8 Cara Mengatasi Perut Kekenyangan dan Begah


Perut begah setelah makan cukup sering tejadi. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba menghindari makanan berlemak, minuman bersoda, hingga mengurangi gerakan.

(0)
29 Jan 2021|Azelia Trifiana
Perut begah akibat kekenyanganPerasaan begah setelah makan memang tidak menyenangkan
Jika ingin menghindari perut begah setelah makan, ada beberapa trik yang bisa dilakukan. Cara mengatasi perut kekenyangan ini mulai dari menghindari makan serat dan minuman bersoda berlebihan, hingga makan lebih pelan.Namun tak perlu khawatir karena perut begah adalah hal yang wajar. Normalnya, rasa kembung ini akan hilang setelah beberapa menit.

Mengapa perut begah terjadi?

Perut begah bisa terjadi ketika ada banyak udara atau gas terperangkap di saluran pencernaan. Kondisi ini kerap muncul setelah makan karena ketika tubuh mencerna makanan, di saat yang sama ada gas yang diproduksi.Tak hanya itu, orang juga menelan udara saat makan, minum, atau berbicara sehingga masuk ke dalam saluran pencernaan. Itulah mengapa tubuh bisa bereaksi dengan flatulensi (buang angin) dan sendawa untuk mengeluarkan udara.Terlepas dari wajarnya mengalami perut begah, kondisi ini terkadang bisa juga menjadi gejala kondisi medis tertentu. Apabila dirasa tidak wajar atau terjadi terus menerus hingga mengganggu aktivitas, konsultasikan dengan dokter.

Cara mengatasi perut kekenyangan

Berikut ini beberapa cara menghindari perut begah setelah makan:

1. Hindari makan terlalu banyak serat

lentil
Serat adalah jenis karbohidrat yang tidak bisa dicerna tubuh. Fungsinya penting, membantu mengendalikan kadar gula darah dan konsumsi gula.Meski demikian, makanan tinggi serat juga menghasilkan gas berlebih pada sebagian orang. Menurut sebuah studi, mengurangi konsumsi makanan tinggi serat membantu melegakan kembung pada orang yang mengalami konstipasi.Contoh makanan tinggi serat di antaranya:
  • Kacang polong
  • Lentil
  • Apel
  • Jeruk
  • Oat whole grain
  • Brokoli
  • Tauge

2. Kenali alergi

Selain akibat kekenyangan, perut begah juga bisa terjadi karena alergi. Ketika pencernaan memiliki kadar toleransi rendah terhadap makanan tertentu, akan diproduksi gas berlebihan yang terperangkap di saluran pencernaan.Jenis makanan yang paling sering menimbulkan alergi pada kebanyakan orang adalah gandum atau gluten. Memang tidak ada cara termudah mengidentifikasi alergi, perlu proses mencoba untuk mengetahuinya. Mencatatnya dalam jurnal bisa membantu mengenali makanan yang jadi pemicu.

3. Hindari makanan tinggi lemak

daging
Makanan tinggi lemak perlu waktu lebih banyak untuk dicerna dibandingkan dengan jenis makanan lain. Ini dapat menyebabkan proses menuntaskan pencernaan menjadi lebih lama. Kerap kali, kondisi ini disertai dengan kembung.Oleh sebab itu, bisa dicoba menghindari makanan tinggi lemak. Dalam sebuah studi pada orang yang bermasalah dengan perut begah tiap setelah makan, mengonsumsi makanan tinggi lemak memang kerap menjadi pemicunya.

4. Makan dan minum perlahan

Ketika Anda makan dan minum terlalu cepat, kemungkinan menelan udara juga meningkat. Konsekuensinya, lebih banyak gas yang terperangkap di saluran pencernaan.Akan lebih baik makan dan minum perlahan demi mengurangi jumlah udara yang tertelan. Ini bisa membantu mengurangi masalah perut kembung.Begitu pula dengan berbicara saat makan. Ini bisa meningkatkan kemungkinan menelan udara yang terperangkap di saluran pencernaan.

5. Hindari minuman bersoda

minuman bersoda
Bukan hanya kerap mengandung pemanis tambahan, minuman bersoda juga merupakan biang kerok perut terasa begah. Alasannya karena minuman bersoda mengandung karbon dioksida, gas yang bisa terakumulasi di saluran pencernaan.Bahkan, minuman bersoda versi diet juga tetap bisa menimbulkan akibat yang sama. Untuk itu, sebaiknya tetap memilih air putih sebagai minuman untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh sehari-harinya

6. Jahe

Sejak dulu, jahe dianggap ampuh sebagai cara mengatasi perut kembung. Di dalamnya terdapat zat carminative yang bisa membantu mengeluarkan kelebihan gas di dalam saluran pencernaan.Studi pada tahun 2013 pun menunjukkan bahwa jahe mengandung beberapa manfaat kesehatan, termasuk menghindari perut begah dan kembung.

7. Hindari mengunyah permen karet

Apakah Anda hobi mengunyah permen karet? Jika iya, bisa jadi itulah yang menyebabkan perut terasa begah. Gerakan mulut mengunyah permen karet rentan membuat seseorang menelan udara terlalu banyak. Konsekuensinya, kelebihan udara akan terperangkap di saluran pencernaan.

8. Bergerak setelah makan

Jangan langsung bersandar atau bahkan tidur setelah makan. Justru sebaliknya, cobalah bergerak setelah makan seperti berjalan kaki untuk mengurangi rasa kembung di perut. Menurut sebuah studi, bergerak ringan dapat membantu mengeluarkan gas yang terperangkap di saluran pencernaan.Beberapa langkah di atas bisa menjadi cara mengatasi perut kekenyangan dan terasa begah. Tentunya, makan dengan porsi sewajarnya juga krusial untuk mengantisipasi munculnya rasa tidak nyaman.

Utamanya bagi yang kerap mengalami heartburn, bisa disiasati dengan makan porsi kecil dengan durasi lebih sering ketimbang makan langsung porsi banyak.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar heartburn dan perut begah, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322200#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 16 Januari 2021
Royal Society of Chemistry. https://pubs.rsc.org/-/content/articlelanding/2013/fo/c3fo30337c/unauth#!divAbstract
Diakses pada 16 Januari 2021
Gastroenterology & Hepatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3264926/
Diakses pada 16 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait