan taksiran berat janin sesuai usia kehamilan dengan rumus lainnya.

2. Rumus Johnson

Menghitung taksiran berat janin sesuai usia kehamilan dengan rumus Johnson hanya memerlukan SFH. Lebih tepatnya, berikut rumus Johnson yang dimaksud:

Taksiran berat janin (TBJ) = [SFH (dalam cm) – X] x 155

Huruf X merupakan variabel angka yang sudah ditetapkan dalam rumus ini dan menggambarkan posisi janin di dalam rahim Anda. Untuk mengetahui secara pasti apakah bagian tubuh janin sudah masuk panggul, tentu Anda harus berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan yang menangani Anda.

  • X=13 jika bagian tubuh janin (biasanya kepala) belum masuk panggul
  • X=12 jika bagian tubuh janin sudah berada di pintu panggul
  • X=11 jika bagian tubuh janin sudah masuk panggul

Bagaimana menentukan taksiran berat janin sesuai usia kehamilan normal atau tidak?

Setelah mengetahui perkiraan berat janin Anda, pertanyaan selanjutnya adalah apakah berat tersebut normal atau tidak? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda dapat memerhatikan gambaran taksiran berat janin sesuai usia kehamilan berikut ini:

Usia kehamilan (dalam minggu)

Taksiran berat janin (dalam gram)

8

1

9

2

10

4

11

7

12

14

13

23

14

43

15

70

16

100

17

140

18

190

19

240

20

300

21

360

22

430

23

501

24

600

25

660

26

760

27

875

28

1005

29

1153

30

1319

31

1502

32

1702

33

1918

34

2146

35

2383

36

2622

37

2859

38

3083

39

3288

40

3462

41

3597

42

3685

 

Jangan panik jika taksiran berat janin sesuai usia kehamilan Anda tidak sama dengan tabel di atas. Tabel tersebut hanya merupakan gambaran ideal, sedangkan janin yang memiliki berat di bawah atau di atas angka tersebut belum tentu tumbuh tidak normal di dalam rahim Anda.

Setiap janin tumbuh dan berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda sehingga memiliki berat yang berbeda-beda pula. Selalu konsultasikan perkembangan kehamilan Anda dengan dokter atau bidan yang menangani Anda.

Mereka akan memberi tahu jika berat janin Anda tergolong kecil atau besar serta kapan Anda harus khawatir. Dokter dan bidan juga akan berbagi tips yang bisa Anda lakukan untuk membuat taksiran berat janin kembali normal.

E Medicine Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/262865-overview
Diakses pada 16 Desember 2019

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003938.htm
Diakses pada 16 Desember 2019

Perinatology. http://perinatology.com/calculators/Estimation%20of%20Fetal%20Weight%20and%20Age.htm
Diakses pada 16 Desember 2019

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/272387840_Comparative_study_of_fetal_weight_estimation_by_various_methods_among_term_pregnancies_at_rural_tertiary_care_centre_Maharashtra
Diakses pada 16 Desember 2019

Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/how-to-increase-fetal-weight-during-pregnancy/
Diakses pada 16 Desember 2019

Baby Center. https://www.babycenter.com/average-fetal-length-weight-chart
Diakses pada 16 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed