Susah Buang Air Besar? Atasi dengan Cara Mengatasi Sembelit Ini

Sembelit atau susah buang air besar dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan berserat, berolahraga, dan meminum obat pencahar ringan
Mengonsumsi makanan berserat dapat membantu mengatasi susah buang air besar

Sebenarnya, kebanyakan kasus sembelit atau konstipasi bukanlah sebuah masalah kesehatan serius yang memerlukan penanganan dan perawatan khusus dari dokter. Akan tetapi, jika terus terjadi berulang-ulang, ada baiknya Anda melakukan konsultasi untuk mengetahui penyebab yang mengakibatkan sembelit atau konstipasi yang Anda alami beserta cara mengatasi sembelit.

Pemeriksaan untuk Sembelit atau Konstipasi

Jika sembelit atau konstipasi sudah terasa sangat mengganggu, Anda memang akan dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Selama pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa perut Anda apakah ada tanda-tanda sesuatu mengeras serta melakukan pemeriksaan melalui dubur.

Selain itu, dokter juga dapat mengambil sampel darah dan memeriksa usus Anda dengan sigmoidoskopi atau kolonoskopi, tabung fleksibel dengan kamera video yang dimasukkan ke dalam rektum. Anda mungkin juga membutuhkan barium enema, yang bekerja melapisi lapisan usus sehingga dapat dilihat pada X-ray.

Cara Mengatasi Sembelit atau Konstipasi

Dalam sebagian besar kasus penyakit ini, cara mengatasi sembelit atau konstipasi biasanya dilakukan dengan tindakan-tindakan konservatif, seperti pengaturan pola makan, olahraga, atau penggunaan obat pencahar ringan.

Begitu pula jika Anda berkonsultasi pada dokter. Mereka akan memulai perawatan dengan merekomendasikan untuk lebih banyak mengonsumsi serat pada menu sehari-hari Anda. Dokter juga akan meresepkan obat-obatan tertentu sebagai tambahan cara mengatasi sembelit Anda.

Obat pencahar yang dijual bebas umumnya aman digunakan dalam pengobatan sembelit, tetapi Anda perlu memerhatikan efek samping yang mungkin terjadi. Seperti halnya obat yang dijual umum lainnya, sangat penting untuk membaca instruksi pada label obat dengan hati-hati. Pastikan untuk meminum obat sesuai anjuran pada label, dan tidak melebihi dosis maksimum. Obat pencahar yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Selain mengubah pola makan, dokter juga akan mendorong Anda untuk meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga untuk membantu kerja dari organ pencernaan. Anda juga akan dilarang untuk melakukan kebiasaan menahan atau menekan keinginan untuk buang air besar.

Untuk sembelit atau konstipasi parah yang terjadi pada remaja atau orang dewasa, dokter biasanya akan merekomendasikan asupan gula yang tidak dapat dicerna, yang disebut lactulose atau larutan elektrolit yang diformulasikan secara khusus.

Polietilen glikol (MiraLAX) tersedia tanpa resep untuk penggunaan jangka pendek untuk sembelit pada remaja dan orang dewasa. Namun, perhatikan untuk obat-obat seperti linaclotide (Linzess), lubiprostone (Amitiza), dan plecanatide (Trulance) yang merupakan obat resep untuk penggunaan jangka panjang dalam pengobatan sembelit atau konstipasi kronis pada orang dewasa dan orang tua.

Perlu diingat, pengobatan konstipasi atau sembelit dengan obat pencahar yang dijual bebas umumnya aman, dengan sedikit efek samping yang mungkin ditimbulkan. Namun, seperti halnya dengan obat yang dijual bebas lainnya, jangan sepelekan untuk membaca instruksi pada label obat dengan hati-hati, minum obat sesuai anjuran pada label, dan tidak melebihi dosis maksimum.

Khusus untuk kondisi impaksi tinja (sejenis sembelit yang lebih serius) yang biasa menyerang lansia dan orang cacat, dokter biasanya akan melakukan tindakan untuk melepaskan bahan yang mengeras di rektum dengan memasukkan jari yang bersarung tangan sebagai cara mengatasi sembelit ini. Kemudian, ia akan memecah tinja yang mengeras secara manual.

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/understanding-constipation-treatment
Diakses pada Oktober 2018

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/150322.php
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed