logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ketahui Obat Maag Alami dan Medis yang Ampuh

open-summary

Cara mengatasi maag ada berbagai macam, mulai dari menggunakan obat medis, bahan-bahan alami, hingga mengubah pola makan.


close-summary

11 Nov 2019

| Rhandy Verizarie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Cara mengatasi maag yang ampuh

Salah satu cara mengatasi maag ialah hindari rokok dan kurangi konsumsi obat pain killer.

Table of Content

  • Apa penyebab maag?
  • Daftar obat maag alami
  • Pilihan obat maag medis
  • Cara mengatasi maag dengan pola makan dan gaya hidup yang benar

Ada berbagai macam obat maag—alami maupun medis—yang bisa Anda gunakan ketika mengalami gejala maag, seperti  nyeri ulu hati, mual, kembung, atau bahkan muntah-muntah. Apa sajakah itu? Berikut informasinya. 

Advertisement

Apa penyebab maag?

Sebelum mengetahui obat sakit maag yang ampuh, ketahui terlebih dahulu apa saja penyebab maag pada umumnya agar di waktu yang akan datang Anda bisa tahu cara menghindari penyakit ini.

Penyebab penyakit maag antara lain:

  • Refluks asam lambung (GERD)
  • Infeksi bakteri H.pylori
  • Obstruksi (sumbatan) usus
  • Radang lambung (gastritis)
  • Radang pankreas (pankreatitis)
  • Konsumsi obat pereda nyeri
  • Merokok
  • Makan makanan pedas, berlemak, atau bersantan
  • Minum kafein
  • Stres

Baca Juga

  • Mengenal Penyebab Trombosit Turun Drastis dan Cara Mengatasinya
  • Kenali 6 Warna Dahak yang Menjadi Sinyal Kondisi Tubuh Anda
  • Bahaya Karbon Disulfida pada Pekerja Industri, Sebabkan Sakit Kepala hingga Stroke

Daftar obat maag alami

Cara mengatasi maag bisa dengan menggunakan sejumlah obat-obatan alami. Obat maag alami yang dimaksud, antara lain:

1. Probiotik

Dilansir dari Mayo Clinic, probiotik mampu meningkatkan sistem pencernaan dan melancarkan buang air besar. Probiotik juga bisa menghentikan penyebaran bakteri H. pylori dalam tubuh. 

Beberapa asupan sehat seperti yogurt, kimchi, hingga kefir merupakan contoh makanan mengandung probiotik yang bisa Anda coba sebagai cara mengatasi maag.

2. Teh hijau

Sebuah penelitian menunjukkan, konsumsi teh hijau atau teh hitam setidaknya sekali dalam satu minggu, bisa mengurangi jumlah H. pylori di saluran pencernaan sehingga dapat membantu meredakan gejala maag. 

BACA JUGA: 15 Obat Maag Alami yang Aman dan Mudah Didapatkan

3. Ekstrak bawang putih

Menurut penelitian, ekstrak bawang putih dipercaya mampu meredakan gejala sakit maag. Anda bisa memotong bawang putih kecil-kecil kemudian memakannya.

Jika tidak menyukai baunya, kini ada beberapa suplemen bawang putih yang dijual bebas. Anda juga dapat menambahkannya ke dalam menu makan Anda.

Namun, sebaiknya Anda tidak langsung mengonsumsinya secara berlebihan. Mengingat, perlu penelitian lebih besar lagi untuk membuktikan keampuhannya.

4. Jahe

obat maag alami
Jahe dapat mengatasi maag akibat infeksi bakteri

Menurut penelitian, mengonsumsi jahe dapat membantu mengatasi sakit maag yang disebabkan infeksi bakteri H. pylori. Selain itu, jahe juga dapat mencegah sakit maag yang dipicu oleh penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Meski begitu, efektivitas jahe sebagai obat sakit maag alami tersebut baru terbukti pada hewan. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah efeknya akan sama pada manusia.

5. Buah-buahan berwarna

Buah-buahan berwarna mengandung senyawa polifenol flavanoid. Menurut studi tertentu, flavanoid dapat membantu mengatasi sakit maag. 

Selain itu, kandungan ini juga bisa mengatasi berbagai macam masalah pencernaan lain, salah satunya diare.

Flavanoid bekerja dengan cara melindungi lapisan perut dari peradangan. Perlindungan ini dilakukan dengan meningkatkan lendir perut, yang menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori. 

Buah-buahan yang kaya akan flavanoid, antara lain apel, lemon, ceri, dan blueberry,

6. Madu

Menurut studi, madu Manuka memiliki efek antimikroba. Efek antimikroba yang dimiliki madu berguna untuk mengatasi sakit maag yang disebabkan infeksi bakteri H. pylori

Selain sakit maag, madu juga bisa digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka, termasuk bisul dan luka bakar.

Pilihan obat maag medis

Obat maag medis ada yang bisa Anda gunakan tanpa resep dokter, tapi juga ada yang memerlukan resep dokter. Berikut daftarnya:

1. Antasida

Antasida adalah obat maag yang bekerja dengan cara menetralkan asam lambung. 

Obat ini bisa bekerja dengan cepat, sehingga rasa nyeri akibat gejala maag bisa langsung terobati. Namun, ada efek samping yang bisa dirasakan, seperti diare.

Antasida umumnya bersifat obat bebas (OTC) sehingga dapat dibeli tanpa resep dokter.

2. Reseptor H-2 antagonis

Obat maag yang satu ini bekerja dengan cara mengurangi kadar asam lambung dan lebih efektif daripada antasida. 

Contoh obat sakit maag dari golongan reseptor H2 antara lain, cimetidine, ranitidine, dan famotidine. Beberapa merupakan obat bebas, sementara yang lain hanya dengan resep. 

Beberapa mungkin membawa risiko efek samping. Dokter dapat membantu seseorang memilih opsi yang sesuai.

3. Proton Pump Inhibitors (PPIs)

PPI mengurangi asam lambung dan lebih kuat dari antagonis reseptor H-2. Contoh obat maag dari golongan ini, antara lain omeprazole, lansoprazole, dan esomeprazole.

4. Sukralfat

Sukralfat adalah obat sakit maag yang disebabkan oleh sejumlah masalah lambung seperti refluks asam lambung (GERD), tukak lambung, dan infeksi lambung. 

Obat maag yang biasanya tersedia dalam bentuk sirup ini bekerja dengan cara melapisi dinding lambung sehingga terhindar dari iritasi dan peradangan lebih lanjut. 

5. Bismuth subsalicylate

Sama seperti sukralfat, bismuth subsalicylate juga merupakan obat sakit maag berupa sirup. Obat ini bekerja dengan cara menetralkan asam lambung dan mengatasi peradangan yang terjadi pada organ pencernaan tersebut. 

Bismuth salicylate dapat menimbulkan efek samping seperti perut mual, kembung, warna tinja menjadi kehitaman, dan bahkan muntah. 

4. Prokinetik

Prokinetik adalah obat maag yang dapat membantu meningkatkan pergerakan makanan melalui perut. Salah satu contoh obat golongan ini adalah metoclopramid. 

Efek sampingnya mungkin termasuk kelelahan, depresi, kecemasan, dan kejang otot.

5. Antibiotik

Jika maag disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori, Anda mungkin akan diberikan antibiotik. Beberapa obat antibiotik, seperti clarithromycin, amoxicilin, atau metronidazole bisa diberikan untuk membunuh H. pylori penyebab munculnya gejala maag. 

6. Antidepresan

Terkadang, masalah pada sistem saraf pusat dapat menyebabkan masalah pencernaan, termasuk maag.

Jika ini yang terjadi, maka cara mengatasi maag bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat antidepresan dosis rendah. Namun, hal ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 

Anda disarankan untuk mengonsumsi obat-obatan maag berdasarkan anjuran dokter. Sebab, dokter bisa tahu dosis dan cara penggunaan obat-obatan ini agar hasilnya maksimal.

Cara mengatasi maag dengan pola makan dan gaya hidup yang benar

Selain dengan obat maag alami maupun medis, cara mengatasi maag juga dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, yaitu:

1. Ubah pola makan

Sakit maag
Selain obat-obatan, pola makan sehat juga bisa cegah gejala maag

Mengonsumsi satu menu makanan dalam porsi besar bisa membuat sistem pencernaan jadi sakit dan memperparah sakit maag.

Mulai sekarang, buatlah porsi makan menjadi lebih sedikit, tapi sering. 

Langkah ini bisa membantu lambung bekerja lebih ringan dan mengurangi gejala sakit maag.

2. Berhenti rokok 

Merokok dapat merusak lapisan lambung seseorang dan meningkatkan risiko kanker lambung. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda berhenti merokok supaya sakit maag tidak bertambah parah.

3. Mengelola stres

Stres bisa memicu gejala sakit maag. Maka dari itu, mengatasi rasa stres, bisa membantu meminimalisir sakit maag. 

Untuk menenangkan pikiran, Anda bisa mencoba yoga, latihan pernapasan, meditasi atau pijat.

8. Hilangkan kebiasaan langsung rebahan setelah makan

Untuk memaksimalkan cara mengatasi maag kronis maupun akut di atas, usahakan untuk tidak langsung berbaring atau tidur setelah makan, khususnya pada malam hari. Berilah jeda 2 atau 3 jam setelah makan sebelum Anda tidur.

Hal ini penting agar asam lambung yang diproduksi setelah makan tidak naik kembali ke kerongkongan dan membuat maag Anda kembali kumat.

Punya pertanyaan seputar sakit maag? Anda bisa gunakan layanan live chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mendapatkan saran terbaik.

Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakitmaaggastritisasam lambung

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved