Cara Mengatasi Lidah Terbakar Akibat Makanan Atau Minuman Terlalu Panas

Lidah terbakar membuat Anda kelu dan tidak bisa menikmati makanan dengan baik
Lidah terbakar adalah kondisi yang terjadi saat Anda makan makanan yang terlalu panas

Saat berhadapan dengan makanan yang telah Anda inginkan selama beberapa waktu, tentu rasanya Anda ingin segera menyantapnya, bukan? Tetapi, nyatanya keinginan tersebut justru membuat Anda lupa bahwa makanan tersebut masih sangat panas. 

Alhasil, bukannya menikmati makanan, Anda justru merasakan sensasi lidah terbakar. Jika sudah begini, bagaimana pertolongan pertama untuk mengatasi lidah terbakar setelah makan atau minum sesuatu yang terlalu panas? 

Apa itu lidah terbakar?

Lidah panas atau lidah terbakar adalah suatu kondisi yang terjadi saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas. 

Akibat meremehkan suhu makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut, lidah Anda pun menjadi kelu dan rasa makanan atau minuman yang dikonsumsi pun tidak dapat dinikmati dengan baik. 

Kondisi lidah terbakar berbeda-beda tergantung pada derajat keparahannya, yaitu: 

  • Pada derajat pertama: luka bakar pada lidah hanya di lapisan luar saja. Anda mungkin akan merasakan rasa nyeri pada lidah hingga lidah terlihat memerah dan membengkak. 
  • Pada derajat kedua: rasa terbakar lebih menyakitkan karena terjadi pada lapisan luar dan lapisan bawah lidah terluka. Lidah bisa lecet karena melepuh, bengkak, dan kemerahan pada lidah. 
  • Pada derajat ketiga: luka bakar memengaruhi jaringan lidah paling dalam. Efeknya, warna lidah menjadi putih atau hitam seperti kulit terbakar. Lidah Anda pun mungkin akan mengalami mati rasa dan nyeri parah. 

Lidah terbakar tentu dapat menurunkan kemampuan fungsi lidah sebagai indera perasa. Akan tetapi, efek samping tersebut hanya sementara terjadi. Pasalnya, organ pengecap Anda akan meregenerasi dirinya setiap 2 minggu. 

Namun, jika lidah terbakar yang dialami terjadi pada derajat kedua dan ketiga serta tidak ditangani dengan baik maka kondisinya dapat semakin memburuk. Oleh karena itu, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. 

Pertolongan pertama mengatasi lidah terbakar

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama mengatasi kondisi lidah terbakar, yakni:

1. Memberikan sesuatu yang dingin

Minum air dingin dapat membantu mengatasi lidah terbakar
Minum air dingin bisa membantu sensasi lidah panas dan terbakar

Mengemut es batu yang diletakkan di atas lidah terbakar dapat meringankan sensasi lidah panas dan terbakar. Selain es batu, Anda bisa mengonsumsi makanan atau minuman dingin lainnya, seperti air minum dingin, es krim, atau frozen yogurt

Kemudian, Anda bisa mendiamkan makanan dingin tersebut selama beberapa menit guna meredakan rasa nyeri dan bengkak yang terjadi pada lidah yang terbakar. 

2. Mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat melapisi

Selanjutnya Anda dapat melapisi lidah dengan makanan atau minuman yang menenangkan. Ini bertujuan untuk memberi waktu pada lidah agar dapat menyembuhkan diri. 

Susu dan yoghurt adalah contoh minuman dan makanan yang memiliki kemampuan melapisi tersebut. 

3. Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam juga dapat mengurangi rasa nyeri pada lidah panas. Anda bisa menyiapkan satu gelas air dingin, lalu tambahkan satu sendok teh garam ke dalamnya. Kemudian, aduk secara merata. 

Berkumur air garam bisa mengurangi rasa nyeri pada lidah terbakar
Tambahkan satu sendok garam ke dalam segelas air dingin

Berkumurlah kira-kira selama 30 detik. Jika memungkinkan, biarkan butiran garam tersebut melapisi lidah Anda. Selain meredakan rasa nyeri, garam juga dapat membersihkan lecet-lecet pada lidah dan mempercepat proses penyembuhan. 

4. Hindari beberapa jenis makanan tertentu

Hindari beberapa jenis makanan selama proses penyembuhan lidah terbakar, seperti makanan pedas. 

Makanan pedas bisa menyebabkan peradangan pada lidah yang lecet, rasa nyeri yang semakin parah, dan proses penyembuhan dapat tertunda. Kandungan capsaicin pada makanan pedas bisa mengiritasi lidah yang terluka. 

Selain itu, hindari pula makanan dan minuman panas, termasuk kopi dan teh panas. Pasalnya, hal tersebut dapat memperparah rasa nyeri dan luka pada area mulut Anda. 

Hindari pula makanan yang bertekstur tajam dan renyah serta jenis makanan bercita rasa asam karena dapat memperparah kondisi lidah terbakar yang Anda alami. 

5. Minum obat pereda nyeri

Minum beberapa jenis obat pereda nyeri juga dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama mengatasi lidah terbakar. Obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan acetaminophen, aman untuk dikonsumsi saat lidah terbakar. Pasalnya, kedua jenis obat tersebut dapat meringankan rasa nyeri dan peradangan. 

6. Gunakan madu dan gula 

Madu dan gula dapat membantu meringankan sensasi lidah terbakar dan terasa panas
Madu dan gula bisa meredakan sensasi lidah terbakar

Pertolongan pertama mengatasi lidah terbakar lainnya adalah menggunakan bahan alami, seperti madu dan gula. Melapisi permukaan lidah dengan sesendok madu dan taburan gula dapat membantu meringankan sensasi terbakar dan panas. 

Kapan harus menemui dokter?

Kondisi lidah terbakar sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan dan dapat sembuh dengan sendirinya. 

Namun, jika pertolongan pertama mengatasi lidah terbakar sudah dilakukan dan kondisi tak kunjung membaik serta diikuti dengan tanda-tanda infeksi, seperti demam, pembengkakan, kemerahan dan rasa nyeri semakin parah, sebaiknya segera menemui dokter. 

Dengan demikian, Anda akan mendapatkan penanganan lidah terbakar yang tepat. 

Healthline. https://www.healthline.com/health/tongue-burn

Diakses pada 18 Maret 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/dental-health/how-to-soothe-painful-mouth-burns.aspx

Diakses pada 18 Maret 2020

Healthfully. https://healthfully.com/can-food-cause-blisters-on-the-roof-of-your-mouth-8267650.html

Diakses pada 18 Maret 2020

Artikel Terkait