Sembelit saat Hamil Bikin Aktivitas Makin Sulit, Ini Cara Mengatasinya

Sembelit saat hamil dapat mengganggu aktivitas Anda
Sembelit saat hamil dapat disebabkan oleh beberapa pemicu

Ketika hamil, banyak terjadi perubahan dalam tubuh sehingga berpotensi menimbulkan masalah-masalah kesehatan tertentu. Salah satu bentuknya adalah sembelit. Penyakit susah BAB ini dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman hingga menimbulkan rasa sakit yang menyiksa.

Beberapa hal yang berkenaan dengan kehamilan bisa memicu terjadinya sembelit. Masalah ini sebaiknya segera diatasi agar tidak semakin parah dan membahayakan ibu sekaligus janinnya. Lantas, bagaimana caranya?

Penyebab sembelit saat hamil

Sembelit merupakan masalah yang banyak dialami oleh ibu hamil. Diperkirakan 3 dari 4 ibu hamil mengalami sembelit dan masalah usus lainnya. Sebagian ibu hamil mengalami sembelit pada tahap awal kehamilan, sementara yang lain mengalaminya pada kedua trimester berikutnya.

Sembelit dapat menyebabkan feses (kotoran) keras dan kering sehingga sakit untuk dikeluarkan. Selain itu, perut juga dapat terasa kembung, tidak nyaman, dan nyeri. Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan sembelit saat hamil, di antaranya:

  • Berubahnya kadar hormon menyebabkan usus memperlambat gerakan feses dalam perut. Hal ini dapat meningkatkan jumlah air yang diserap oleh usus besar dari feses sehingga feses menjadi lebih padat dan sulit keluar.

  • Vitamin prenatal. Vitamin prenatal mengandung zat besi dan mineral penting lain yang dibutuhkan selama kehamilan. Namun, tingginya zat besi ternyata bisa menyebabkan sembelit dan mengubah feses menjadi keras serta hitam.

  • Tekanan dalam rahim. Seiring berkembangnya kehamilan, rahim yang tumbuh dapat menekan usus sehingga membuatnya lebih sulit menggerakan feses keluar yang kemudian menyebabkan sembelit.

Masalah ini tentunya akan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, apalagi jika disertai gejala kehamilan lainnya, seperti mual atau pusing. Oleh sebab itu, ibu hamil perlu segera mengatasi masalah ini.

Mengatasi sembelit saat hamil

Sembelit memang hal yang umum terjadi pada ibu hamil. Apabila tidak segera diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan wasir atau ambeien. Wasir merupakan peradangan atau pembengkakan pada pembuluh darah vena di sekitar anus.

Kondisi ini dapat membuat Anda merasakan sakit yang luar biasa sehingga sembelit tak boleh dibiarkan begitu saja. Beberapa cara mengatasi sembelit saat hamil, yaitu:

  • Mengonsumsi lebih banyak serat

Mengonsumsi makanan kaya serat dapat membantu Anda memperlancar BAB. Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi 25-35 gram serat setiap hari.

Anda bisa mendapatkan serat dari buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan roti gandum. Selain memperlancar BAB, makanan kaya serat juga dapat memberi vitamin dan antioksidan untuk ibu hamil.

  • Minum lebih banyak air putih

Minum air putih sebanyak 8-10 gelas per hari dapat mendorong makanan padat bergerak melalui saluran pencernaan, dan membuat feses menjadi lunak sehingga mudah dikeluarkan.

Selain air putih, Anda juga dapat mencoba minum air hangat dengan lemon untuk membantu terjadinya kontraksi usus sehingga mendorong BAB.

  • Makan dengan porsi kecil namun lebih sering

Makan besar dapat membuat saluran pencernaan Anda semakin penuh sehingga memperburuk sembelit. Sebaiknya, makanlah dengan porsi kecil lebih sering agar perut dapat dengan mudah mencernanya, serta meringankan perut bergas dan kembung yang terjadi akibat sembelit.

  • Mengonsultasikan suplemen atau obat-obatan kehamilan

Ada suplemen atau obat-obatan untuk ibu hamil yang sayangnya bisa memperburuk sembelit. Sebaiknya, konsultasikan pada dokter tentang penyesuaian dosis, atau menggantinya dengan yang lain hingga situasi membaik.

Selain itu, tanyakan pula pada dokter mengenai minum suplemen magnesium yang dapat membantu melawan sembelit.

  • Mengonsumsi probiotik

Probiotik dalam yogurt mengandung kultur aktif yang dapat merangsang bakteri usus memecah makanan lebih baik. Zat ini dapat membuat pergerakan usus lancar dan feses bisa keluar dengan mudah.

Selain yogurt, Anda juga dapat meminta dokter merekomendasikan suplemen probiotik yang baik dalam bentuk kapsul, kunyah, atau bubuk.

  • Berolahraga secara teratur

Rutin berolahraga selama kehamilan dapat mendorong pergerakan usus secara teratur sehingga membantu Anda mengatasi sembelit.

Hanya dengan 10 menit berjalan kaki, Anda dapat membuat seluruh tubuh bergerak. Jadi, pastikanlah untuk rutin melakukan olahraga sesuai rekomendasi dokter Anda.

Jika sembelit saat hamil tak kunjung sembuh atau bahkan disertai gejala lain, seperti mual, muntah, sakit perut atau pendarahan dari dubur, segera periksakan kondisi ini pada dokter.

Selain itu, perlu Anda ingat bahwa tidak semua pencahar dan pelunak feses aman digunakan selama kehamilan sehingga sebelum mencobanya, bicarakan dengan dokter untuk mendapat jawaban yang tepat.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324379.php#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 12 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/constipation-remedies#1
Diakses pada 12 November 2019

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/constipation.aspx
Diakses pada 12 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed