Istilah Ghosting Ramai Dibicarakan di Media Sosial, Apa Artinya?


Ghosting adalah kondisi ketika seseorang tiba-tiba menghilang dari kehidupan Anda. Seseorang dapat dikatakan melakukan ghosting jika tidak memberi kabar, respon yang lambat, atau menghilang begitu saja.

(0)
08 Mar 2021|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ghosting adalah kondisi saat calon pasangan tiba-tiba menghilang dari kehidupan AndaGhosting terjadi jika pasangan tidak memberi kabar atau menghilang begitu saja
Media sosial ramai membicarakan sebuah kasus ghosting yang mendadak viral. Mungkin Anda sendiri juga pernah mendengar istilah ini. Teman Anda mungkin bercerita, ia baru saja mengalami ghosting yang dilakukan oleh seseorang yang dikenalnya dari aplikasi cari jodoh.Sebenarnya, apa itu ghosting? Apa kaitannya dengan patah hati?

Apa itu ghosting?

Ghosting adalah kondisi saat calon pasangan tiba-tiba menghilang dari kehidupan Anda, bak ditelan bumi. Orang yang mungkin mulai Anda sayangi, tiba-tiba menghindar tanpa kabar dan penjelasan. Tentunya, mengalami ghosting dapat menimbulkan patah hati dan kehilangan.Fenomena ghosting merebak selama beberapa dekade terakhir. Kehadiran alat komunikasi yang canggih, media sosial, hingga aplikasi cari jodoh, ikut menjadi pemicu. Fitur block dari perangkat maupun aplikasi tersebut, membuat seseorang mudah untuk melakukan atau mengalami ghosting.Seseorang dapat dikatakan sudah melakukan ghosting terhadap apabila dia tidak memberi kabar setelah beberapa lama, padahal biasanya dia selalu aktif menghubungi Anda. Atau, jika setelah Anda mengirimkan chat, dia merespons dengan lambat, atau malah tidak dibalas sama sekali.Seseorang juga bisa menghilang dari, setelah Anda mengatakan sesuatu yang tidak biasa. Misalnya setelah Anda mengungkapkan perasaan sayang kepada orang yang baru saja ditemui, dari aplikasi kencan.Meski sering terjadi dalam hubungan percintaan, ghosting tidak hanya melekat pada persoalan asmara. Untuk konteks pertemanan pun, ghosting tetap dapat terjadi. Begitu pula dalam urusan pekerjaan, yang kerap terjadi antara pihak perusahaan dengan calon karyawannya.

Apa yang menyebabkan pasangan ghosting?

Kebanyakan orang memilih ghosting dengan alasan yang bervariasi dalam kompleksitas. Berikut adalah beberapa dari banyak alasan orang melakukan ghosting:

1. Takut

Karena adanya rasa takut akan hal-hal yang tidak diketahui tertanam pada manusia bisa menyebabkan seseorang memutuskan untuk ghosting. Anda mungkin memutuskan untuk mengakhirinya karena Anda takut mengenal seseorang yang baru atau takut reaksinya jika putus.

2. Penghindaran konflik

Manusia secara naluriah bersosialisasi, dan mengganggu hubungan sosial apa pun, baik atau buruk, dapat memengaruhi kualitas hidup Anda. Akibatnya, Anda mungkin merasa lebih nyaman untuk tidak pernah bertemu dengan seseorang yang memiliki peran tersebut dikemudian hari daripada menghadapi potensi konflik atau penolakan yang bisa terjadi saat berpisah.

3. Kurangnya konsekuensi

Jika Anda baru saja bertemu seseorang, Anda mungkin merasa tidak ada yang dipertaruhkan karena Anda mungkin tidak memiliki teman atau banyak kesamaan. Ini mungkin tidak tampak seperti masalah besar jika Anda keluar begitu saja dari kehidupan mereka.

4. Perawatan diri

Jika suatu hubungan berdampak negatif pada kualitas hidup Anda, memutus kontak atau ghosting terkadang tampak seperti satu-satunya cara untuk mencari kesejahteraan Anda sendiri tanpa putus cinta atau berpisah.

Cara mengatasi patah hati karena di-ghosting

Menerima perlakuan ghosting dan patah hati, dapat menjadi hal yang sulit. Ghosting dapat menimbulkan rasa sakit secara fisik, karena otak mengeluarkan reaksi, serupa respons terhadap rasa sakit di tubuh.Tak hanya itu, ghosting juga dapat mengurangi kepercayaan diri, bahkan harga diri atau self-esteem Anda, serta memberikan pengaruh terhadap hubungan asmara di masa depan.Berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan, apabila merasa patah hati dan kehilangan, setelah menerima perlakuan ghosting.

1. Menciptakan transparansi

Saat baru mengenal seseorang, Anda bisa terbuka dengan calon pasangan, mengenai jenis hubungan yang ingin dijalin. Misalnya, apakah dia hanya menginginkan sebatas teman kencan tanpa melibatkan perasaan terlalu dalam? Atau mungkin calon pasangan Anda memang mencari hubungan yang memiliki komitmen jangka panjang?

2. Memberi batasan waktu untuk calon pasangan

Apabila Anda mulai gelisah, karena calon pasangan tiba-tiba menghilang setelah beberapa lama, maka berilah ultimatum atau batasan waktu. Misalnya, jika ia tidak membalas pesan Anda setelah 1 minggu, Anda bisa memberikan ultimatum bahwa hubungan kalian disimpulkan berakhir.

3. Tidak menyalahkan diri sendiri

Karena ghosting adalah fenomena yang kompleks, ada banyak alasan calon pasangan Anda melakukan hal tersebut. Alasan ghosting tidak selalu datang dari Anda, melainkan juga dapat dari faktor internal pasangan. Misalnya, dia sedang mengalami musibah, orang terdekat meninggal dunia, dan sebagainya.Meski demikian, bagaimanapun juga, melakukan ghosting dan hilang tanpa kabar, bukanlah cara bijak dalam memutuskan hubungan.

4. Menerima kesedihan, namun tidak mencari pelarian negatif

Mengalami patah hati dan kehilangan setelah mengalami ghosting, tentu akan membuat banyak orang merasa sedih. Anda disarankan untuk menerima kesedihan dan kemarahan, yang dirasakan.Hanya saja, jangan mencari pelarian dengan hal-hal negatif, seperti mengonsumsi alkohol berlebihan atau menggunakan obat terlarang.

5. Menghubungi teman dekat

Karena sedang mengalami kesedihan, Anda juga disarankan untuk segera menghubungi teman dekat atau anggota keluarga untuk bercerita, yang bisa dipercaya. Mendapatkan dukungan dari teman dan keluarga, dapat memberikan rasa tenang dan perspektif baru.

6. Mencari bantuan profesional

Apabila kondisi psikologis Anda tak segera pulih, mencari bantuan psikolog dan konselor, bisa dilakukan. Bantuan profesional dapat memberikan strategi untuk segera pulih, serta lebih kuat dari kondisi sebelumnya.[[artikel-terkait]]

Catatan dari SehatQ

Ghosting adalah sesuatu yang tidak mengenakkan, karena calon pasangan Anda hilang tanpa kabar. Fenomena ini pun mungkin sering dicurahkan, oleh orang-orang di sekitar Anda. Apabila mengalami ghosting, Anda bisa melakukan beberapa cara, seperti menerima kesedihan yang dialami, hingga menghubungi orang terdekat.Tentunya, hal ini juga berlaku bagi Anda yang sering melakukan ghosting. Karena ghosting adalah pengalaman yang tak menyenangkan, perlakukanlah orang seperti Anda ingin dihargai orang lain.
media sosialasmara
Healthline. https://www.healthline.com/health/ghosting
Diakses pada 25 September2019
Psych Central. https://psychcentral.com/lib/8-reasons-youve-been-ghosted/
Diakses pada 25 September 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait