logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Cara Mengenali Ciri-ciri ASI Berkualitas Baik dan Sehat, Sudahkah Anda Tahu?

open-summary

Ciri ASI berkualitas bagus dapat dilihat dari fisik air susu itu sendiri serta tumbuh kembang bayi. Jika ASI Anda tidak memenuhi tanda yang disebutkan, tingkatkan kualitasnya dengan cara ini.


close-summary

3.72

(18)

17 Apr 2022

| Armita Rahardini

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Ciri ASI berkualitas bagus akan tampak dari bayi yang sehat

Ciri ASI berkualitas salah satunya adalah mampu mencukupi kebutuhan susu bayi

Table of Content

  • Ciri-ciri ASI berkualitas bagus
  • Ciri ASI berkualitas bagus dilihat dari perkembangan bayi
  • Kandungan nutrisi dalam ASI berkualitas
  • Cara meningkatkan kualitas ASI

Ciri-ciri ASI berkualitas baik adalah ASI yang mampu mencukupi energi serta nutrisi bayi dalam 6 bulan pertama. ASI juga semestinya bisa memenuhi hingga 50 persen kebutuhan nutrisi bayi selama 6 bulan kedua ketika ia mulai diberi makanan padat.

Advertisement

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan yang paling baik bagi bayi. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) ASI merupakan makanan yang aman, bersih, dan mengandung jenis antibodi yang akan membantu perkembangan imunitas tubuh bayi.

Idealnya, ibu langsung memberikan ASI eksklusif dalam satu jam setelah kelahiran bayi hingga 6 bulan pertama kehidupannya, tanpa tambahan makanan maupun cairan lainnya.

Ciri-ciri ASI berkualitas bagus

Kualitas ASI yang baik ASI dapat terlihat dari warna, bau, rasa, tekstur, volume, hingga efeknya pada perkembangan bayi. Berikut adalah ciri-ciri ASI berkualitas baik yang bisa Anda lihat sendiri, seperti:

1. ASI berwarna kuning

ASI berwarna kuning keemasan yang kental umumnya adalah pertanda dari susu kolostrum.

Kolostrum adalah ASI bernutrisi tinggi yang pertama kali diproduksi oleh kelenjar susu. 

Ini adalah ciri serta warna asi yang bagus dan berkualitas. Pasalnya, kolostrum kaya akan protein, vitamin, dan imunoglobulin yang penting untuk membangun kekebalan tubuh bayi.

Kolostrum juga kadang dapat berwarna oranye terang karena mengandung banyak betakaroten. 

ASI kolostrum berwarna kuning biasanya mulai diproduksi sejak awal trimester kedua kehamilan dan terus berlangsung hingga hari ke-2 sampai ke-5 setelah kelahiran bayi.

Konsumsi makanan berwarna oranye kekuningan seperti wortel, ubi, dan labu yang kaya betakaroten juga dapat menyebabkan ASI berwarna jingga.

Selain itu, stok ASI perah yang Anda bekukan di kulkas dapat berubah sedikit menguning.

Tidak perlu khawatir, karena warna ASI yang seperti ini masih baik dan aman diminum bayi setelah Anda menghangatkannya.

2. Warna ASI putih 

Ketika bayi baru lahir berusia sekitar tiga atau empat minggu, tubuh Anda mulai memproduksi ASI matang (ASI matur). Ciri warna ASI matang yang bagus pun bisa berubah tergantung dari kandungan lemaknya.

Pada waktu pertama keluar, warna ASI matur akan tampak putih bening atau mungkin sedikit kebiruan dengan tekstur encer. Jenis ASI matur ini disebut dengan foremilk.

ASI matur juga terus berubah seiring pertumbuhan bayi Anda. Susu matang yang keluar pada satu bulan pertama mungkin tidak sama dengan susu yang keluar pada bulan ke-5 menyusui.

Itu juga berubah sepanjang hari. Jumlah protein, lemak, dan laktosa bervariasi selama waktu yang berbeda dalam sehari. Warna ASI yang tadinya kuning akan berangsur memutih.

3. Warna ASI lainnya

Dalam kondisi tertentu, tidak menutup kemungkinan Anda melihat warna ASI lainnya, seperti kehijauan, kemerahan, atau merah muda.

Perlu Anda pahami, kalau apa yang Anda makan atau minum bisa memengaruhi warna ASI. Misalnya, ASI menjadi warna kehijauan atau pink.

Apakah ciri atau warna ASI kehijauan atau merah muda baik dan berkualitas?

 Ya, jika warna tersebut berasal dari makanan sehat. Itu artinya Anda sudah mencukupi kebutuhan vitamin, mineral, serta serat yang diperlukan tubuh serta bayi.

Namun, tetap hati-hati karena warna ASI juga bisa terjadi karena pewarna buatan, puting berdarah, hingga kondisi kesehatan tertentu.

4. Aroma seperti susu sapi

Ciri ASI yang bagus serta berkualitas lainnya, umumnya mempunyai aroma seperti susu sapi.

ASI yang telah dibekukan dan dicairkan mungkin aromanya akan sedikit asam.

Namun, jika aroma ASI terlalu masam, mungkin itu artinya sudah tidak bagus dan sehat, karena tidak disimpan dengan baik.

Ada juga yang mengatakan ciri ASI beraroma seperti sabun, karena tingginya kandungan lipase (enzim yang membantu memecah lemak) di dalamnya.

5. Terasa manis

Kualitas ASI yang baik umumnya akan terasa manis seperti susu sapi. Namun, kemungkinan rasanya berbeda, seperti lebih lembut dan lebih manis layaknya susu almond. Makanan yang ibu konsumsi juga bisa memengaruhi rasa ASI.

6. Konsistensi lebih encer

Pada awalnya, ASI mengandung lebih banyak lemak dan laktosa, sehingga teksturnya jadi kental serta creamy.

Jenis ASI ini disebut hindmilk dengan kualitas warna berkualitas biasanya putih jernih.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu ciri ASI yang bagus pun bisa berubah menjadi lebih encer dan lebih ringan daripada susu sapi pada umumnya.

Baca Juga

  • Cara Mendapatkan ASI Perah yang Banyak, Ibu Menyusui Wajib Tahu
  • 6 Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan supaya Tidak Tertukar
  • Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Produk Organik Pilihan

Ciri ASI berkualitas bagus dilihat dari perkembangan bayi

Saat Anda menyusui, sulit untuk langsung mengetahui apakah air susu yang dihasilkan berkualitas baik atau tidak.

Apalagi, Anda juga tidak mungkin melakukan uji kandungan nutrisi ASI secara langsung.

Meskipun begitu, ada cara mudah lainnya untuk menilai ciri kualitas ASI, yaitu melalui dari tumbuh kembang dan pola menyusu buah hati Anda.

Untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri ASI berkualitas baik dan bagus, perhatikan poin-poin di bawah ini:

1. Berat badan bayi naik dengan stabil

Kenaikan berat badan bayi yang stabil dan sesuai grafik pertumbuhan menandakan bahwa ia mendapatkan ASI dengan nutrisi cukup. Sebenarnya, banyak bayi yang mengalami penurunan berat badan pada beberapa hari pascakelahiran.

Jangan panik karena hal ini tergolong normal. Biasanya, berat badan bayi akan naik dalam waktu satu hingga dua minggu. Rutinlah menimbang berat badan bayi pada tiap kunjungan ke dokter atau posyandu.

2. Volume ASI cukup memenuhi kebutuhan bayi

Sebagian besar kebutuhan menyusu bayi baru lahir adalah sebanyak 8-12 kali sehari, atau tiap dua jam sekali.

Pada masa percepatan tumbuh kembang (growth spurt), bayi mungkin akan menyusu dalam jumlah yang lebih banyak atau lebih sering. Tak perlu khawatir, karena produksi ASI pun menyesuaikan kebutuhan bayi.

Jika tubuh ibu mampu memproduksi ASI sesuai permintaan bayi, boleh diartikan bahwa ASI yang dihasilkan termasuk dalam ciri ASI berkualitas baik dan bagus.

Ibu tidak perlu khawatir akan kekurangan produksi ASI karena nafsu menyusu bayi yang meningkat. Percayalah bahwa tubuh ibu mampu memproduksi susu sebanyak permintaan bayi.

3. Pencernaan bayi lancar

Coba perhatikan sistem pencernaannya lancar atau tidak, karena bisa memengaruhi ciri ASI berkualitas dan bagus.

Sejak dilahirkan, frekuensi buang air kecil bayi akan meningkat setiap hari. Sampai usianya 6 bulan, bayi biasanya akan butuh ganti popok sekitar 5-6 kali sehari, karena buang air kecil maupun buang air besar.

Kandungan nutrisi dalam ASI berkualitas

Untuk membantu tumbuh kembang bayi berjalan ideal, ASI yang baik harus mengandung tinggi nutrisi yang meliputi:

1. Protein

Ciri ASI yang bagus mengandung dua jenis protein, yaitu whey dan kasein, dengan perbandingan 60 persen protein whey dan 40 persen protein kasein.

Perpaduan tersebut membuat protein ASI lebih mudah dicerna dan diserap oleh usus bayi. Sebaliknya, susu formula mengandung lebih banyak kasein, sehingga lebih sulit dicerna oleh usus Si Kecil.

Selain whey dan kasein, beberapa jenis protein lain dalam ASI juga berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit. Contoh protein ini salah satunya adalah laktoferin, lisozime, faktor bifidus, dan sekretori IgA.

2. Lemak

ASI mengandung lemak esensial yang berfungsi mendukung perkembangan otak bayi, penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, serta menjadi sumber energi.

Asam lemak rantai panjang dalam ASI sangat penting bagi pertumbuhan otak, penglihatan, dan sistem saraf bayi.

3. Vitamin

Kandungan vitamin dalam ASI berkaitan erat dengan kecukupan asupan vitamin ibu. Jadi setiap ibu menyusui harus mengonsumsi makanan dengan gizi yang cukup.

Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang mampu memberikan vitamin larut dalam lemak. Misalnya, vitamin A, D, E, dan K. Tapi jangan lupakan juga vitamin yang larut air, seperti vitamin B dan C.

Jika Anda kurang yakin bisa memenuhi kebutuhan vitamin tersebut setiap hari, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter bisa memberikan suplemen vitamin yang Anda perlukan.

4. Karbohidrat

Jenis karbohidrat dalam ASI adalah laktosa. Tipe karbohidrat ini menyediakan kira-kira 40 persen kalori yang didapatkan bayi dari ASI.

Laktosa berfungsi menurunkan jumlah bakteri jahat dan mempertahankan jumlah bakteri baik di dalam usus bayi. Dengan ini, penyerapan kalsium, fosfor, dan magnesium pun bisa terbantu.

Cara meningkatkan kualitas ASI

Hal utama  guna mendapatkan ciri ASI berkualitas bagus adalah mengonsumsi makanan bergizi.

Sebaiknya, Ibu menyusui harus memastikan asupan makanan yang dikonsumsi mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan seperti karbohidrat, lemak, vitamin hingga mineral.

Cara meningkatkan kualitas ASI juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak esensial AA dan DHA bisa didapatkan dari telur, minyak ikan, daging, sayur dan buah-buahan. 

Pada dasarnya, ciri ASI yang bagus dan berkualitas baik dapat dilihat dari bayi yang tampak kenyang setelah menyusu dan aktif ketika ia sedang terjaga.

Jika Anda merasa curiga atau ragu mengenai pemberian ASI, konsultasikanlah dengan dokter atau konselor laktasi.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai ciri kualitas ASI yang baik dan bagus? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

 

Advertisement

menyusuiasi eksklusifbayi & menyusuiperkembangan bayi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved