Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan Saat Hamil yang Ampuh dan Alami

(0)
02 Jun 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Obat sakit tenggorokan yang aman untuk ibu hamilSakit tenggorokan saat hamil umumnya disebabkan oleh infeksi
Ketika hamil daya tahan tubuh ibu cenderung menurun sehingga rentan terkena penyakit, tak terkecuali sakit tenggorokan. Sakit tenggorokan saat hamil dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari infeksi hingga asam lambung.Meski umumnya bukanlah hal yang berbahaya, namun kondisi ini bisa membuat ibu merasa tidak nyaman. Selain itu, dikhawatirkan pula bisa semakin memburuk jika dibiarkan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Cara mengatasi sakit tenggorokan saat hamil

Sebelum mengonsumsi obat, cobalah terlebih dahulu menggunakan bahan alami yang terbukti ampuh untuk mengatasi sakit tenggorokan. Berikut beberapa cara mengatasi sakit tenggorokan saat hamil yang bisa Anda coba:

1. Lebih banyak minum air putih

Minum air putih yang banyak dapat membantu menghidrasi tenggorokan, menipiskan lendir, dan mengeluarkannya dari tubuh. Hal ini pun bisa membuat sakit tenggorokan Anda perlahan menghilang.

2. Minum teh lemon dan madu

Minum teh lemon dan madu bermanfaat dalam melawan sakit tenggorokan. Madu dapat menenangkan tenggorokan, sementara lemon membantu memecah lendir yang menyebabkan sakit tenggorokan. Anda dapat mengonsumsinya 2-3 kali sehari, namun pastikan itu bukanlah madu mentah.

3. Berkumur air garam

Berkumur dengan air garam merupakan salah satu cara terbaik dalam mengobati sakit tenggorokan. Air hangat dan garam dapat membantu melembapkan selaput tenggorokan sehingga membuatnya terasa lebih nyaman. Anda hanya perlu berkumur dengan segelas air hangat yang telah dicampur setengah sendok teh garam selama beberapa kali sehari.

4. Menghirup uap

Menghirup uap juga dapat secara efektif mengatasi sakit tenggorokan dan membersihkan hidung yang tersumbat. Hiruplah uap air hangat yang ada pada baskom dan tutupi kepala Anda menggunakan handuk.

5. Minum air jahe

Sudah bukan rahasia lagi jika jahe memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan. Jahe memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang ampuh dalam mengatasi sakit tenggorokan. Anda dapat mengonsumsi air jahe dan menambahkan madu agar rasanya lebih enak.Selain berbagai hal di atas, istirahatlah dengan cukup dan hindari mengonsumsi makanan berminyak atau pedas karena dapat memperburuk sakit tenggorokan yang Anda alami. Jika sakit tenggorokan tak kunjung membaik atau disertai dengan gejala lain, seperti demam, ruam, atau flu berat, sebaiknya periksakan diri Anda pada dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan menentukan penanganan yang tepat untuk Anda. 

Pilihan obat sakit tenggorokan yang aman untuk ibu hamil

Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik jika sakit tenggorokan saat hamil disebabkan oleh infeksi bakteri, antasida bila disebabkan oleh kenaikan asam lambung, dan obat batuk untuk mengurangi peradangan. Menurut UT Southwestern Medical Center, wanita hamil dapat mengonsumsi acetaminophen (Tylenol) untuk sakit tenggorokan dengan batas 3.000 mg dalam 24 jam, serta obat semprot atau tablet hisap yang mengandung benzokain juga dapat membantu membuat tenggorokan mati rasa.Hindarilah mengonsumsi obat bebas selama kehamilan agar janin dalam kandungan pun senantiasa aman.

Penyebab sakit tenggorokan saat hamil

Sakit tenggorokan umumnya terjadi ketika adanya iritasi di belakang tenggorokan yang terasa ringan hingga berat. Anda mungkin merasakan gatal, nyeri terbakar atau sakit yang tajam pada tenggorokan. Adapun penyebab sakit tenggorokan saat hamil, di antaranya:

1. Infeksi virus

Sebagian besar sakit tenggorokan saat hamil disebabkan oleh infeksi virus. Umumnya, infeksi ini menyebabkan flu yang memicu terjadinya sakit tenggorokan. Tak hanya itu, ibu juga mungkin merasakan nyeri otot, demam, lemas, pilek, batuk, dan lainnya.

2. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan saat hamil. Salah satu infeksi bakteri yang paling umum terjadi, yaitu radang tenggorokan. Bukan hanya sakit tenggorokan, Anda juga akan merasakan demam, nyeri sendi dan otot, sakit kepala, ruam kulit, serta adanya bintik-bintik putih di belakang tenggorokan.

3. Iritasi lingkungan

Terdapat banyak hal yang dapat mengiritasi tenggorokan dan saluran hidung, misalnya udara kering, serbuk sari, debu, asap maupun bahan kimia. Hal ini tentu saja dapat menimbulkan ketidaknyamanan bahkan sakit tenggorokan saat hamil. 

4. Hormon kehamilan

Hormon yang berfluktuasi selama kehamilan menyebabkan tubuh merasakan berbagai gejala, seperti mulut kering, haus yang berlebihan, dan sakit tenggorokan. Bahkan muntah yang berlebihan saat hamil juga dapat menyebabkan tenggorokan terluka sehingga terasa sakit.

5. Naiknya asam lambung

Proses pencernaan yang lebih lambat dan tingginya kadar hormon progesteron pada masa kehamilan dapat memicu terjadinya kenaikan asam lambung. Kondisi ini menyebabkan sejumlah gejala berupa rasa asam di bagian belakang mulut, sensasi terbakar di dada, dan sakit tenggorokan.Anda mungkin ingin segera menghilangkan sakit tenggorokan yang mengganggu tersebut, namun jika minum obat dikhawatirkan akan memengaruhi janin yang tengah dikandung. Hal ini tentu bisa membuat ibu terjebak dalam ketidaknyamanan.
hamilkehamilansakit tenggorokan
Mom Loves Best. https://momlovesbest.com/sore-throat-during-pregnancy
Diakses pada 18 Mei 2020
Firstcry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/sore-throat-in-pregnancy/
Diakses pada 18 Mei 2020
UT Southwestern Medical Center. https://utswmed.org/medblog/otc-cold-medication-safe-pregnancy/
Diakses pada 16 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait