Cara Mengatasi Mimisan pada Anak agar Segera Berhenti


Cara mengatasi mimisan pada anak dapat dilakukan dengan membuatnya duduk tegak, kemudian jepit hidungnya menggunakan tisu selama 10 menit. Hindari menyumbat hidung anak karena bisa membuat darah tertahan di dalam.

0,0
20 May 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mengatasi mimisan pada anak bisa diilakukan dengan mudahMimisan pada anak dapat disebabkan oleh udara yang kering
Cara mengatasi mimisan pada anak dapat dilakukan dengan beberapa langkah. Umumnya, mmisan yang terjadi pada anak berlangsung singkat, namun dapat membuat orangtua merasa khawatir. Rasa khawatir, dan panik melihat darah yang keluar dari hidung anak bisa menyebabkan Anda salah mengambil langkah untuk mengatasinya.
Tenang, mimisan memang biasa terjadi pada anak-anak. Terutama mereka yang berusia 2-10 tahun. Kondisi ini jarang menimbulkan hal yang serius. Mimisan yang cukup serius hanya terjadi sekitar 10% yang mengalaminya. Hal tersebut ditandai dengan frekuensi mimisan yang sering, dan sangat banyak sehingga memerlukan perhatian medis.

Penyebab mimisan pada anak

Mimisan yang paling umum terjadi pada anak-anak, yaitu mimisan anterior. Mimisan anterior terjadi ketika darah keluar dari depan hidung.Daerah hidung ini mengandung banyak pembuluh darah kecil, yang dapat pecah dan berdarah. Meski pada beberapa kasus mungkin mengalami mimisan posterior (mimisan yang berasal dari bagian hidung dalam).Berikut ini penyebab mimisan pada anak yang paling sering terjadi.

1. Udara kering

Udara kering dapat mengiritasi dan mengeringkan membran hidung, sehingga terjadilah mimisan. Udara kering menjadi penyebab paling umum terjadinya mimisan pada anak.

2. Garukan pada bagian dalam hidung atau mengupil

Menggaruk bagian dalam hidung atau mengupil, dapat mengiritasi hidung anak, hingga membuat pembuluh darah di hidung rentan mengalami pendarahan. Menggaruk bagian dalam hidung atau mengupil pun menjadi penyebab paling umum kedua.

3. Memasukkan benda ke dalam lubang hidung

Anak-anak bisa saja memasukkan suatu benda kecil ke dalam lubang hidung. Hal tersebut dapat melukai selaput hidung anak, hingga menyebabkan terjadinya mimisan.

4. Penyakit yang membuat hidung tersumbat dan iritasi

Penyakit apapun yang membuat hidung tersumbat dan iritasi, dapat menyebabkan mimisan. Contohnya alergi, infeksi sinus (sinusitis), maupun pilek. Penyakit tersebut dapat membuat selaput lendir menjadi kering, retak, dan berkerak.

5. Cedera

Ketika anak mengalami cedera pada hidung, baik karena terpukul, terbentur, dan kondisi lainnya maka hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya mimisan.

6. Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri dapat menyebabkan bagian dalam dan depan lubang hidung menjadi merah, berkerak, dan sakit. Infeksi tersebut tentu dapat menyebabkan perdarahan, hingga dapat membuat anak mimisan.

Cara mengatasi mimisan pada anak

Cara menghentikan mimisan pada anak bisa menjadi keliru jika Anda terlalu panik. Supaya hal tersebut tidak terjadi, berikut cara mengatasi mimisan pada anak dengan tepat yang bisa Anda lakukan:

1. Tetap tenang

Bila anak mimisan, Anda harus tetap tenang, agar anak tidak menjadi panik. Mimisan yang terjadi pada anak mungkin bukanlah hal yang serius. Anda harus berusaha membuat anak tidak khawatir dengan darah yang keluar dari hidungnya tersebut.

2. Posisikan anak duduk tegak

Selanjutnya, dalam cara mengatasi mimisan pada anak, posisikan ia untuk duduk tegak dengan condong ke depan. Jangan menyandarkan anak ke belakang atau membaringkannya, karena posisi ini dapat menyebabkan darah mengalir ke tenggorokan anak. Kondisi ini bisa membuatnya batuk atau muntah.

3. Menjepit ujung hidung anak

Jepitlah ujung hidung anak Anda, tepat di atas lubang hidung dengan dua jari menggunakan tisu atau lap bersih. Biarkan anak Anda bernapas melalui mulut untuk sementara waktu hingga mimisan berhenti. Cara menangani mimisan pada anak ini harus dilakukan dengan tepat.

4. Tekan selama 10 menit

Tekan ujung hidung anak selama 10 menit, hingga mimisan berhenti. Bila kurang dari 10 menit, ada kemungkinan hidung akan berdarah kembali. Oleh karena itu, bernapaslah dengan mulut terlebih dahulu.

5. Jangan menyumbat hidung anak Anda

Jangan memasukkan kain kasa atau tisu ke dalam hidung anak Anda, dan hindari menyemprotkan apapun ke hidungnya karena dapat membuat darah tertahan di dalam. Tunggulah hingga darah berhenti mengalir dari hidung anak Anda.

6. Ulangi jika darah belum berhenti

Jika perdarahan belum berhenti, maka ulangilah sekali lagi cara mengatasi mimisan pada anak di atas. Selain itu, Anda juga dapat mengoleskan es atau kompres dingin ke pangkal hidung anak, untuk mengurangi aliran darah.Sementara itu, apabila mimisan telah berhenti, jangan biarkan anak meniup, mengupil, dan mengorek hidungnya dalam waktu 24 jam.Akan tetapi, jika mimisan anak Anda terus berlanjut, disertai dengan sakit kepala, demam, pucat, pusing, tidak berenergi, dan pingsan atau memiliki gangguan pembekuan darah maka segera hubungi dokter.

Obat mimisan pada anak

Selain mempraktikkan langkah-langkah cara mengatasi mimisan pada anak, Anda juga dapat mencoba menggunakan obat mimisan pada anak yang alami ataupun medis. Berikut beberapa obat mimisan pada anak:

1. Kompres es

Cara mengobati mimisan dapat dilakukan dengan menggunakan kompres es. Setelah darah yang mengalir mulai berkurang, bungkuslah es batu dengan kain.Lalu, tempelkan kompres es batu ini pada bagian luar hidung anak selama beberapa menit. Kompres es dapat membantu menyempitkan pembuluh darah kecil di hidung yang mimisan sehingga pendarahan pun berangsur berhenti.

2. Air garam atau saline

Jika mimisan pada anak disebabkan oleh udara yang terlalu dingin atau kering, Anda dapat menggunakan air garam atau saline untuk menghentikan pendarahannya. Air garam tersebut akan membantu melembapkan dan mengurangi iritasi pada lapisan hidung. Selain itu, obat mimisan pada anak ini juga dapat mempersempit pembuluh darah di hidung sehingga memungkinkan pendarahannya berhenti.

3. Semprotan dekongestan

Salah satu obat mimisan pada yang dapat digunakan adalah semprotan dekongestan khusus hidung. Anda dapat menyemprotak obat ini ke hidung yang mimisan sebanyak tiga kali, kemudian jepit hidung anak hingga pendarahannya berhenti. Semprotan dekongestan akan membantu memeperkecil pembuluh darah yang rusak. Namun, jangan menggunakannya terlalu sering.

Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mimisan pada anak, yaitu dengan menjaga bagian dalam hidung anak agar tetap lembap. Selain itu, pastikan anak tidak mengorek hidungnya terlalu keras, memasukkan benda asing ke dalam hidung, atau menghembuskan napas terlalu kencang saat membuang ingus.Potong dan bersihkan kuku anak secara teratur sehingga tak akan melukai hidungnya sendiri. Anak juga harus hati-hati saat bermain agar hidungnya tidak terbentur.Apabila udara di rumah terlalu kering, Anda dapat mencoba menggunakan humidifier. Di samping itu, hindari merokok di depan anak karena bisa mengiritasi bagian dalam hidungnya. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar mimisan pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.  
penyakit anakmimisankesehatan anak
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324536.php
Diakses pada 30 April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/nosebleeds-in.children#next-steps Diakses pada 30 April 2019NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/nosebleed/
Diakses pada 30 April 2019
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/health-issues-injuries-emergencies/Pages/How-to-Stop-a-Nosebleed.aspx
Diakses pada 30 April 2019
Web MD. https://www.webmd.com/first-aid/nosebleeds-causes-and-treatments
Diakses pada 24 Agustus 2021
Dr Axe. https://draxe.com/health/how-to-stop-a-nosebleed/
Diakses pada 24 Agustus 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/21036-managing-nosebleeds-at-home-instructions
Diakses pada 24 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait