Cara Mengatasi Razor Burn alias Iritasi Akibat Bercukur


Razor burn adalah luka iritasi akibat pisau cukur pada bagian tubuh yang telah dicukur. Kondisi ini biasanya ditandai dengan ruam merah pada kulit yang dicukur. Razor burn dapat diatasi dengan sejumlah cara, mulai dari kompres dingin atau hangat hingga lidah buaya.

0,0
24 Jul 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Razor burn dapat diatasi dengan sejumlah cara menghilakan iritasi akibat mencukurRazor burn dapat terjadi setelah kegiatan mencukur bulu apa pun
Pernahkah Anda mengalami iritasi pada kulit setelah bercukur? Kondisi ini dikenal sebagai razor burn. Secara umum, razor burn adalah luka iritasi akibat pisau cukur pada bagian tubuh yang telah dicukur. Tanda awal kondisi ini biasanya berupa ruam merah pada bagian kulit yang dicukur, seperti wajah, kaki, ketiak, atau area kemaluan.Razor burn dapat menyebabkan sensasi terbakar (panas), menyengat, rasa gatal, atau munculnya benjolan merah. Sensasi terbakar akibat pisau cukur dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman, tetapi biasanya hanya bersifat sementara dan mereda seiring berjalannya waktu.

Cara menghilangkan iritasi akibat mencukur alias razor burn

Jika Anda mengalami razor burn setelah bercukur, sebaiknya jangan lakukan kegiatan ini dulu sebelum kondisi kulit Anda pulih. Berikut adalah beberapa cara menghilangkan iritasi akibat mencukur yang bisa Anda lakukan:

1. Menggunakan kompres dingin dan hangat

Jika Anda mengalami iritasi kulit setelah mencukur bulu kemaluan atau bulu lainnya, kompres dingin dapat membantu melembutkan kulit yang teriritasi.Sementara itu, jika Anda rentan mengalami benjolan merah dan rambut tumbuh ke dalam, kompres hangat dapat jadi pilihan yang tepat sebelum bercukur. Cara ini dapat membantu membuka pori-pori dan melunakkan rambut.

2. Menggunakan pasta dari baking soda (soda kue)

Soda kue diperkirakan dapat membantu menenangkan, mendinginkan, serta meringankan panas dan rasa sakit akibat razor burn. Anda dapat mencampurkan soda kue dan air yang sudah disuling hingga berbentuk pasta kental.Cara menghilangkan iritasi akibat mencukur ini juga cukup mudah, Anda hanya perlu mengoleskan pasta tersebut pada permukaan kulit, menunggunya sampai kering, lalu membilas area yang dioleskan pasta sampai hingga bersih.Namun, jangan menggunakannya pada area kelamin bagian dalam, misalnya di dalam bibir vagina, karena dikhawatirkan malah memicu infeksi.

3. Menggunakan lidah buaya

Lidah buaya dikenal mampu menenangkan dan menyembuhkan luka bakar. Anda dapat mengoleskan lapisan tipis gel lidah buaya murni ke permukaan kulit untuk meredakan razor burn.Sebelum melakukan cara menghilangkan iritasi akibat mencukur ini, sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu apakah Anda memiliki alergi lidah buaya atau tidak.

4. Menggunakan minyak kelapa

Minyak kelapa dipercaya memiliki sifat antiradang dan antiseptik. Oleh karena itu, minyak ini disebut-sebut dapat dimanfaatkan sebagai cara mengatasi iritasi setelah mencukur bulu kemaluan..Anda hanya perlu mengoleskan minyak kelapa organik tipis-tipis saja ke area yang meradang untuk mendapatkan manfaatnya.

4. Menggunakan krim hidrokortison

Krim hidrokortison adalah steroid topikal yang dapat digunakan untuk mengurangi iritasi dan peradangan akibat razor burn.Jangan lupa untuk mengikuti aturan pakai saat Anda hendak menggunakan krim hidrokortison sebagai cara menghilangkan iritasi akibat mencukur. Jika Anda mengalami efek samping atau peradangan kian memburuk, segera hentikan penggunaannya.

5. Menggunakan krim perawatan kulit

Beberapa jenis krim perawatan kulit dari bahan-bahan tertentu juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi razor burn. Berikut adalah beberapa kandungan bahan perawatan kulit yang dapat membantu Anda:

Cara mencegah agar razor burn tidak terjadi lagi

Jika Anda kerap mengalami razor burn, cara menghilangkan iritasi akibat mencukur saja mungkin tidak cukup. Perhatikan juga beberapa cara mencegah iritasi kulit akibat mencukur bulu kemaluan ataupun area lainnya, seperti:
  • Pilih pisau cukur berkualitas tinggi.
  • Jangan gunakan pisau cukur tua.
  • Bercukur saat kulit Anda bersih, basah, dan hangat.
  • Sebaiknya bercukur di pancuran air hangat atau bak mandi untuk melembutkan rambut.
  • Lakukan eksfoliasi sebelum bercukur.
  • Oleskan gel atau krim cukur ke area kulit yang dicukur. Carilah produk lembut yang tidak akan mengiritasi kulit.
  • Cukur ke arah tumbuhnya rambut..
  • Bilas pisau cukur secara berkala untuk menghilangkan penumpukan bulu.
  • Simpan pisau cukur di tempat yang kering.
  • Jaga kebersihan pisau cukur agar tetap tajam dan bersih dari karat atau penumpukan bulu.
  • Setelah bercukur, oleskan krim pelembap bebas pewangi untuk mengembalikan pelindung alami kulit.
  • Hindari mengenakan pakaian ketat yang dapat bergesekan dengan area yang baru dicukur dan mengakibatkan iritasi kulit.
Sebaiknya Anda jangan bercukur setiap hari karena dapat meningkatkan risiko razor burn tidak kunjung sembuh. Selain itu, beberapa krim cukur dan produk perawatan setelah bercukur mungkin mengandung bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit sensitifSebaiknya uji kulit Anda dengan menempelkan sedikit krim ke bagian dalam siku untuk memeriksa sensitivitasnya.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
perawatan kulitjenggotrambut kemaluan
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/razor-burn#treatment
Diakses 13 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-razor-burn#prevention
Diakses 13 Juli 2021
Web MD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/remedies-relieve-razor-burn#2
Diakses 13 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait