Selain mengonsumsi obat, mual saat hamil dapat diatasi dengan berbagai cara alami
Morning sickness umum terjadi pada trimester pertama kehamilan

Morning Sickness adalah perasaan mual saat hamil yang dialami terutama pada trimester pertama kehamilan. Mual yang dialami akan sangat kuat pada pagi hari dan perlahan membaik. Meski demikian, pada beberapa ibu kondisi mual ini bisa terjadi sepanjang hari.

Morning Sickness merupakan kondisi yang terjadi akibat perubahan hormonal saat hamil. Oleh karena itu, kondisi ini sangat sulit untuk dihindari. Selain mengonsumsi obat antiemetik, terdapat beberapa cara alamiah mengatasi mual saat hamil yang bisa ibu coba.

5 cara mengatasi mual saat hamil

1. Menjaga pola makan

Makan dengan porsi yang lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu meredakan mual yang dialami saat hamil. Selain itu, pastikan ibu tidak melewatkan jadwal makan. Perut yang kosong dapat menyebabkan mual dan muntah. Setelah makan, hindari untuk langsung berbaring.

Sebaiknya hindari makanan yang memicu peningkatan asam lambung agar gejala mual tidak bertambah buruk, misalnya makanan yang pedas, asam dan bersantan.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga merupakan salah satu cara mengatasi mual saat hamil. Dehidrasi bisa membuat ibu merasakan mual. Pastikan ibu hamil cukup meminum air untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh harian. Minumlah air putih 30 menit sebelum atau sesudah makan. Hindari banyak meminum air bersamaan saat makan.

2. Konsumsi jahe

Jahe merupakan bahan makanan yang populer digunakan untuk mengatasi mual saat hamil. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi jahe efektif untuk meredakan mual.

Efek jahe terhadap tubuh untuk meredakan mual belum sepenuhnya diketahui. Akan tetapi, jahe dipercaya memiliki kandungan dengan mekanisme kerja yang serupa dengan obat antimual.

Konsumsi jahe memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan mengonsumsi obat-obatan. Meski beberapa peneliti berpendapat jahe kurang aman untuk dikonsumsi saat hamil, hal ini tidak sepenuhnya terbukti.

Sebagian besar individu aman untuk mengonsumsi jahe walaupun bahan makanan ini memiliki efek terhadap pembekuan darah. Bila ibu hamil memiliki kecenderungan tekanan darah yang rendah, kadar gula darah rendah, atau konsumsi obat pengencer darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe secara rutin.

Tidak ada dosis pasti yang dianjurkan untuk mengonsumsi jahe setiap hari. Berdasarkan penelitian, konsumsi jahe kering setiap hari sebanyak 0,5 sampai 1,5 g terbukti efektif untuk meredakan Morning Sickness yang dialami.

[[artikel-terkait]]

3. Aromaterapi

Aromaterapi ternyata juga memiliki efek yang baik bagi tubuh untuk meredakan mual jika ibu hamil mengalami Morning Sickness. Aromaterapi juga bisa membantu ibu untuk melakukan relaksasi.

Tidak semua wangi yang dihasilkan aromaterapi dapat meredakan mual yang dialami. Terkadang, wangi yang dihirup dapat membuat ibu hamil merasa semakin mual. Jenis aromaterapi yang bisa membantu meredakan mual, yaitu wangi peppermint, spearmint, lemon, jeruk, dan jeruk nipis.

Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa aromaterapi peppermint mampu meredakan mual hingga 57%. Selain aromaterapi, peppermint dalam bentuk inhalasi dan teh juga memiliki efek yang sama sebagai antimual.

4. Akupuntur dan akupresur

Akupuntur dan akupresur merupakan teknik pengobatan tradisional Tiongkok yang digunakan untuk mengatasi kondisi mual dan muntah. Akupuntur dilakukan dengan menusukkan jarum pada lokasi tertentu pada tubuh. Akupresur merupakan teknik yang serupa, tetapi peranan jarum digantikan dengan penekanan.

Kedua teknik ini akan memberikan stimulasi pada serabut saraf. Serabut saraf kemudian menghantarkan sinyal yang diterimanya menuju otak dan saraf tulang belakang. Dengan hantaran sinyal menuju otak ini, diharapkan mual yang dialami saat Morning Sickness akan membaik.

5. Relaksasi tubuh

Menjaga tubuh tetap rileks penting dilakukan jika ibu hamil mengalami Morning Sickness saat hamil. Gunakan waktu luang yang dimiliki untuk beristirahat dan tidur siang. Hal ini mampu mengurangi gejala mual yang dialami. Berbagai cara dapat dilakukan untuk relaksasi, di antaranya dengan musik, refleksiologi, dan hipnoterapi.

Artikel Terkait

Banner Telemed