Cara Mengatasi Rasa Sedih Setelah Kehilangan Teman Baik


Kehilangan teman bisa dirasakan oleh siapa pun dalam rentang usia berapa pun. Mengatasinya cukup berdamai dengan diri sendiri dan memberikan waktu untuk pemulihan.

0,0
15 Jun 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kehilangan teman, sahabat, atau orang terdekat bisa jadi meninggalkan luka yang mendalamSetiap orang yang datang pasti akan pergi, begitu juga dengan teman Anda
Setiap kehilangan bisa membawa luka yang mendalam pada seseorang. Tak terkecuali saat Anda kehilangan teman baik karena satu dan lain hal. Kehilangan teman bisa terjadi akibat meninggal dunia atau Anda benar-benar hilang kontak dengannya. Anda mungkin akan diliputi kesedihan mendalam saat kehilangan teman. Namun, berlarut-larut dalam kesedihan juga sebenarnya tidak baik untuk kesehatan mental. Anda harus mencari strategi untuk belajar menjadi orang yang lebih baik lagi ke depannya.

Alasan kehilangan teman sangat menyakitkan

Seseorang bisa menyebut orang lain sebagai temannya sampai kapan pun, tanpa adanya sebuah kedekatan. Artinya, kedekatan tersebut bisa terjalin seiring dengan berjalannya waktu. Intensitas komunikasi pun bisa menjadi semakin bertambah dan hubungan jadi dekat.Perpisahan antara dua sahabat ini bisa terjadi sangat tiba-tiba. Uniknya lagi, pemutusan hubungan pertemanan ini tidaklah dilakukan layaknya hubungan percintaan. Anda atau orang tersebut bisa langsung pergi tanpa menyatakan apa pun.Tidak jarang beberapa kasus putusnya hubungan pertemanan ini ditandai dengan pengkhianatan. Banyak orang yang menganggap hubungan pertemanan bisa berlangsung selamanya. Perasaan yang tergolong “santai” dalam memandang sebuah hubungan ini yang sepertinya sering meninggalkan luka.

Faktor putusnya hubungan pertemanan

Saat kematian datang pada seseorang, Anda sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Namun, banyak faktor juga yang membuat hubungan pertemanan ini bisa runtuh. Berikut beberapa hal yang bisa memutuskan pertemanan:
  • Pindah kota, domisili, sekolah, tempat kerja, atau komunitas
  • Mendapatkan teman baru yang lebih baik
  • Teman sudah merusak kehidupan pribadi
  • Teman yang berubah menjadi saingan (rival)
  • Hubungan pertemanan sudah tidak bisa memberikan nilai bagi satu sama lain
  • Hubungan pertemanan yang menjatuhkan
  • Berbohong atau dibohongi

Cara mengatasi kesedihan kehilangan teman

Penyesalan yang datang atas kehilangan teman hanya akan memunculkan pikiran negatif. Berikut langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesedihan ditinggal sahabat karib:

1. Menerima keadaan

Setiap orang yang datang pasti akan pergi. Begitu juga dengan orang yang baru saja meninggalkan Anda. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah berdamai dengan keadaan. Penolakan tentu akan datang, tapi itu bisa jadi sebuah proses untuk lebih baik.

2. Membuat sebuah jurnal

Perasaan marah, sedih, dan kecewa bisa saja muncul dalam proses ini. Meluapkannya mungkin jadi langkah yang lebih baik ketimbang hanya dipendam. Cara terbaik untuk meluapkan emosi yang muncul adalah menulis jurnal.Karena itu adalah jurnal pribadi, Anda bisa menuangkan segala rasa yang ada. Emosi mungkin akan membuat kata-kata mengalir dengan lebih baik. Selain itu, menulis jurnal juga menjadi kesempatan Anda untuk mengulang kembali segala kenangan yang pernah dijalani bersama.Lebih baiknya lagi, jangan hanya membuka kenangan lama di dalamnya. Cobalah menulis rencana-rencana masa depan yang ingin Anda raih. Membuat jurnal lebih menarik pun akan menyibukkan Anda untuk mengatasi perasaan negatif yang muncul.

3. Berikan diri Anda waktu

Beberapa orang mungkin akan meminta Anda untuk melupakan orang tersebut dan mulai melanjutkan hidup. Sayangnya, cara ini mungkin tidak akan berhasil dengan cepat.Hubungan pertemanan pasti dipupuk selama bertahun-tahun. Hal ini pun membuat Anda butuh waktu untuk menghilangkan rasa sedih dan kecewa tersebut.Anda bisa mulai mencari kesibukan positif lain untuk mulai menghilangkan rasa sedih dan dirasakan. Selebihnya, biarkan semua rasa tersebut hilang bersama dengan waktu.

4. Hapus masa lalu

Membuka masa lalu cenderung membuat Anda kembali bersedih kala mengingatnya. Untuk mengatasinya, Anda bisa membersihkan beberapa kenangan yang masih tersimpan. Kemasi barang-barang yang berhubungan dengan orang tersebut.Jika Anda tidak cukup kuat untuk menggunakannya kembali, donasikan atau jual benda-benda tersebut. Melakukan langkah tersebut juga bisa menghormati kenangan yang sudah Anda jalani bersama. Selain itu, benda-benda tersebut pun bisa kembali berguna.

5. Tetap perhatikan kesehatan Anda

Anda boleh bersedih karena itu wajar. Namun, Anda tidak boleh membiarkan kesehatan terganggu karenanya. Sejumlah aktivitas pelarian mungkin Anda lakukan untuk mengatasi rasa sedih.Di samping itu, tetaplah usahakan untuk mendapatkan asupan makanan bernutrisi untuk tubuh Anda. Pastikan juga Anda istirahat cukup dengan tidur setidaknya 7-9 jam per harinya. Saat sedang sedih, cobalah berjalan-jalan mencari angin segar untuk memberikan semangat baru.

Catatan dari SehatQ

Kehilangan teman, sahabat, atau orang terdekat bisa jadi meninggalkan luka yang mendalam. Faktor pertikaian dan perubahan status sering menjadi salah satu penyebabnya. Untuk mengatasinya, Anda bisa mulai berdamai dengan keadaan dan memberikan waktu untuk bangkit kembaliUntuk berdiskusi lebih lanjut tentang cara menghadapi perasaan setelah kehilangan teman baik, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play
persahabatanmenjalin hubungan
Very Well Mind https://www.verywellmind.com/how-to-end-friendship-4174037
Diakses pada 2 Juni 2021
Psychcentral https://psychcentral.com/blog/imperfect/2018/10/breaking-up-with-a-friend-how-to-end-a-friendship-thats-no-longer-healthy-or-fulfilling
Diakses pada 2 Juni 2021
Healthline https://www.healthline.com/health/losing-a-best-friend
Diakses pada 2 Juni 2021
Time https://time.com/5402304/friendship-breakups-worse-romantic/
Diakses pada 2 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait