Cara Mengatasi Masuk Angin yang Tepat? Dengarkan Sinyal Tubuh Anda

Masuk angin biasanya dirasakan ketika seseorang terkena virus dan merasa tidak enak badan
Mual dan tidak enak badan merupakan ciri-ciri masuk angin

Kalau berbicara tentang julukan dan simbolisasi tentang hal apapun, masyarakat Indonesia jagonya. Contohnya istilah penyakit “masuk angin” yang sejak dulu hingga sekarang selalu merujuk pada kondisi saat tidak enak badan. Padahal dalam dunia medis, tidak ada istilah “masuk angin”. Meski demikian, tetap penting untuk tahu cara mengatasi masuk angin.

Masuk angin sebenarnya menggambarkan kondisi ketika seseorang merasakan gejala flu seperti demam, perut kembung, panas dalam, mual, hingga meriang. Biasanya hal ini terjadi saat seseorang terkena virus, terutama ketika sedang tidak fit.

Cara mengatasi masuk angin berakar dari bagaimana Anda bisa mendengarkan sinyal dari tubuh. Saat tubuh terasa tidak sehat, sebenarnya itu sinyal untuk beristirahat. Tinggalkan rutinitas yang melelahkan dan memilih untuk rehat bisa jadi pilihan bijak.

Cara mengatasi masuk angin

Berikut ini beberapa cara mengatasi masuk angin yang layak dicoba ketika tubuh mulai merasa tidak fit, yaitu:

   1. Konsumsi makanan bergizi

Saat tubuh berada dalam kondisi tidak fit, hal utama yang dibutuhkan adalah makanan bergizi dan kaya nutrisi. Makanan yang sehat akan membantu sel darah putih dalam melawan bakteri atau virus yang menyerang tubuh.

Anda harus memastikan asupan mineral dan vitamin tercukupi selama tubuh sedang tidak bugar. Pilihlah makanan yang bersifat alkali seperti sayur dan buah-buahan serta kurangi dulu makanan bersifat asam seperti daging, ikan, hingga alkohol.

   2. Makan dengan warna beragam

Masih seputar asupan makanan sebagai salah satu cara mengatasi masuk angin, konsumsilah makanan dengan warna beragam. Semakin berwarna makanan yang dikonsumsi, artinya semakin tinggi kandungan gizi dan fitonutriennya.

Hal ini membantu tubuh kembali bugar dan mempercepat proses pemulihan. Terlebih, saat sedang masuk angin nafsu makan bisa saja menurun drastis. Ketika mulai bisa makan, pilih yang benar-benar bermanfaat bagi tubuh.

   3. Banyak istirahat

Ketika tubuh merasa masuk angin, jangan ragu untuk rehat sejenak dari rutinitas Anda karena memang itulah yang sangat diperlukan tubuh. Jadi, ketimbang memaksakan diri untuk tetap bekerja padahal tubuh benar-benar lemas, sebaiknya perbanyak waktu beristirahat.

Pastikan waktu istirahat Anda berkualitas dengan membuat ruangan senyaman mungkin. Jangan habiskan waktu untuk melihat handphone karena bisa menghabiskan waktu istirahat tanpa terasa. Ingat pula, memaksakan diri beraktivitas hanya akan membuat proses penyembuhan semakin lama.

   4. Pastikan tubuh terhidrasi

Jika dalam kondisi sehat saja tubuh memerlukan asupan cairan setidaknya 8 gelas per hari, cara mengatasi masuk angin adalah dengan memberi asupan cairan lebih banyak lagi.

Banyak minum air bisa meredakan gejala flu yang sedang Anda alami. Tentu saja yang terbaik adalah air putih atau infused water dan hindari minuman seperti kopi dan alkohol.

Anda juga bisa mengonsumsi sup hangat, racikan air dengan lemon dan madu, atau teh hangat untuk membuat tubuh merasa lebih nyaman.

   5. Minum obat

Tak ada salahnya pula memilih cara mengatasi masuk angin dengan minum obat. Anda bisa berkonsultasi kepada dokter untuk mengetahui diagnosis pasti dan mengetahui obat apa yang tepat. Hal terpenting adalah memastikan dosis dan jenis obat sesuai dengan keluhan Anda.

   6. Belum tentu butuh antibiotik

Tidak semua penyakit memerlukan antibiotik untuk mengatasinya. Dalam kasus masuk angin, misalnya. Tubuh sedang memerangi virus dan bukan bakteri. Artinya, antibiotik bukan hal yang tepat untuk mengatasi masuk angin. Bukan tidak mungkin antibiotik justru membuat bakteri semakin resistan.

   7. Jaga kebersihan 

Satu hal yang tak kalah penting sebagai cara mengatasi masuk angin adalah menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar. Wajar saja jika Anda bersin berkali-kali atau mengeluarkan ingus saat sedang masuk angin. Pastikan Anda selalu mencuci tangan atau membuang tisu bekas ingus dengan tepat.

Membiarkan tangan yang terpapar virus mengenai bagian tubuh lain hanya akan membantu virus semakin menyebar. Tak hanya itu, tisu bekas ingus yang berserakan juga membuat ruangan tempat Anda beristirahat menjadi tidak sehat.

Selalu dengarkan sinyal dari tubuh Anda saat sedang merasa masuk angin. Cara mengatasi masuk angin bisa berbeda setiap orang, yang terpenting adalah memberi jeda agar tubuh bisa rileks dan beristirahat.

Memaksakan tubuh untuk terus bekerja keras hanya akan membuat proses penyembuhan semakin lama. Bukan tidak mungkin, hal ini menyebabkan penyakit yang semula hanya sesederhana masuk angin menjadi semakin parah.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/in-depth/cold-remedies/art-20046403
Diakses 4 Oktober 2019

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000466.htm
Diakses 4 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/understanding-common-cold-treatment#1
Diakses 4 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed